News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Jam 3 Dini Hari, Ternyata Waktu Terbaik Shalat Tahajud ketika di Momen ini Kata Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad (UAS) mendukung ibadah sunnah malam di jam 3 pagi. Namun, ia mengatakan waktu terbaik shalat Tahajud saat menuntun agar memperbanyak amalan.
Sabtu, 22 Maret 2025 - 22:59 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Shalat Tahajud adalah ibadah sunnah paling populer diburu umat Muslim. Waktu pelaksanaan mengerjakan Tahajud pada sepertiga malam.

Dalam suatu tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan waktu terbaik shalat Tahajud. Pembahasan ini menjadi bagian penting setelah banyak orang yang keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ustaz Abdul Somad (UAS), setiap umat Muslim wajib memahami dulu waktu pelaksanaan shalat Tahajud, sebelum mengetahui kapan waktu terbaiknya.

Lantas, kapan waktu terbaik menunaikan shalat Tahajud agar mendapat keistimewaan besarnya? Berikut penjelasan UAS di bawah ini!

Waktu Terbaik Shalat Tahajud

Ilustrasi mengisi amalan doa di waktu shalat Tahajud
Ilustrasi mengisi amalan doa di waktu shalat Tahajud
Sumber :
  • iStockPhoto

 

UAS menjelaskan secara detail bahwa, waktu Tahajud sudah bisa dilaksanakan apabila telah menyelesaikan ibadah wajibnya di malam hari hingga terbitnya fajar shadiq.

"Masuknya waktu Tahajud itu adalah ba'da Isya. Kapan berakhir? Ketika adzan Subuh. Maka, waktu terbentang dari jam 8 ke jam 5 ini (di wilayah Sumatera) disebut waktu Tahajud," ujar UAS dinukil tvOnenews.com dari channel YouTube Tanya Jawab Islam, Sabtu (22/3/2025).

Menurut UAS, Tahajud sudah bisa ditunaikan walaupun sebelum memasuki waktu jam 12 malam. Namun demikian, pelaksanaan ibadah sunnah tersebut tidak memberikan kesempurnaan.

"Tidur jam 8, bangun jam 10, Tahajud. Jangankan jam 10, jam 8 pun tahajud. Tapi tidak waktu afdhol," terang dia.

Pendakwah kondang asal Sumatera itu menegaskan, waktu Tahajud yang semestinya terletak pada sepertiga malam, meskipun ada jenis waktu lainnya biasa disebut mafdhul.

"Waktu itu ada dua, afdhol dan mafdhul. Yang paling afhol adalah di sepertiga malam," tuturnya.

Kemudian, UAS mengulas kebanyakan orang selalu mengutamakan di jam 3 dini hari atau pukul 03.00. Ia pun mengambil contoh dari pelaksanaan Tahajud di bulan Ramadhan.

Ia menyarankan, ketika mengerjakan shalat Tarawih, maka sebaiknya tidak perlu mengerjakan jumlah rakaatnya dengan jumlah yang banyak.

"Sudah Tarawih, sudah Witir pun sudah balik ke rumah lalu tidur. Makanya, pengajian habis Tarawih enggak boleh panjang-panjang supaya mudah nanti malam bangun lagi Tahajud," jelasnya.

Jika ada orang mukmin mengerjakan Tahajud di sepertiga malam, maka yang paling umumnya berlangsung pada jam 1-4 dini hari sampai muadzin mengumandangkan adzan Subuh.

"Jadi, kalau balik ke rumah jam 10 (setelah Tarawih & Witir), boleh di jam 1, 2, 3," ucap UAS.

Namun demikian, UAS menegaskan bahwa, ada satu waktu paling terbaik, yakni terletak di waktu sahar yang hitungannya 10-20 menit menjelang waktu Subuh.

"Kalau jam 4 lebih jago sembahyang Tahajud, tapi tidak pakai Witir lagi ingat ya," tegasnya.

Ia mengatakan, Tahajud mendekati waktu Subuh mengandung keberkahan sendiri. Setiap umat Muslim mendapat tuntutan agar memperbanyak amalan di waktu sahar.

Dikutip dari Quran Kementerian Agama (Kemenag) RI, perintah mengerjakan shalat Tahajud telah diabadikan dalam redaksi dalil Al-Quran dari Surat Al-Isra Ayat 79, Allah SWT berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah shalat Tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-sira, 17:79).

Ada pun waktu terbaik Tahajud terletak di waktu sahar yang menuntun seorang mukmin mengerjakan banyak amal ibadah juga menjadi isyarat dalam dalil Al-Quran.

Dalil Al-Quran merujuk pada anjuran memperbanyak amalan sampai masuknya waktu Subuh telah dipaparkan dari redaksi Surat Az-Zariyat Ayat 15-18, Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ, اٰخِذِيْنَ مَآ اٰتٰىهُمْ رَبُّهُمْ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُحْسِنِيْنَۗ, كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ, وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air. (Di surga) mereka dapat mengambil apa saja yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)." (QS. Az-Zariyat, 51:15-18).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT