Soal Puasa Setengah Hari Cara Terbaik Ajari Anak Puasa, Ustaz Khalid Basalamah Lebih Pilih Ini Saat Ramadhan Besok
- dok. Kemenag
tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah memberikan pandangan perihal kebiasaan sebagian orang tua Muslim di Indonesia yang mengajarkan anak puasa setengah hari saat bulan Ramadhan.
Sebagaimana dalam Islam, setiap bulan Ramadhan, seluruh Muslim yang tidak memiliki udzur wajibn melaksanakan puasa selama 1 bulan penuh. Namun anak-anak yang belum baligh belum diwajibkan, namun sangat baik jika diajarkan.
Sebagian orang tua di Indonesia mengenalkan kewajiban puasa dengan istilah setengah hari, dengan tujuan untuk mengenalkan puasa kepada anak yang belum baligh.
Lalu apakah tepat mengajari anak puasa setengah hari saat Ramadhan? Berikut pandangan dari Ustaz Khalid Basalamah yang dirangkum dari ceramahnya yang diunggah di YouTube resminya.
Menurut Ustaz Khalid Basalamah anak puasa setengah hari adalah tradisi yang harus dihilangkan. Tentu ini bukanlah larangan namun hanyalah imbauan agar anak kenal terhadap syariat Islam bahwa puasa haruslah sehari penuh.
"Di Indonesia ada satu tradisi kita harus hilangkan ini. Mengajarkan anak kita puasa setengah hari," ujar Ustaz Khalid Basalamah, dikutip dari ceramahnya di kanal YouTubenya.
Hal ini karena dalam Islam tidak ada istilah puasa setengah hari. Namun maksud Ustaz Khalid bukanlah memaksa atau melarang namun biasakan anak mengetahui sejak awal bahwa puasa itu sejak imsak hingga maghrib.
"Ajarkan satu hari puasa, seperti orang dewasa," saran Ustaz Khalid.
Kemudian Ustaz Khalid menjelaskan, Islam mewajibkan setiap muslim untuk berpuasa, namun bukan berarti ibadah ini harus dikerjakan oleh semua kalangan.
Sebab, ada beberapa syarat puasa yang perlu dipenuhi sebelum menjalankan ibadah. Berikut syarat-syarat puasa tercantum dalam Kitab Mizanul Kubra karya Abdul Wahab As-Sya'rani.
واتفق الأئمة الأربعة على أنه يتحتم صومه على كل مسلم بالغ عاقل طاهر مقيم قادر على الصوم
"Ulama empat madzhab menyepakati kewajiban puasa bagi muslim baligh, berakal, suci, mukim, dan mampu berpuasa,"
Maka atas dasar dalil itu, menurut pandangan Ustaz Khalid puasa tidak wajib bagi anak yang belum balig, orang gila, perempuan yang sedang menstruasi, dan orang tua yang sakit.
Lantas bagaimana cara mengajarkan anak-anak untuk mengenal puasa? Ustaz Khalid Basalamah menyarankan tetap menekankan ajarkan anak untuk puasa sehari penuh. Namun jika memang anak tidak kuat Ustaz Khalid mengingatkan agar orang tua tidak memaksa anak dan izinkan ia membatalkan puasanya.
"Kalo sudah tidak tahan dan betul-betul sudah tidak bisa dia lemes, kita batalkan puasa dia," saran Ustaz Khalid.
"Tapi kita sampaikan ‘nak puasanya batal ya’ begitu. Supaya dia paham, oh dengan dia makan batal puasanya. Tapi syarat untuk puasa diterima harus full. Nah, harus begitu pemahamannya," lanjutnya.
Menurut Ustaz Khalid, tidak ada syariat Islam yang mengajarkan puasa setengah hari. Oleh karenanya lebih baik sejak awal anak sudah ditanamkan bahwa puasa adalah sejak imsak hingga maghrib.
Akan tetapi jangan dipaksa. Jika anak tidak kuat izinkan dibatalkan. Dengan begitu anak sudah tertanam syariat bahwa puasa haruslah penuh.
Itulah pandangan Ustaz Khalid Basalamah tentang puasa setengah hari anak. Semoga bermanfaat dan pandangan Ustaz Khalid ini hanyalah berupa imbauan bukanlah larangan.
Wallahu’alam bishawab
(put)
Load more