News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiru Metode Dakwah Nabi, Muhammadiyah Tetap Dukung Pemerintah Tanpa Kurangi Daya Kritis Bangsa

Muhammadiyah mendukung pemerintah serta siapapun yang memimpin pemerintahan namun tetap tidak mengurangi daya fikir yang kritis
Minggu, 27 April 2025 - 05:16 WIB
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir
Sumber :
  • ANTARA

Semarang, tvOnenews.com - Sebagai organisasi masyarakat salah satu yang terbesar, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir menegaskan Muhammadiyah mendukung pemerintah serta siapapun yang memimpin pemerintahan namun tetap tidak mengurangi daya fikir yang kritis sesuai kondisi kebangsaan.

"Sebagai organisasi persyarikatan, Muhammadiyah memahami bahwa kekuasaan maupun politik di Indonesia, tidak bisa terlepas dari Muhammadiyah," kata Tafsir saat Silaturahim  dan Halal Bihalal Kader Muhammadiyah Jawa Tengah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar di Karanganyar, Jateng, Sabtu sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, lanjut dia, Nabi Muhammad SAW juga mematuhi kebijakan pemerintah yang berkuasa di Mekkah yang melarang beliau berhaji di tahun ke-6 Hijriyah. "Nabi memilih jalan untuk mencari dukungan politis, berkonsolidasi dengan berbagai pihak di Madinah, tempat beliau hijrah," ujar Tafsir.

Nabi Muhammad SAW membutuhkan waktu dua tahun mengumpulkan dukungan hingga di tahun ke-8 Hijriyah, dengan jumlah pendukung yang jauh lebih banyak dibanding penguasa Mekkah saat itu.

"Beliau membawa rombongan yang jumlahnya jauh lebih banyak dari penguasa Mekkah saat itu, dan akhirnya Nabi Muhammad SAW dapat menunaikan ibadah haji yang pertama dan terakhir," kata Tafsir.

Tafsir juga menyadari bahwa kader Muhammadiyah tersebar di berbagai sektor dan lini kehidupan sehingga ajang silaturahmi yang digelar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Jateng itu dapat menjadi salah satu langkah untuk konsolidasi.

"Konsolidasi untuk kegiatan keumatan dan syiar Muhammadiyah khususnya di Jawa Tengah," katanya menegaskan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq yang juga aktif di Muhammadiyah mengakui bahwa banyak kader Muhammadiyah berkiprah di berbagai lembaga strategis namun belum teridentifikasi dengan baik.

"Mereka dapat bersinergi, untuk memberikan manfaat demi kepentingan dakwah yang lebih luas," kata Fajar Riza Ul Haq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil dari dakwah-dakwah tersebut nantinya, ujar dia, akan dikembalikan ke masyarakat luas, bukan hanya Muhammadiyah.

Sekretaris LHKP Muhammadiyah Jateng Wahidin Hasan mengatakan, setidaknya terdapat 9 kepala daerah di Jateng yang juga merupakan kader Muhammadiyah. Di tingkat DPR RI, ungkap dia, ada 15 anggota yang juga kader Muhammadiyah Jateng.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT