Memang Benar Baca Niat Puasa Harus Sebelum atau Setelah Shalat Tarawih? Buya Yahya Ungkap Waktu Terbaiknya Ternyata...
- Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
Waktu Maghrib memberikan tanda kalau malam hari sudah tiba, tidak ada keharusan lagi menjalankan ibadah puasanya. Namun, waktu ini menjadi momen terbaik saat menggetarkan niat.
Waktu membaca niat puasa saat adzan Maghrib tiba, ibaratnya semakin cepat maka tidak ada beban fikiran lagi agar tak melupakan niatnya sampai adzan Subuh tiba.
Dikutip dari laman BAZNAS RI, argumen ini semakin kuat berasal dari hadis riwayat oleh Ibnu Habban RA, begini redaksinya:
"Sesungguhnya niat (puasa) adalah pada malam hari, barang siapa yang berbuka sebelum meniatkan (puasa) pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya." (HR. Ibnu Hibban)
Kenapa Batas Waktu Niat Puasa Sebelum Adzan Subuh?

- Pixabay
Buya Yahya menjelaskan, sesungguhnya waktu saat adzan Subuh tiba, pagar atau batas akhir waktu membaca niat puasa. Artinya, momen tersebut adalah paling sakral untuk mengamalkannya.
Niat puasa sebelum waktu fajar shadiq sedari adzan Maghrib tiba berdasarkan pengukuhan dari para ulama, bahkan banyak hadis riwayat Rasulullah SAW mengacu waktu niat terbaik saat malam hari.
Konteks "malam hari" tidak boleh diartikan hanya setelah Tarawih saja. Maksudnya, waktu ini bersifat panjang dan terbentang dari adzan Maghrib sampai menjelang adzan Subuh.
Dalam hadis riwayat dari Imam An-Nasa'i & Abu Dawud mengukuhkan waktu niat puasa Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak sah puasanya." (HR. An-Nasa'i & Abu Dawud)
Kesimpulan: Membaca niat puasa Ramadhan bukan hanya sebelum atau setelah shalat Tarawih. Jika mengacu waktu terbaiknya, Maghrib menjadi momen tepatnya walaupun digunakan untuk waktu buka puasa.
(hap)
Load more