News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Coba Perhatikan Bagian Ini pada Keluarga Anda yang Sakit, Ustaz Maulana Sebut kalau Bengkok Bisa Jadi Kematian Semakin Dekat

Ustaz Maulana, Pendakwah Indonesia itu sebut tanda-tanda kematian bisa jadi mengingakan kita pada kuasa Allah SWT. Sebab kematian ialah kepastian bakal dialami
Sabtu, 8 Februari 2025 - 11:41 WIB
Coba Perhatikan Bagian Ini pada Keluarga Anda yang Sakit, Ustaz Maulana Sebut kalau Bengkok Bisa Jadi Kematian Semakin Dekat
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com- Umat muslim harus tahu kalau ada tanda-tanda kematian yang bisa dilihat dengan mata telanjang. 

Ustaz Maulana, Pendakwah Indonesia itu sebut tanda-tanda kematian bisa jadi mengingakan kita pada kuasa AllahSWT. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab kematian ialah kepastian bakal dialami setiap manusia yang diciptakan Allah SWT.

Coba Perhatikan Bagian Ini pada Keluarga Anda yang Sakit, Ustaz Maulana Sebut kalau Bengkok  Bisa Jadi Kematian Semakin Dekat
Coba Perhatikan Bagian Ini pada Keluarga Anda yang Sakit, Ustaz Maulana Sebut kalau Bengkok Bisa Jadi Kematian Semakin Dekat
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

 

Namun, ada tanda-tanda yang perlu dipahami. Dengan tujuan agar bisa mawas diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Hal ini Ustaz Maulana sampaikan dalam ceramahnya di YouTube TRANS TV Official, dikutip Sabtu (8/2/2025). Simak penjelasannya.

"Allah sangat menyayangi hamba-Nya dan perlu dicamkan, ingat, kasih sayang Allah lebih besar daripada kemurkaannya, dan sebahagian daripada bentuk kasih sayangnya Allah kepada hamba-Nya ini dengan memberikan tanda kematian," ujar Ustaz Maulana.

Pendakwah dari Sulawesi ini, Ustaz Maulana dikenal sosok humoris dan menyejukkan dalam menyampaikan ceramahnya. Seperti soal tanda kematian yang ia sampaikan harus dipahami. 

Senantiasa menyiapkan diri agar selalu mengingat kematian bisa datang kapan pun. Sehingga menjaga amal dan ibadahnya.

Tanda-tanda kematian itu, dikatakan Ustaz Maulana sudah bisa dilihat sejak beberapa bulan sebelum waktunya.

Bisa mulai dari 6 bulan sebelum nyawanya dicabut. Tanda-tanda itu pun dapat terlihat dari beberapa bagian tubuh yang mengalami perubahan.

"Enam bulan sebelum meninggal sudah diawali adanya tanda di wajah itu hidungnya bengkok sedikit, tiba-tiba membengkok. Telinganya berkerut ke dalam, itu tanda-tanda," jelasnya.

"Jadi, kalau kita lihat ada orang sakit telinganya mengkerut ke dalam, oh itu sudah tidak lama. Hidungnya sudah miring sedikit, itu ndak lama," sambung sang ustaz.

Lebih lanjut, tanda kematian disampaikan Ustaz Maulana juga termasuk ketika kulit yang digosok tidak lagi berbunyi. 

Sebagai contohnya, ia pun meminta Sony Septian, host acara islami itu untk menggosok kulitnya tangannya sendiri.

"Masih bunyi (ketika kulitnya digosok), aman. Kalau digosok tidak bunyi, enggak lama lagi (meninggal)," jelasnya.

Kemudian, tanda kematian selanjutnya coba menaikkan lidahnya ke langit-langit mulut. Jika ada rasa geli saat melakukannya, maka masih aman. 

Sebaliknya yang terjadi, ketika tidak ada rasa geli masuk salah satu tanda kematian. 

Kemudian, juga ketika keringat atau air mata yang keluar dari tubuh seseorang bisa juga tanda-tanda kematian. Apabila ketika dirasakan dengan lidah masih terasa asin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Empat puluh hari (sebelum meninggal), ketika masuk waktu Ashar, tiba-tiba ada denyutan di pusar atau sekitar pusar, itu ndak lama (meninggal)," pesan Ustaz Maulana.(klw)

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT