News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bunda dan Ayah Jangan Cemas Anak Bermain Hujan-hujanan di Bulan Ramadhan, Berikut Tips agar Tetap Sehat

Sebab musim ini berbarengan dengan ibadah puasa ramadhan. Puasa ramadhan menjadi bagian ibadah wajib yang dijalankan umat muslim. Anak anda ada baiknya dilatih.
Senin, 17 Maret 2025 - 16:21 WIB
Bunda dan Ayah Jangan Cemas Anak Bermain Hujan-hujanan di Bulan Ramadhan, Berikut Tips agar Tetap Sehat
Sumber :
  • dok.ilustrasi iStock

Jakarta, tvOnenews.com- Indonesia tengah memasuki musim penghujan hingga Mei 2025 mendatang. Ini tentu jadi perhatian semua orang, terutama orang tua.

Sebab musim ini berbarengan dengan ibadah puasa ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puasa ramadhan menjadi bagian ibadah wajib yang dijalankan umat muslim. Anak anda ada baiknya dilatih sejak dini.

Melansir dari laman NU Online, disampaikan kalau anak puasa dalam islam tidak diwajibkan bila belum baligh.

Bunda dan Ayah Jangan Cemas Anak Bermain Hujan-hujanan di Bulan Ramadhan, Berikut Tips agar Tetap Sehat
Bunda dan Ayah Jangan Cemas Anak Bermain Hujan-hujanan di Bulan Ramadhan, Berikut Tips agar Tetap Sehat
Sumber :
  • dok.ilustrasi iStock

 

Namun, jika sudah mencapai kondisi tamyiz disunahkan baginya untuk puasa dan puasanya diterima. Sebaliknya, jika belum tamyiz, puasanya tidak sah.

"Tamyiz adalah keadaan anak yang sudah bisa makan, minum, dan istinja atau bercebok sendiri," keterangan dalam website.

Pesan Praktisi Kesehatan Maysarakat soal Jaga Kesehatana Anak di Tengah Musim Hujan

Ketika hujan turun secara umum akan menarik perhatian anak-anak, hal inilah yang perlu diperhatikan orang tua.

Dengan tujuan agar anak tidak sakit di tengah puasa ramadhan 2025 ini.

Apakah bermain hujan-hujanan bagi anak bisa menurunkan imunitas? simak penjelasan Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr Ngabila Salama di  bawah ini.

Dalam penjelasannya, dr Ngabila menyampaikan kalau hujan-hujanan bagi anak tidak selalu membuat sakit. Selama ditangani dengan baik.

"Bermain hujan-hujanan sering dikaitkan dengan kekhawatiran bahwa anak bisa jatuh sakit, tetapi dari perspektif ilmiah, hubungan antara bermain hujan dan imunitas anak tidak sesederhana itu," kata dr Ngabila dalam pesan singkatnya, Senin (17/3/2025).

Hal yang Perlu DIpahami Orang Tua

1. Bermain Hujan dan Sistem Imun Anak

Sistem imun anak berkembang seiring dengan paparan terhadap berbagai lingkungan. Bermain di luar, termasuk hujan-hujanan, bisa memberikan beberapa manfaat bagi sistem imun, terutama jika dikaitkan dengan:

-Paparan mikroba alami: Anak-anak yang lebih sering bermain di luar cenderung memiliki sistem imun yang lebih kuat karena tubuh mereka terbiasa mengenali dan melawan berbagai jenis mikroba.

-Aktivitas fisik: Bermain aktif membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mendukung fungsi imun secara keseluruhan.

-Paparan suhu dingin secara moderat: Tubuh bisa beradaptasi dengan perubahan suhu, yang dapat memperkuat respons imun dalam jangka panjang.

2. Risiko Bermain Hujan bagi Kesehatan

Meskipun tidak otomatis menurunkan imunitas, bermain hujan bisa berdampak negatif jika tidak diimbangi dengan kebiasaan sehat, seperti:

-Kedinginan yang berlebihan: Jika anak terlalu lama terkena air hujan dalam kondisi angin kencang dan suhu dingin, tubuhnya bisa mengalami penurunan suhu (hipotermia ringan), yang bisa membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

-Paparan bakteri atau virus: Bermain di genangan air yang kotor bisa meningkatkan risiko infeksi akibat bakteri atau virus, seperti leptospirosis atau infeksi saluran pencernaan.

-Perubahan suhu mendadak: Setelah bermain hujan, jika anak langsung masuk ke ruangan dengan suhu sangat dingin (misalnya ruangan ber-AC), bisa terjadi stres termal yang sedikit melemahkan sistem imun untuk sementara.

Apakah Bermain Hujan Meningkatkan atau Menurunkan Imunitas?
- Jika dilakukan dengan wajar, bermain hujan tidak akan langsung menurunkan imunitas, bahkan bisa mendukung daya tahan tubuh melalui paparan lingkungan dan aktivitas fisik.
- Namun, jika anak bermain terlalu lama, kedinginan ekstrem, atau terkena air kotor, justru bisa meningkatkan risiko infeksi.

Tips Anak Bermain Hujan Tetap Sehat

- Pastikan anak tidak bermain hujan terlalu lama, terutama jika cuaca sangat dingin.
- Hindari genangan air yang kotor untuk mencegah infeksi.
- Setelah bermain hujan, segera ganti pakaian kering dan minum minuman hangat.
- Pastikan anak cukup istirahat dan makan makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, selama dilakukan dengan aman, bermain hujan bisa menjadi pengalaman menyenangkan yang tidak langsung membuat anak sakit," jelas dr Ngabila Salama.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT