News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Pembawa Pedang 1.000 Tahun: Kisah di Balik Keutamaan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah satu malam yang dinantikan oleh setiap umat muslim saat bulan Ramadhan. Hal ini karena Lailatul Qadar merupakan malam yang istimewa, bahkan dikatakan lebih baik dari seribu bulan.
Minggu, 23 Maret 2025 - 23:30 WIB
Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Lailatul Qadar adalah satu malam yang dinantikan oleh setiap umat muslim saat bulan Ramadhan. Hal ini karena Lailatul Qadar merupakan malam yang istimewa, bahkan dikatakan lebih baik dari seribu bulan.

Dalam hadis Abdullah bin ‘Abbas RA, diriwayatkan seseorang yang berada di balik hadiah dari Allah yang bernama Lailatul Qadar itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berkata: suatu ketika, Nabi Muhammad menceritakan sebuah kisah tentang seorang lelaki dari Bani Israel kepada para sahabatnya. 

Ia selalu membawa pedang di antara kedua pundaknya selama 1.000 tahun yang ia gunakan untuk berjuang di jalan Allah. Para sahabat pun dibuat kagum mendengar kisah tersebut dan mereka pun bertanya kepada Nabi:

“Apakah kami juga bisa mendapatkan pahala yang sama seperti lelaki itu, wahai Rasulullah?”

“Aku tak tahu pasti...” jawab Rasulullah.

Nabi berharap agar umatnya juga bisa menyamai pahala lelaki tersebut. Lantas beliau memohon kepada Allah SWT seraya berkata:

يا رب, جعلت أمتي أقصر الأمم أعمارا وأقلها أعمالا...

“Ya Allah, Engkau jadikan umatku sebagai umat dengan umur paling singkat, amal mereka pun tak seberapa banyak...”

Mengetahui kekasihnya memohon, Allah SWT akhirnya mengabulkan permintaan sang kekasih. Bahkan Allah SWT memberikan Nabi SAW hal yang lebih baik dari 1000 bulan, yakni satu malam yang dinamakan Lailatul Qadar. 

Umatnya pun tidak usah repot-repot harus menenteng pedang untuk berjihad di jalan Allah, seperti lelaki Bani Israel tadi. 

Mereka hanya perlu menemukan satu malam itu di bulan Ramadhan dan malam ini selalu ada di setiap bulan Ramadhan sampai hari kiamat tiba. 

Lailatul Qadar merupakan keistimewaan yang hanya dimiliki oleh kita, umat Nabi Muhammad SAW. 

Maka beruntunglah kita menjadi umat terbaik, sebab memiliki nabi yang terbaik pula.

Sosok lelaki yang diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW itu bernama Syam’un, ia merupakan seorang Nabi yang telah berperang melawan banyak musuh selama 1000 bulan lamanya.

Karena seringnya berperang, pelana kuda milik Syam’un pun selalu basah dan tak pernah kering. 

Ia selalu memukul mundur pasukan orang kafir berkat kemampuan fisik dan keberanian yang luar biasa, nyali musuh pun ciut saat berhadapan dengannya.

Mereka sadar tidak akan bisa mengalahkan Nabi Syam’un dalam hal adu fisik, mereka mengirim utusan untuk menemui dan menawarkan barang mewah kepada istrinya. 

Mereka menjanjikan sebuah guci yang terbuat dari emas dan dipenuhi dengan emas pula, jika ia bisa mengikat suaminya agar pasukan bisa menahannya di markas dan mereka tak perlu risau dengan kekuatannya lagi.

Ketika Nabi Syam’un tertidur pulas, sang istri mulai menjalankan aksinya dengan mengikatkannya dengan tali yang terbuat dari akar serabut. 

Setelah terbangun dari tidurnya, Nabi Syam’un berusaha agar terlepas dari ikatan yang menjeratnya, dengan kekuatan fisik yang ia miliki, Nabi Syam’un bisa terlepas dengan begitu mudah. 

Dia pun menanyakan tentang alasan sang istri melakukan hal itu, istrinya pun menjawab kalau dia hanya ingin menguji seberapa besar kekuatan suaminya itu.

Setelah gagal mengikatnya menggunakan akar serabut, dilakukanlah percobaan kedua dengan menggunakan rantai dan kembali gagal.

Lalu, datanglah iblis membisikkan salah satu pasukan agar meminta sang istri untuk mencari tahu tentang kelemahan suaminya, maka sang istri pun menanyakannya dan sang suami pun menjawab bahwa kelemahanya adalah rambut panjangnya.

Nabi Syam’un memiliki rambut yang panjang, bahkan hampir menyentuh tanah sangking panjangnya. Setelah suaminya tertidur, sang istri mulai memotong rambut suaminya secara diam-diam.

Potongan rambut tersebut kemudian digunakan untuk mengikat tangan dan kaki sang suami. Tak berselang lama, datanglah bala pasukan untuk menangkap dan membawa Nabi Syam’un ke markas mereka untuk disiksa dan dieksekusi mati.

Markas musuh sangat tinggi dan luas, bangunan itu memiliki satu tiang inti dan di tiang itulah Nabi Syam’un disiksa dengan amat sadis. 

Ia pun bermunajat kepada Allah agar ia diberikan kekuatan untuk bisa melepas tali yang melilitnya dan bisa mendorong tiang utama sehingga bangunan tersebut bisa roboh serta ia bisa keluar dengan selamat. 

Permintaannya itu dikabulkan oleh Allah SWT, kekuatann Nabi Syam’un pulih sepenuhnya. 

Dengan kekuatan itu ia bisa melepaskan diri dan membuat tiang utama goyah, hingga pada akhirnya tiang itu berhasil dijatuhkan diikuti oleh atap bangunan yang juga jatuh menimpa pasukan yang ada di bawahnya. 

Tak ada yang selamat dari kejadian itu, termasuk istri Syam’un. Satu-satunya orang yang selamat dari peristiwa itu adalah Syam’un, berkat munajatnya kepada Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam bishawab

Penulis: Sofyan Qurthuby-Santri Nahdlatul Ulama (NU)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Bentuk Satgas Bobotoh, Kapolresta Bandung Minta Suporter Persib Ikut Jaga Keamanan dan Nama Baik Klub

Resmi Bentuk Satgas Bobotoh, Kapolresta Bandung Minta Suporter Persib Ikut Jaga Keamanan dan Nama Baik Klub

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto menilai dukungan Bobotoh terhadap Persib tidak cukup hanya ditunjukkan lewat nyanyian dan koreografi dari tribun.
117 Pondok Pesantren di Surabaya Ditargetkan Terima BOPDA, DPRD Soroti Payung Hukum

117 Pondok Pesantren di Surabaya Ditargetkan Terima BOPDA, DPRD Soroti Payung Hukum

Pemerintah Kota Surabaya berencana memperluas jangkauan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) ke pondok pesantren.
BRIN Perkuat Dialog Indonesia-Jepang soal Jaminan Sosial, Penuaan Penduduk, dan Pembiayaan Sektor Produktif

BRIN Perkuat Dialog Indonesia-Jepang soal Jaminan Sosial, Penuaan Penduduk, dan Pembiayaan Sektor Produktif

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempertemukan akademisi, praktisi serta pemangku kepentingan Indonesia dan Jepang dalam forum Global Research Reconnect .
Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Majalengka dan UTB Hadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana Plus Bekerja

Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Majalengka dan UTB Hadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana Plus Bekerja

Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Plus Bekerja.
KBRI Tokyo Buka IKM Japan Futsal Championship 2026

KBRI Tokyo Buka IKM Japan Futsal Championship 2026

Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Jepang dengan didukung KBRI Tokyo menggelar IKM Japan Futsal Championship di Futmesse Omiya, Prefektur Saitama.
Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir di Lanud Halim, Jet Tempur TNI AU Ikut Kawal El-Sisi

Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir di Lanud Halim, Jet Tempur TNI AU Ikut Kawal El-Sisi

Presiden RI Prabowo Subianto melepas secara langsung kepulangan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi usai merampungkan seluruh agenda lawatan kenegaraannya di Tanah Air.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh AS SDM Kapolri, Irjen Pol Deni Dharma Pala.
Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment Universitas Telkom Ratri Wahyuningtyas menjelaskan motif pelaku melakukan bullying ke teman asramanya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 12 Oktober 2026: Ada Kabar Baik hingga Penghasilan Tambahan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 12 Oktober 2026: Ada Kabar Baik hingga Penghasilan Tambahan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 12 Oktober 2026: Ada kabar baik hingga penghasilan tambahan.
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT