News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temui Gus Yahya, Menag Nasaruddin Ingin Libatkan PBNU Sukseskan Program Prioritas

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar ingin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut terlibat dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama (Kemenag) pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 12 Maret 2025 - 00:01 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya Saat Bertemu di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (11/3/2025)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar ingin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut terlibat dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama (Kemenag) pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kami mohon masukan sekaligus dukungan," ujar Menag Nasaruddin Umar saat berkunjung ke Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, Menag bertemu dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf. Dalam pertemuan ini, Kemenag juga memberikan dana sosial kelembagaan kepada PBNU.

Kepada jajaran PBNU, Menag menyampaikan empat program Kementerian Agama yang sedang dilakukan, yaitu kurikulum cinta, kerukunan umat beragama, nasionalisme, dan penguatan ekoteologi.

"Kami menggagas kurikulum cinta yang bertujuan membangun toleransi sejati di Indonesia sejak di sekolah. Diharapkan tidak ada lagi guru yang mengajarkan kebencian," ujar Menag.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga menyoroti pentingnya ekoteologi, yaitu pendekatan teologis yang ramah lingkungan.

"Ke depan, kita harus menciptakan bahasa yang lebih ramah terhadap lingkungan, baik dalam ceramah maupun materi-materi pendidikan," kata dia.

Tak hanya soal lingkungan, Menag juga menekankan bahwa nasionalisme harus diperkuat dengan pendekatan keagamaan.

"NU telah mewariskan tradisi bahwa nasionalisme adalah bagian dari iman, sebagaimana prinsip hubbul wathon minal iman," ujarnya.

Kementerian Agama juga berencana menggagas poros budaya yang kuat bagi bangsa yang majemuk dengan mengedepankan kerukunan umat. Menurut menag, kekuatan Indonesia adalah kerukunannya.

Saat ini, Indonesia menjadi negara paling rukun di tengah kemajemukan suku dan agamanya. Meski demikian, ia menganggap bahwa masih perlu penguatan dengan sikap toleransi yang saat ini terjadi.

"Jadi jangan sampai toleransi kita bukan hanya sekadar hidup berdampingan, tetapi juga saling menyayangi," ujar Menag.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyambut baik gagasan yang disampaikan Menag. Ia menyebut bahwa program Kemenag yang disampaikan sejalan dengan program yang sedang dijalankan PBNU, salah satunya gerakan Keluarga Maslahat NU, yang juga melibatkan kerja sama dengan Kemenag.

"Jadi ada enam matra dalam GKMNU, di antaranya ada yang terkait pendidikan, dan juga lingkungan, tentu itu sejalan," ujar Gus Yahya.

Selain itu, PBNU juga termasuk dalam forum R20 (Religion Twenty) yang menjadi forum dari berbagai negara untuk mencari solusi dari berbagai masalah yang terjadi di dunia, melalui pendekatan agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah menjalankan spiritual teologi, yaitu mencari solusi atas berbagai masalah kemanusiaan melalui pendekatan keagamaan," ujar Yahya.

Ia berharap kerja sama antara PBNU dan Kemenag dapat terus terjalin secara sinergis untuk mendukung pembangunan yang lebih konstruktif bagi Indonesia.(ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT