News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Punya Keturunan Jawa, Dua Pemain Asal Jepang ini Bersikeras Ingin Bela Timnas Indonesia dan Sebut Penganut Agama Islam

Dua pemain asal Jepang ini merupakan sosok kembar sibuk di J-League. Impiannya ingin membela Timnas Indonesia dan mereka menganut agama Islam karena dari Jawa.
Minggu, 13 April 2025 - 10:22 WIB
Riku Matsuda dan Riki Matsuda, pemain asal Jepang ingin memperkuat Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase Instagram/@riku_matsuda_02_official/@riki_matsuda_official

tvOnenews.com - Perkembangan pesat Timnas Indonesia dari era pelatih Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert tampaknya menjadi pemantik dua pemain asal Jepang yang berlaga di J-League.

Dua pemain asal Jepang dari J-League ini mengaku bahwa, mereka memiliki keturunan Jawa. Tak ayal, keduanya ingin memperkuat Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain ingin membela Timnas Indonesia, dua pemain dari Jepang tersebut juga dengan polosnya menyebut kalau mereka juga menganut agama Islam, hanya perkara ada darah keturunan dari Jawa.

Dua pemain asal Jepang tersebut adalah Riki Matsuda dan Riku Matsuda yang lahir di Osaka, Jepang pada 24 Juli 1991.

Keduanya mengaku memiliki keturunan dari Jawa yang menjadi cikal bakal memunculkan keinginan besarnya bisa berlaga bersama Timnas Indonesia.

Lantas, apakah Riki Matsuda dan Riku Matsuda dapat mewujudkan mimpinya untuk menjadi bagian skuad Timnas Indonesia?

Karier Riki Matsuda dan Riku Matsuda

Pemain kembar asal Jepang, Riki Matsuda & Riku Matsuda
Pemain kembar asal Jepang, Riki Matsuda & Riku Matsuda
Sumber :
  • Kolase Instagram/@riki_matsuda_official/@riku_matsuda_02_official

 

Merujuk data dari Transfermarkt, Riki Matsuda dan Riku Matsuda berstatus sebagai pemain yang sibuk bercokol di J-League.

Riki Matsuda dan Riku Matsuda pernah bermain dalam satu tim ketika dipinang oleh Cerezo Osaka. Namun, kini keduanya harus berlaga di klub yang berbeda.

Kiprah Riku Matsuda tampaknya lebih cemerlang ketimbang Riku Matsuda. Ia kini memperkuat Vissel Kobe sebagai salah satu klub kasta tertinggi J-League yang pernah diperkuat Andres Iniesta.

Sebelum di Vissel Kobe, Riku Matsuda mengisi posisi sebagai bek kanan di klub raksasa Jepang, Gamba Osaka pada 2024 lalu.

Riku Matsuda juga pernah berseragam di Ventforet Kofu, FC Tokyo, Biwako Seikei, dan Rissho USHS sebagai tim pertamanya menjadi pemain sepak bola profesional pada 2010 silam.

Sementara, Riki Matsuda selaku saudara kembarnya Riku Matsuda harus sibuk berkutat di J League 2 atau divisi 2 Liga Jepang.

Riki Matsuda kini menjadi penyerang tengah di klub Kataller Toyama yang sebelumnya diandalkan sebagai juru gedor di Ehime FC sejak 2022 hingga 2025.

Riki Matsuda pernah membela Rissho USHS, Biwako Seikei, Nagoya Grampus, JEF United Chiba, Avispa Fukuoka dan Ventforet Kofu sebelum bermain bersama Riku di Cerezo Osaka.

Melalui perjalanan panjang Riki Matsuda dan Riku Matsuda selama di J-League. Keduanya pernah bercerita seputar asal-usul keluarganya dalam suatu sesi wawancara eksklusif.

Pemain Asal Jepang yang Mau Bela Timnas Indonesia

Disadur dari kanal YouTube J-League Internasional, Minggu (13/4/2025), Riki Matsuda dan Riku Matsuda berbincang bersama presenter dalam podcast J-League.

Riki Matsuda dan Riku Matsuda berbicara tentang karier, silsilah keluarga, dan seputar kepercayaan maupun spiritualnya masing-masing.

Dengan semangatnya, presenter J-League itu langsung bertanya tentang keinginan Riki Matsuda dan Riku Matsuda apakah ingin membela Timnas Indonesia.

Sang presenter menanyakan hal tersebut karena ayah Riki Matsuda dan Riku Matsuda berasal dari keluarga Muslim di Jawa.

Riku Matsuda selaku adik dari Riki Matsuda mengaku sebenarnya tidak begitu paham terhadap sepak bola di Indonesia, meskipun ada hasrat bisa menjadi bagian skuad Garuda.

"Kalau bisa ingin mencoba. Tetapi saya belum tau level persepakbolaan di Indonesia. Selain itu, memang bisa bermain di Timnas (Indonesia)," kata Riku Matsuda.

Terlebih lagi, Riku Matsuda dan Riki Matsuda mencantumkan logo bendera Merah Putih dalam bio akun Instagram masing-masing. 

Riki dan Riku pernah bercerita kepada jurnalis Goal Jepang, Hisashi Oda bahwa, keduanya terkejut terhadap antusias pecinta sepak bola Indonesia.

Sejak menyematkan bendera Merah Putih, pecinta sepak bola Indonesia langsung mengajak mereka agar memperkuat Timnas Indonesia dan follower Instagram kedunya naik pesat.

Riku memahami kalau membela Timnas Indonesia tidak mudah karena harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku, yakni wajib berada di Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun.

"Harus beberapa tahun di sana dulu baru bisa. Ya, kalau memang bisa saya ingin coba juga," ucap Riku Matsuda.

Sementara, Riki Matsuda senada dengan ucapan Riku Matsuda apabila ingin membela Timnas Indonesia harus membutuhkan waktu selama 5 tahun agar bisa berpindah kewarganegaraan.

"Kalau level sepak bola negara saya belum tahu. Kalau soal keinginan pasti ada. Pertama, berarti kita harus ke sana dulu," ungkap Riki Matsuda.

"Sekarang juga saya terpikirkan soal hal itu," sambung Riki Matsuda.

Kemudian, pertanyaan bergeser mengenai kisah perjalanan spiritual, termasuk tentang seputar kepercayaan agama Riki Matsuda dan Riku Matsuda.

Ngaku Penganut Agama Islam

Riku Matsuda selaku pemain senior di Vissel Kobe sangat antusias menjawab pertanyaan tersebut, walaupun ia sempat kebingungan mengapa ditanya tentang kepercayaan agamanya.

Akan tetapi, presenter J-League menuturkan kalau ia dan pihak liga telah mengorek informasi kalau mayoritas masyarakat di Jawa adalah penganut agama Islam.

Sang presenter mencontohkan dari tata cara makan dan minum sesuai ajaran agama Islam dan sebagainya agar Riki dan Riku mengerti terhadap kebiasaan masyarakat Jawa.

Riku Matsuda mulai mengerti walaupun menunjukkan reaksi polosnya sambil bertanya kepada Riki Matsuda dengan wajah keheranannya.

"Benarkah kita orang Islam?," kata Riku Matsuda kepada presenter J-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu kami makan dengan tangan kanan loh. Jadi kami orang Islam, saya juga baru tahu. Kita mungkin orang Islam, harus tanya ke ayah dulu," tandas Riku Matsuda.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT