Ingin Pahala Tak Terputus? Ustaz Syafi’i Antonio Bagikan Cara Bangun Mesin Amal Sejak Sekarang!
- ANTARA
tvOnenews.com - Setiap manusia pasti menginginkan pahala yang terus mengalir meskipun telah meninggal dunia. Islam mengajarkan bahwa ada beberapa amal yang tidak terputus pahalanya, bahkan setelah seseorang wafat. Konsep ini sering disebut sebagai mesin amal, yaitu suatu bentuk investasi akhirat yang terus memberikan manfaat bagi orang lain dan pahala bagi pelakunya.
Hadis Rasulullah SAW menyebutkan:
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)
Bagaimana cara membangun mesin amal yang terus bekerja untuk kita? Simak penjelasan Ustaz Syafii Antonio berikut ini.
“Bisa meninggal banyak dosa tapi masuk surga,” ujar Ustaz Syafii Antonio dalam acara Noble Initiative (NOTIV) yang digelar di Jakarta pada Senin (10/3/2025).
Salah satu caranya kata Ustaz Syafii Antonio yakni dengan mempersiapkan mesin amal.
“Maka harus ada mesin amal yang tetap, memberikan pahala kepada kita meski kita sudah wafat,” lanjutnya.
“Contohnya dengan kita ikut andil dalam bangun masjid,” lanjutnya.
Hal ini karena menurut Ustaz Syafii Antonio dari tiga amal yang tidak terputus, yang bisa kita kontrol adalah sedekah jariyah.
1. Sedekah Jariyah: Investasi Amal yang Terus Mengalir
Sedekah jariyah adalah salah satu bentuk amal yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya masih dirasakan oleh orang lain. Beberapa contoh sedekah jariyah yang bisa dilakukan antara lain:
-
Membangun masjid atau mushala – Selama tempat ibadah itu digunakan, pahala akan terus mengalir kepada orang yang membangunnya.
-
Menggali sumur atau menyediakan sumber air bersih – Air merupakan kebutuhan pokok manusia, sehingga siapa saja yang membantu penyediaannya akan terus mendapatkan pahala.
-
Wakaf Al-Qur’an dan buku ilmu – Setiap kali seseorang membaca dan mengamalkan isi buku tersebut, pahalanya mengalir kepada yang mewakafkan.
-
Menanam pohon yang bermanfaat – Jika pohon tersebut memberikan manfaat seperti buah, kayu, atau sekadar menyejukkan udara, maka pahala akan terus tercatat.
-
Menyediakan fasilitas umum yang bermanfaat – Seperti membangun rumah sakit, sekolah, atau jembatan yang digunakan banyak orang.
2. Ilmu yang Bermanfaat: Warisan Kebaikan Sepanjang Masa
Meninggalkan ilmu yang bermanfaat adalah cara lain untuk mendapatkan pahala yang terus mengalir. Ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan digunakan untuk kebaikan akan menjadi ladang pahala bagi yang mengajarkannya.
Beberapa cara menyebarkan ilmu bermanfaat:
-
Menulis buku atau artikel islami yang memberikan manfaat bagi pembaca.
-
Mengajarkan ilmu agama maupun keterampilan duniawi kepada orang lain.
-
Membuat konten edukasi di media sosial seperti video, podcast, atau blog yang bisa diakses banyak orang.
-
Mengadakan kelas atau majelis ilmu baik secara langsung maupun daring.
-
Membimbing generasi muda dalam memahami Islam agar mereka bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu yang kita sebarkan bisa menjadi ladang pahala tak terputus, bahkan setelah kita tiada.
3. Anak Saleh yang Mendoakan: Doa yang Tidak Terbatas Waktu
Anak saleh adalah investasi besar dalam kehidupan seorang Muslim. Ketika seorang anak terbiasa dididik dalam lingkungan yang baik dan diberikan pemahaman agama yang kuat, ia akan terus mendoakan orang tuanya bahkan setelah mereka meninggal dunia.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah mengangkat derajat seorang hamba yang berada di surga, lalu ia berkata: ‘Wahai Rabbku, bagaimana ini bisa terjadi?’ Allah berfirman: ‘Karena doa anakmu yang memohonkan ampun untukmu.’" (HR. Ahmad)
Untuk mendapatkan doa dari anak saleh, kita harus:
-
Mendidik anak dengan nilai-nilai Islam sejak dini.
-
Memberikan contoh akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
-
Membiasakan anak untuk beribadah dan berdoa untuk kedua orang tua.
-
Mendoakan anak agar menjadi generasi yang saleh dan bermanfaat.
Doa dari anak yang saleh bisa menjadi tabungan akhirat yang luar biasa.
Cara Memulai Membangun Mesin Amal dari Sekarang
Tidak perlu menunggu tua untuk mulai membangun mesin amal. Berikut beberapa langkah yang bisa segera dilakukan:
-
Tentukan amal jariyah yang bisa dilakukan – Misalnya, mulai menyisihkan sebagian rezeki untuk wakaf atau pembangunan masjid.
-
Ajarkan ilmu yang bermanfaat – Bisa melalui dakwah, menulis artikel, atau berbagi ilmu di media sosial.
-
Fokus pada pendidikan anak – Jika sudah memiliki anak, pastikan mereka tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan suka mendoakan orang tua.
-
Gunakan teknologi untuk kebaikan – Buat konten bermanfaat yang bisa diakses banyak orang.
-
Bergabung dengan komunitas dakwah atau lembaga sosial – Ini bisa memperluas dampak dari amal yang kita lakukan.
Itulah pentingnya membangun mesin amal adalah cara cerdas untuk memastikan pahala terus mengalir meskipun kita telah meninggal dunia. Dengan sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan, seorang Muslim dapat menyiapkan investasi akhirat yang abadi.
Jangan tunda kebaikan! Mulailah dari sekarang dengan langkah-langkah kecil yang berdampak besar. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk terus berbuat baik dan menjadikan kita sebagai hamba yang meninggalkan jejak kebaikan bagi umat manusia.
Wallahu’alam bishawab
Load more