Dihadapan Desy Ratnasari, Ruben Onsu Berani Ungkap Isi Hatinya Sampai Berlinang Air Mata, Singgung Betrand Peto Juga
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Setelah perceraiannya dengan Sarwendah, kini Ruben Onsu kembali jadi perhatian publik lantaran dirumorkan menjalin hubungan dengan artis Desy Ratnasari.
Kabar kedekatan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari kini kian berhembus kencang, bahkan Ruben sampai diisukan rela menjadi seorang Mualaf demi menikahi Desy.
Meski kini ia harus segera ‘move on’ untuk menjalani hidup yang lebih baik, namun Ruben Onsu atau akrab disapa Bensu tak lupa dengan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.
Disaat mengikuti sebuah acara bersama Desy Ratnasari, Ruben Onsu menyampaikan pesan emosional kepada anak-anaknya, termasuk anak angkatnya yaitu Betrand Peto.
Dihadapan Desy, Ruben tegaskan bahwa keluarganya, terutama ketiga anaknya menjadi prioritas utamanya saat ini.
Bensu mengaku dalam menjalani peran sebagai seorang ayah bukanlah hal yang mudah.
“Nggak bisa dibayangin sih itu (tanpa anak). Nggak bisa dibayangin ya melewati itu ya gimana ya… harus berjalan tapi haris berpikir banyak sekali. Bahkan, saking banyaknya pikiran, badan saya jadi gampang capek. Tapi saya mencoba meluaskan hati dan pikiran, dan tidak mau berpikiran buruk tentang apapun,” ungkap Ruben Onsu pada tayangan Pagi Pagi Ambyar, Trans TV.
- instagram @sarwendah29
Ia juga mengaku sering menyembunyikan rasa sedihnya di hadapan anak-anak demi menjaga kebahagiaan mereka.
“Kadang kita harus pakai topeng di depan anak-anak, meskipun batin kita lelah. Tapi mereka masih anak-anak, jadi sebisa mungkin saya tidak memperlihatkan itu,” imbuhnya.
Sambil berlinang air mata, Ruben Onsu tumpahkan isi hatinya dan memberikan pesan menyentuh untuk ketiga anaknya.
“Untuk Onyo, Cici, dan Thania, dimanapun kalian, kapanpun, ayah masih terus ada untuk kalian. Jadi, tidak usah hiraukan kanan kiri, bahkan ayah sudah bilang nggak usah hiraukan ayah. Yang paling penting adalah ayah tidak pernah putus doa untuk kalian bertiga,” pesan Ruben Onsu.
Dirinya juga menasihati anak-anaknya untuk selalu menjadi pribadi yang baik, dalam pertemanan maupun pekerjaan di masa depan.
“Tetap menjadi kakak adik yang baik, tetap menjadi anak yang menyenangkan. Dimanapun kalian berada, selalu berpikiran baik dan berbuat baik, baik dari ucapan ataupun perilaku,” sambungnya dengan suara bergetar.
Berkaca dari informasi tersebut, sebagai orang tua yang sudah bercerai penting untuk mendidik anak. Sebab, anak tetap menjadi tanggung jawab orang tua.
Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya berpesan bahwa bila memang harus terjadi perceraian dalam suatu pasangan, maka hendaknya bercerai dengan cara yang baik.
Terutama disaat sudah memiliki anak.
“Kalau terjadi perceraian, ketahuilah bahwa anakmu itu adalah anakmu. Jangan kau rusak anakmu,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.
“Maka tugas orang tua yang sudah bercerai adalah menjadikan anaknya agar bisa berbakti kepada orang tua,” sambungnya.
- Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV
Meski telah bercerai, orang tua tetap bertanggung jawab untuk mendidik anak.
“Sebagai seorang mantan istri, bagaimana di hadapan anaknya? Ajari anakmu baik dan berbakti kepada bapaknya. Sebab, sampai kapanpun bapaknya adalah bapaknya,” ujarnya.
Biarpun sifatnya baik maupun buruk, sejatinya mantan suami itu tetaplah bapak dari anak-anak.
Janganlah menjauhkan anak dari bapaknya dengan mengungkit kekurangan atau kesalahan mantan suami di masa lalu.
Begitu juga dengan seorang bapak, janganlah membuat anak menjadi jauh dari ibunya.
“Jika memang ibunya seorang yang baik, biarkan anak meniru ibundanya. Mungkin ibunya punya pelanggaran yang banyak, tapi jangan diajarkan kebencian. Ajarkan di hati sang anak agar punya kasih sayang,” jelas Buya Yahya.
Terkadang, orang tua yang sudah bercerai memiliki kecemburuan. Mantan istri tidak ingin anaknya dibawa oleh mantan suaminya, begitu juga sebaliknya.
Menurut Buya Yahya, hal ini justru membahayakan karena bisa menjadi awal mula anak menjadi ‘Broken Home’.
Anak menjadi dimanja untuk menghindari agar anaknya tidak berpihak ke ibunya atau bapaknya.
Namun, Buya Yahya memberikan pesan kepada orang tua yang sudah bercerai namun memiliki anak.
“Ketahuilah anakmu adalah amanat di hadapan Allah. Jangan gara-gara perceraianmu kau dimurkai oleh Allah,” pungkasnya.
Inilah salah satu alasan mengapa Nabi Muhammad SAW tidak menyukai perceraian. Sebab, hal ini bisa menyebabkan anak menjadi rusak. (kmr)
Load more