News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan ke Media Ukraina, Mantan Pemain Asing Persita Yevhen Budnik Sebut Sepak Bola Indonesia seperti Agama

Walau main sebentar di Liga 1, mantan pemain asing Persita Tangerang, Yevhen Budnik mengatakan kepada media asal Ukraina bahwa sepak bola Indonesia bak agama.
Kamis, 24 April 2025 - 17:03 WIB
Mantan Pemain Asing Persita Tangerang, Yevhen Budnik
Sumber :
  • Instagram/@evgeniybudnik90

tvOnenews.com - Mantan pemain asing Persita Tangerang, Yevhen Budnik mengutarakan pengalamannya saat bermain di Liga 1 membuat ia menganggap sepak bola di Indonesia seperti agama.

Yevhen Budnik tidak menyangka walaupun hanya sebentar bercokol di Liga 1, mantan pemain asing Persita Tangerang itu mengakui atmosfer sepak bola di Indonesia begitu luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yevhen Budnik saat itu memperkuat Persita Tangerang pada Shopee Liga 1 2020. Statusnya sebagai pemain asing yang diandalkan oleh Pendekar Cisadane.

Di Persita Tangerang, Yevhen Budnik mengisi posisi sebagai juru gedor dan dikontrak dengan nilai sebesar Rp4,35 miliar.

Akan tetapi, mantan pemain Timnas Ukraina U-21 itu gagal mencatatkan kepiawaian terbaiknya karena hanya bermain sebanyak tiga pertandingan bersama Persita Tangerang.

Tak hanya itu, Yevhen Budnik juga sama sekali belum mencetak gol untuk Persita Tangerang selama berkutat di Liga 1 2020.

Catatan buruk tersebut tidak lepas karena status kompetisi Liga 1 2020 yang tak begitu jelas akibat Indonesia masih dilanda pandemi COVID-19.

Pada akhirnya, manajemen Persita Tangerang mengakhiri kerja sama dengan Yevhen Budnik karena ketidakjelasan kompetisi dan belum bisa mencetak gol.

Yevhen Budnik Anggap Sepak Bola Indonesia seperti Agama

Mantan Pemain Asing Persita Tangerang, Yevhen Budnik
Mantan Pemain Asing Persita Tangerang, Yevhen Budnik
Sumber :
  • Instagram/@evgeniybudnik90

 

Baru-baru ini, mantan pemain Timnas Ukraina U-21 itu berbicara kepada salah satu media Ukraina, Footboom1, terkait kiprahnya selama bercokol di Indonesia.

Ketika mendapat pertanyaan tentang level sepak bola di Indonesia, Yevhen Budnik mengatakan bahwa, atmosfer yang diciptakan tidak dianggap sembarangan lantaran stadion selalu penuh.

"Jujur saja, cukup bagus. Dan atmosfernya luar biasa. Ada 40-50 ribu penonton di stadion. Bagi mereka, sepak bola adalah agama," ujar Yevhen Budnik dikutip dari Footboom1, Kamis (24/4/2025).

Pemain asal Ukraina itu tidak bisa berkata-kata lagi melihat atmosfer suporter yang selalu bergemuruh di dalam stadion.

Dari antusiasme suporter, kata Budnik, sepak bola Indonesia dianggap seperti agama. Perspektif tersebut sudah muncul sejak lama dan diakui oleh dunia.

Yevhen Budnik membandingkan tim papan tengah di Liga 1 juga tak menyurutkan atmosfer suporter untuk bersuara lantang dari sisi tribun stadion.

"Saya pikir tim-tim papan tengah di Indonesia mirip dengan tim-tim UPL papan bawah kita," kata dia.

"Di suatu tempat di level tim-tim yang berada di peringkat ketujuh hingga kedelapan dan di bawahnya," sambung Budnik.

Lebih lanjut, Budnik menyoroti banyak klub Liga 1 tidak ingin kalah saing menggunakan tenaga pemain asing, termasuk dirinya guna meningkatkan kualitas timnya masing-masing.

"Ditambah lagi, ada pemain-pemain hebat dari orang-orang Brasil, dan lain-lain. Jadi, ada pemain-pemain sepak bola, dan levelnya bagus," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkini, mantan pemain asing Persita Tangerang itu sibuk berkarier di klub asal Siprus, ENY Digenis Ypsona.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Rezeki Weton 10 April 2026: Minggu Wage Siap-siap Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Pekerjaan Ini

Prediksi Rezeki Weton 10 April 2026: Minggu Wage Siap-siap Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Pekerjaan Ini

Berikut ramalan mengenai aliran rezeki untuk lima weton terpilih pada tanggal 10 April 2026 yang dalam kalender Jawa jatuh pada hari Jumat dengan pasaran Pon.
Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Akibat Tak Diberi Uang untuk Judi Slot

Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Akibat Tak Diberi Uang untuk Judi Slot

Satreskrim Polres Lahat akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan mutilasi di Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. 
Ramalan Nasib Weton Tanggal 10 April 2026: Jumat Pon Hari Ini Adalah Waktu Pembuktian Diri

Ramalan Nasib Weton Tanggal 10 April 2026: Jumat Pon Hari Ini Adalah Waktu Pembuktian Diri

Bagaimanakah garis nasib pemilik weton bersinggungan dengan energi ini? Berikut ramalan nasib lima weton terpilih untuk tanggal 10 April 2026.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Alwi Farhan yang akan melawan tunggal putra unggulan asal Jepang.
Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak ada angin tak ada hujan, media Thailand tiba-tiba membongkar kabar mengejutkan terkait Timnas Indonesia. Luke Vickery disebut sedang proses naturalisasi.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT