GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Idul Fitri Singkat 31 Maret 2025: Lebaran Tanpa Silaturahmi? Jangan sampai Hilang Maknanya

Silturahmi menjadi tema pembahasan teks khutbah Idul Fitri singkat untuk shalat Idul Fitri pada Senin, 31 Maret 2025. Hal ini bertujuan tetap mewarnai Lebaran.
Minggu, 30 Maret 2025 - 14:58 WIB
Ilustrasi silaturahmi saat Lebaran Hari Raya Idul Fitri
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Silturahmi saat Lebaran akan menjadi topik pembahasan dalam teks khutbah Idul Fitri.

Silturahmi merupakan bagian penting dalam momentum Lebaran. Melalui teks khutbah Idul Fitri ini, setiap umat Muslim wajib merajut tali persaudaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat silaturahmi, setiap umat Muslim mampu mempererat ikatan keluarganya sebagai bentuk tradisi saat Lebaran. Oleh karena itu, sangat tepat menjadi pembahasan dalam teks khutbah Idul Fitri.

Berdasarkan hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI, penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2025 jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Teks khutbah Idul Fitri ini bersifat singkat untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri pada Senin, 31 Maret 2025.

Judul teks khutbah Idul Fitri singkat ini bertajuk "Lebaran Tanpa Silaturahmi? Jangan sampai Hilang Maknanya".

Teks Khutbah Idul Fitri Singkat Tema Lebaran Tanpa Silaturahmi, Jangan sampai Hilang Maknanya

Ilustrasi khutbah Idul Fitri
Ilustrasi khutbah Idul Fitri
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd.

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah

Hari ini kita merayakan Idul Fitri, hari yang mengajarkan kita tentang makna kembali ke fitrah. Salah satu fitrah manusia adalah menjalin hubungan baik dengan sesama.

Maka dari itu, marilah kita setidaknya menciptakan Idul Fitri ini sebagai momentum untuk memperbaiki dan mempererat silaturahmi, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Bukanlah seorang penyambung silaturahmi itu orang yang sekadar membalas kebaikan, tetapi penyambung silaturahmi adalah yang tetap menyambung walaupun telah diputus." (HR. Bukhari)

Hadirin yang dimuliakan Allah

Pertama-tama, khatib akan menguraikan secara ringkas apa itu Idul Fitri. Idul Fitri adalah momen yang begitu istimewa dan kebahagiaannya tidak bisa tertandingi oleh siapa pun.

Kehadiran Idul Fitri menjadi momentum berharga untuk umat Muslim di seluruh dunia. Hari kemenangan ini sesungguhnya tidak sekadar kondisi kita telah kembali menuju fitrahnya.

Terlebih lagi, kita akhirnya bisa melalui bagaimana menunaikan puasa sebulan penuh secara meronta-ronta, mengeluh, merasa suntuk terlalu sibuk mengejar ibadah dan mencari Lailatul Qadar.

Namun, kita sudah mencapai titik di Hari Raya Idul Fitri yang juga menjadi kesempatan emas untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan sesama Muslim.

Di era modern ini, tradisi silaturahmi mulai tergerus oleh kesibukan duniawi, perbedaan pandangan, serta kemajuan teknologi yang lebih banyak mengandalkan komunikasi virtual dibandingkan tatap muka.

Tidak sedikit orang yang lebih memilih menghabiskan waktu sendiri atau hanya sekadar mengirim pesan singkat, tanpa adanya interaksi langsung.

Padahal, silaturahmi memiliki makna mendalam yang seharusnya tidak ditinggalkan. Maka, pertanyaannya adalah apakah Lebaran masih bermakna jika kita mengabaikan silaturahmi?

Jemaah shalat Ied yang dikaruniai Allah

Khatib akan menjelaskan tentang makna silaturahmi dalam Islam. Silaturahmi berasal dari kata "shilah" yang berarti hubungan dan "rahim" yang berarti kasih sayang.

Dalam Islam, menjaga silaturahmi merupakan salah satu ajaran yang sangat penting dan dianjurkan untuk menjaga keberkahan hidupnya, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari & Muslim).

Dalam dalil Al-Quran juga menjelaskan makna silaturahmi melalui redaksi Surat Muhammad Ayat 22-23, Allah SWT juga berfirman:

فَهَلْ عَسَيْتُمْ اِنْ تَوَلَّيْتُمْ اَنْ تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ وَتُقَطِّعُوْٓا اَرْحَامَكُمْ, اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فَاَصَمَّهُمْ وَاَعْمٰٓى اَبْصَارَهُمْ

Artinya: "Apakah seandainya berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaanmu? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah. Lalu, Dia menulikan (pendengaran) dan membutakan penglihatan mereka." (QS. Muhammad, 47:22-23)

Melalui ayat dan hadis riwayat tersebut, kita bisa memahami bahwa, menjaga silaturahmi membawa keberkahan dalam kehidupan, baik dalam bentuk kesehatan, kelapangan rezeki, maupun kelangsungan hidup yang lebih baik.

Bagaimana kalau lebaran tanpa silaturahmi? Begini dampak buruknya jika kita tidak melakukannya, apalagi kalau tak ada komunikasi bersama keluarga tercinta.

Silaturahmi bukan sekadar tradisi Lebaran, melainkan bagian dari nilai-nilai sosial yang menjaga keharmonisan umat.

Beberapa dampak buruk dapat terjadi jika Lebaran tanpa silaturahmi, di antaranya:

1. Hilangnya Rasa Kekeluargaan

Kurangnya interaksi langsung menyebabkan hubungan antaranggota keluarga menjadi renggang.

2. Meningkatnya Permusuhan dan Perpecahan

Ketiadaan komunikasi sering kali memperbesar kesalahpahaman dan memperpanjang konflik.

3. Rasa Kesepian

Orang tua, kerabat, atau tetangga yang tinggal sendiri bisa merasa terabaikan karena tidak ada yang mengunjungi mereka.

4. Makna Lebaran yang Memudar

Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momen berbagi kasih sayang dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Di tengah kemajuan teknologi, banyak yang lebih memilih menyampaikan ucapan Idul Fitri melalui pesan instan tanpa adanya interaksi emosional.

Padahal, kehangatan silaturahmi tidak dapat tergantikan hanya dengan kata-kata di layar ponsel.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Ada beberapa cara untuk menghidupkan kembali tradisi silaturahmi di momentum Lebaran yang indah pada tahun ini. Agar Idul Fitri tetap berwarna dan bermakna, berikut langkah-langkahnya:

1. Mengutamakan Pertemuan Langsung

Jika memungkinkan, usahakan untuk mengunjungi keluarga dan kerabat secara langsung, meskipun hanya dalam waktu singkat.

2. Mengucapkan Maaf dengan Tulus

Jangan hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar membuka hati untuk memaafkan dan meminta maaf.

3. Memanfaatkan Teknologi dengan Bijak

Jika jarak menjadi kendala, gunakan panggilan video agar tetap ada interaksi personal dibanding hanya sekadar pesan teks.

4. Menjadikan Silaturahmi sebagai Tradisi Keluarga

Kita harus mengajarkan anak-anak dan generasi muda tentang pentingnya silaturahmi agar budaya ini tetap lestari.

Kaum muslimin rahimahumullah

Demikianlah sesi khutbah Idul Fitri pada kesempatan yang mulia ini. Idul Fitri tanpa silaturahmi akan kehilangan makna sejatinya.

Islam mengajarkan pentingnya menyambung tali kasih dengan sesama sebagai bagian dari ibadah yang mendatangkan keberkahan. Jangan biarkan kesibukan atau perbedaan menjadi penghalang dalam menjalin silaturahmi.

Marilah kita menjadikan Lebaran sebagai momen mempererat hubungan, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata.

Sebab, di balik setiap jabat tangan dan pelukan, ada keberkahan dan kebahagiaan yang tidak ternilai.

Semoga kita semua dapat menjalani Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan kedamaian. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali tentang Adab dan Akhlak, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Super League Pekan ke-21 Usai Persija Jakarta Gulung Bali United

Update Klasemen Super League Pekan ke-21 Usai Persija Jakarta Gulung Bali United

Berikut update klasemen hingga match recap pekan ke-21 Super League. Papan atas kian panas setelah Persija Jakarta coreng hari jadi Bali United dengan skor 1-0.
Sule Pasang Syarat Damai dan Bongkar Kisah Masa Lalu Teddy Pardiyana

Sule Pasang Syarat Damai dan Bongkar Kisah Masa Lalu Teddy Pardiyana

​​​​​​​Sule memasang syarat damai dalam konflik dengan Teddy Pardiyana soal warisan Lina Jubaedah, sekaligus mengungkit kisah masa lalu yang kembali mencuat.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Ada tiga penggawa Timnas Indonesia yang memberikan kabar baik dari aksinya bersama klub-klub pada Minggu (15/2/2026) kemarin. Salah satu di antaranya adalah Jay Idzes.
Sule Geram Tak Cuma soal Warisan, Teddy Pardiyana Disebut Ingin Titipkan Bintang ke Putri Delina

Sule Geram Tak Cuma soal Warisan, Teddy Pardiyana Disebut Ingin Titipkan Bintang ke Putri Delina

​​​​​​​Sule geram tak cuma soal sengketa warisan Lina Jubaedah, tetapi juga karena Teddy Pardiyana disebut ingin menitipkan Bintang kepada Putri Delina.
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio 17 Februari 2026 untuk kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, babi. Simak peluang rezeki, angka hoki, dan tips finansial hari besok.
Warga DKI Harus Tahu, BMKG sebut Jakarta Berpotensi Hujan Lebat

Warga DKI Harus Tahu, BMKG sebut Jakarta Berpotensi Hujan Lebat

BMKG ingatkan warga DKI Jakarta terkait potensi hujan lebat hingga hujan sangat lebat, di DKI Jakarta pada 16 Februari hingga 19 Februari 2026.

Trending

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
11 Inspirasi Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 Penuh Makna, Cocok untuk Postingan Medsos dan Dikirim ke Grup WA

11 Inspirasi Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 Penuh Makna, Cocok untuk Postingan Medsos dan Dikirim ke Grup WA

Berikut 11 inspirasi ucapan menyambut bulan suci Ramadhan 2026 penuh makna, cocok untuk postingan media sosia hingga dikirim ke grup WhatsApp.
Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Jelang Ramadhan 1447 H, ketahui hal-hal yang tidak membatalkan puasa, tapi merusak pahalanya menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio 17 Februari 2026 untuk kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, babi. Simak peluang rezeki, angka hoki, dan tips finansial hari besok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT