News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Maulana Sebut kalau Bagian Tubuh Ini Bengkok Bisa Jadi Tanda Kematian, Tidak Bunyi sampai ....

Ustaz Maulana menyampaikan tanda kematian secara umum yang bisa dipahami. Sebab umat muslim memahami kematian itu pasti bagi manusia. Simak penjelasan tandanya
Sabtu, 22 Februari 2025 - 18:05 WIB
Ustaz Maulana Sebut kalau Bagian Tubuh Ini Bengkok Bisa Jadi Tanda Kematian sudah Dekat, Mati Rasa sampai ....
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/YouTube TRANS tv

Jakarta, tvOnenews.com- Mulai sekarang anda harus lebih memperhatikan tubuh ketika sakit. Sebab bisa jadi, ada tanda kematian kurang dipahami, simak penjelasannya Ustaz Maulana. 

Ustaz Maulana menyampaikan tanda kematian secara umum yang bisa dipahami. Sebab umat muslim memahami kematian itu pasti bagi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Maulana Sebut kalau Bagian Tubuh Ini Bengkok Bisa Jadi Tanda Kematian sudah Dekat, Mati Rasa sampai ....
Ustaz Maulana Sebut kalau Bagian Tubuh Ini Bengkok Bisa Jadi Tanda Kematian sudah Dekat, Mati Rasa sampai ....
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/YouTube TRANS tv

 

Dengan memahami tanda kematian ini, tujuannya lebih bisa mawas diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Pendakwah Indonesia ini, dikenal sosok humoris dan menyejukkan dalam menyampaikan ceramahnya. Ustaz Maulana sebut tanda kematian yang ia sampaikan mudah dipahami. 

Sebagaimana dipahami, tanda-tanda kematian tersebut mengatakan bisa jadi salah satu bentuk sayangnya Allah SWT kepada hamba-Nya.

Dengan tujuan menyiapkan diri agar selalu mengingat kematian bisa datang kapan pun. Sehingga menjaga amal dan ibadah wajib itu diperlukan. 

"Allah sangat menyayangi hamba-Nya dan perlu dicamkan, ingat, kasih sayang Allah lebih besar daripada kemurkaannya, dan sebahagian daripada bentuk kasih sayangnya Allah kepada hamba-Nya ini dengan memberikan tanda kematian," ujar Ustaz Maulana, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Sabtu, (22/2/2025).

"Kemudian 100 harinya, 100 harinya sudah ada pola di sesudah ashar itu udah ada getaran di perutnya. 40 hari kemudian (terlihat tandanya), 7 harinya (terlihat tandanya)," sambungnya. 

Kemudian, kata Ustaz Maulana sudah bisa dilihat sejak beberapa bulan sebelum waktunya seseorang wafat.

Seperti, memperhatikan dari 6 bulan sebelum nyawanya dicabut. Tanda kematian terlihat dari beberapa bagian tubuh yang mengalami perubahan.

"Enam bulan sebelum meninggal sudah diawali, adanya tanda di wajah itu hidungnya bengkok sedikit, tiba-tiba membengkok. Telinganya berkerut ke dalam, itu tanda-tanda," jelasnya 

"Jadi, kalau kita lihat ada orang sakit telinganya mengkerut ke dalam, oh itu sudah tidak lama. Hidungnya sudah miring sedikit, itu ndak lama," sambung sang ustaz.

Kemudian, tanda-tanda kematian yang disampaikan Ustaz Maulana, juga termasuk saat kulit yang digosok tidak lagi berbunyi atau mati rasa.

Sebagai contohnya, Pendakwah Sulawesi itu pun meminta Sony Septian, host acara islami itu untk menggosok kulitnya tangannya sendiri.

"Masih bunyi (ketika kulitnya digosok), aman. Kalau digosok tidak bunyi, enggak lama lagi (meninggal)," jelasnya.

Lebih lanjut, tanda kematian dikatakan Ustaz Maulana coba menaikkan lidahnya ke langit-langit mulut.

Ciri orang normal atau sehat akan ada rasa geli saat melakukannya, maka masih aman kata Ustaz Maulana.  

Namun, sebaliknya yang terjadi tidak ada rasa geli masuk salah satu tanda-tanda kematian. Hal ini mungkin jarang dipahami. 

Bukan hanya itu, air keringat atau air mata yang keluar dari tubuh seseorang bisa juga tanda-tanda kematian. Apabila ketika dirasakan dengan lidah masih terasa asin.

"Kemudian air keringat, air mata nempel atau asin itu ada garamnya," ucapnya. 

"Empat puluh hari (sebelum meninggal), ketika masuk waktu Ashar, tiba-tiba ada denyutan di pusar atau sekitar pusar, itu ndak lama (meninggal)," pesan Ustaz Maulana.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waallahualam

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT