News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Diisukan Jadi Dirtek, Akhirnya Dijawab Eks Pelatih Timnas Indonesia yang Toleran Ini: Tidak Ada Sama ....

STY pun bantah rumor tersebut menjadi Dirtek Timnas Indonesia usai dipecat dari jabatan pelatih kepala. Dalam keterangannya, Ia nyatanya tidak, simak penjelasan
Selasa, 28 Januari 2025 - 21:04 WIB
Tak Tahan Diisukan Jadi Dirtek, Akhirnya Dijawab Pelatih Timnas Indonesia yang Toleran Ini: Tidak Ada Sama ....
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com- Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong atau STY ini akhirnya menjawab atas isu posisi baru. Diduga ia ditunjuk sebagai Direktur Teknik (Dirtek) oleh PSSI

Hal tersebut sudah lama berkembang, setelah STY dipecat PSSI pada Senin (6/1) lalu. Info tersebut buat siapapun kaget.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Tak Tahan Diisukan Jadi Dirtek, Akhirnya Dijawab Pelatih Timnas Indonesia yang Toleran Ini: Tidak Ada Sama ....
Tak Tahan Diisukan Jadi Dirtek, Akhirnya Dijawab Pelatih Timnas Indonesia yang Toleran Ini: Tidak Ada Sama ....
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

 

STY pun bantah rumor tersebut menjadi Dirtek Timnas Indonesia usai dipecat dari jabatan pelatih kepala. 

Dalam keterangannya, Ia nyatanya tidak menerima tawaran dari PSSI untuk mengisi posisi Dirtek Timnas Indonesia.

"Tidak ada sama sekali (tawaran jadi Dirtek Timnas Indonesia). Tak ada tawaran PSSI soal itu," tegas Shin kepada pewarta di Bandara Soetta, Minggu (26/1) malam WIB, jelang kepulangannya ke Korea Selatan. 

Lebih lanjut, Pelatih toleran yang junjung attitude dan toleransi ini sangat mencintai para pemain Skuad Garuda

Shin Tae-yong Berurai Air Mata saat Tinggalkan Indonesia, Media ASEAN Singgung Kerja Keras STY di Skuad Garuda
Shin Tae-yong Berurai Air Mata saat Tinggalkan Indonesia, Media ASEAN Singgung Kerja Keras STY di Skuad Garuda
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

 

 

"Jujur bagaimanapun pemain-pemain Timnas Indonesia sudah seperti anak saya," kata Shin Tae-yong dengan nada penuh kehangatan

Shin Tae-yong mengaku seperti anak-anaknya sendiri. Ia pun mengaku akan tetap mengelola Sekolah Bola di Indonesia, meski sudah tak menjabat Pelatih Timnas Indonesia. 

Hal tersebut yang buat STY akan tetap datang kembali ke Indonesia. Keterangannya tersebut menjadi pesan terakhir ia sebelum terbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya membangun sekolah sepak bola (STY Academy) dan yayasan amal (STY Foundation) di sini. Jadi saya akan sering datang ke Indonesia, dan berjumpa dengan para fans,” tambahnya.(klw)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya amankan dua wanita yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Etomidate di dua lokasi berbeda, wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo siap untuk menjadi embarkasi haji penuh, didukung kesiapan fasilitas Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, Kabupaten Gorontalo, dan fasilitas asrama haji sesuai persyaratan.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Respons beragam datang dari para pemain Timnas Indonesia setelah Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai rekrutan Persija Jakarta. Reaksi Ivar Jenner jadi sorotan.
KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT