Ustaz Adi Hidayat Ungkap Keutamaan Shalat Tahajud Tak hanya Diguyur Rezeki, Ternyata yang Masih Rahasia seperti ini
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat membocorkan keutamaan shalat Tahajud yang masih belum diketahui umat Muslim.
Ustaz Adi Hidayat sebenarnya sangat mendukung keutamaan shalat Tahajud yang paling populer adalah memberikan rezeki berlimpah dari Allah SWT.
Bagi Ustaz Adi Hidayat (UAH), keutamaan dari shalat Tahajud yang satu ini, sangat berguna saat digempur masalah bertubi-tubi. Namun bukan berarti tengah menghadapi kesulitan rezeki.
"Ahli Tahajud itu, kata Allah kalau dia diganggu, diisengi, dijaili dalam kehidupannya," ungkap UAH dilansir tvOnenews.com melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (4/2/2025).
Redaksi dalam Al Quran telah jelas menunjukkan, shalat Tahajud memiliki keistimewaan yang tidak biasa.
- iStockPhoto
Umat Muslim tidak bisa menyepelekan pelaksanaan Tahajud, bahkan sampai memburu shalat sunnah malam yang satu ini. Sebab, keistimewaannya telah diabadikan dalam dalil Al Quran maupun hadis riwayat Rasulullah SAW.
Berdasarkan redaksi dari dalil Al Quran melalui Surat Al Isra Ayat 79, salah satu keutamaan Tahajud dapat meninggikan derajat, Allah SWT berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah shalat Tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al Isra, 17:79)
Tahajud sejatinya sarana mengadu kepada Allah SWT. Tidak mengherankan lagi di waktu sepertiga malam, sangat mustajab melantunkan doa dan menyampaikan hajat masing-masing.
Permasalahan paling sering dialami setiap manusia bahkan umat Muslim, mereka di semasa kehidupannya masih belum memperoleh rezeki.
Orang yang bekerja keras sampai terpontang-panting, rezekinya pun tidak kunjung datang. Hal ini mengharuskan mereka rutin mengerjakan shalat Tahajud.
Mereka mempercayai Tahajud salah satu solusi terbaik ekonomi semakin membaik dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Ini berkaitan dari salah satu cuitan hadis riwayat soal rezeki dari shalat sunnah malam.
Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu meriwayatkan hadis, menunjukkan redaksi rezeki didatangkan efek shalat Tahajud, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَـةً، لاَ يُوَافِقُهَا رَجُـلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ.
Artinya: "Sesungguhnya di dalam malam itu ada satu waktu, jika seorang Muslim memohon kepada Allah kebaikan dunia dan akhirat, niscaya Allah akan mengabulkannya. Dan itu berlaku setiap malam." (HR. Bukhari & Muslim)
Namun begitu, keutamaan shalat Tahajud lainnya, kata UAH, sering dilupakan yang sesungguhnya waktu mustajab memperoleh pertolongan dari Allah SWT.
"Kita sering lupa kalau Allah SWT mengatakan "aku langsung yang akan menolongnya," jelasnya.
Ia berspekulasi walaupun Tahajud baru dikerjakan sekali, Allah SWT menangani masalah yang dihadapi hamba-Nya.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu menjelaskan perbandingan satu amalan sunnah saja sudah sangat dahsyat, apalagi kalau memperbanyak ibadah lainnya.
UAH dapat menjamin jika seorang mukmin berusaha minimal mengisi Tahajud, maka dipastikan akan terbiasa melaksanakan shalat sunnah lainnya, seperti rawatib, Dhuha dan amalan-amalan bersifat sunnah.
Ia kembali mengingatkan sekaligus menjelaskan, shalat-shalat sunnah tidak kalah penting terhadap memberikan keutamaannya untuk seseorang.
"Apabila baru Tahajud, segera mungkin saat ini tolong kerjakan, malam nanti Tahajud. Kemudian, siangnya turunkan dari syuruk, waktu sunnah Dhuha. Soalnya syukur identik awal Dhuha. Ada pula (waktu) Dhuha juga terbagi tiga, dimulai dari awal, pertengahan dan akhir Dhuha," terang dia.
"Lalu misalnya mengerjakan shalat Rawatib empat rakaat sebelum ibadah Dzuhur, jika tidak sempat cukup dua. Itu berdasarkan hadis Ibnu Umar," lanjutnya menerangkan.
UAH juga menganjurkan shalat sunnah setelah Maghrib dan Isya, sebelum Subuhh dan Ashar wajib diisi, keutamaannya sangat dahsyat bahkan memiliki keistimewaannya masing-masing.
Hal ini berkaitan telah terbiasa dari melaksanakan Tahajud. Bagi UAH, untuk melatih shalat sunnah yang memang sangat istimewa dan bermanfaat kepada orang-orang beriman.
"Kemudian dua rakaat setelahnya, kemudian dua rakaat setelah Magrib, dua rakaat setelah Isya, dua rakaat sebelum Subuh. Tambah lagi dengan mutlak bersifat empat rakaat sebelum Ashar," tandasnya.
(hap)
Load more