News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Akhiri Perang, Hamas Siap Bebaskan Sandera Israel dan Tahanan yang tersisa

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyatakan siap segera memulai negosiasi dengan Israel.  Khalil Al-Hayya mengatakan negosiasi ini akan mendapatkan imbalan berupa gencatan senjata total
Jumat, 18 April 2025 - 22:21 WIB
Suasana di Gaza
Sumber :
  • Mahmoud Zaki-Xinhua

Gaza, tvOnenews.com - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyatakan siap segera memulai negosiasi dengan Israel

Pernyataan ini berkaitan dengan kesepakatan komprehensif untuk membebaskan para sandera Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Hamas, Khalil Al-Hayya mengungkapkan negosiasi ini akan mendapatkan imbalan berupa gencatan senjata total serta penarikan militer Israel yang berada di Jalur Gaza secara penuh.

"Kesepakatan parsial tentang Gaza hanya berfungsi sebagai kedok politik bagi agenda (Kepala Otoritas Israel Benjamin) Netanyahu untuk melanjutkan perang, genosida, dan kelaparan," ungkap Khalil Al-Hayya, kepala Hamas di Gaza sekaligus ketua tim negosiasi kelompok itu, dalam pidato yang disiarkan di platform digital resminya pada Kamis (17/4/2025).

Jalur Gaza tengah
Jalur Gaza tengah
Sumber :
  • /ANTARA/Anadolu/PY

 

Dirinya menegaskan bahwa Hamas sangat siap mendapatkan kesepakatan demi akhiri perang ini. 

"Kami siap segera terlibat dalam negosiasi paket komprehensif untuk membebaskan semua sandera Israel dengan imbalan sejumlah tahanan kami yang ditahan oleh pihak pendudukan, penghentian perang secara total, penarikan penuh dari Jalur Gaza, dimulainya rekonstruksi, dan pencabutan blokade,” ujarnya.

Al-Hayya menyambut baik pernyataan Adam Boehler, sebelumnya utusan khusus AS untuk urusan sandera memberikan dukungan untuk menyelesaikan masalah sandera dan perang sebagai satu paket kesepakatan.

"Saya dapat mengatakan kepada Anda bahwa pertempuran akan segera berakhir, segera setelah para sandera dibebaskan,” kata Boehler dikutip dari Al Jazeera.

Selain itu, Kepala Hamas juga menyerukan intervensi internasional agar segera mengakhiri blokade Israel di Gaza dan mengingatkan terdapat lebih dari dua juta orang di Jalur Gaza yang kini menghadapi genosida berupa kelaparan.

Dia mencatat, sebelumnya Hamas telah menerima usulan mediator pada akhir Ramadhan, tepatnya pada 29 Maret.

Namun Netanyahu menolaknya dan merespons dengan syarat-syarat yang tidak masuk akal yang tidak akan mengarah pada gencatan senjata atau penarikan dari Gaza.

Sebanyak lebih dari 51.000 warga Palestina telah tewas di Gaza akibat serangan brutal dari Israel sejak Oktober 2023, dimana sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November lalu terhadap Netanyahu dan mantan Kepala Pertahanan, Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Tak hanya itu, Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

Persija dan I.League libatkan Jakmania gelar donor darah di GBK jelang lawan Persebaya. Aksi sosial ini jadi sorotan dan dorong kepedulian suporter.
Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Media Belanda menyoroti pengakuan jujur pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens, yang akhirnya bisa kembali merumput usai melalui polemik soal kewarganegaraan.
Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Arsenal harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu AFC Bournemouth pada pekan ke-32 Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (11/4/2026).
Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Peluang Gresik Phonska Plus Indonesia untuk melaju je babak grand final Proliga 2026 kini terbuka lebar setelah meraih kemenangan ketiganya di babak final four.
Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Fajar/Fikri dikalahkan ganda Korea Selatan di semifinal Kejuaraan Asia 2026 pada Sabtu (11/4/2026).
Patahkan Narasi Menyerah, Pemerintah Beberkan Penghasilan Penanganan Lumpur Usai Banjir di Aceh

Patahkan Narasi Menyerah, Pemerintah Beberkan Penghasilan Penanganan Lumpur Usai Banjir di Aceh

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) memastikan langkah pemerintah untuk penanganan lumpur pasca banjir di Aceh.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan pembuka di hari ketiga seri Solo yang pertemukan Popsivo Polwan menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT