GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Mantan Pemain Asing Persija ini Ternyata Mualaf di Indonesia, yang Satu Nyaris Gagal Peluk Agama Islam Gegara Malu...

Tiga pemain asing ini pernah menjadi bagian dari skuad Persija Jakarta. Di balik kepiawaiannya di Macan Kemayoran, mereka memutuskan mualaf saat di Indonesia.
Senin, 28 April 2025 - 18:23 WIB
Penyerang naturalisasi yang tidak pernah perkuat Timnas Indonesia, Silvio Escobar saat tekan kontrak di Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

tvOnenews.com - Tiga pemain asing ini pernah memperkuat Persija Jakarta pada eranya masing-masing. Mereka juga memiliki kisah perjalanan mualaf di Indonesia.

Sebagai klub legenda di Indonesia, Persija Jakarta pernah memiliki tiga pemain asing yang ternyata statusnya menjadi mualaf setelah bercokol di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, siapa saja tiga mantan pemain asing yang pernah membela Persija Jakarta menemukan titik cahayanya terhadap agama Islam, sehingga mantap mualaf saat berlaga di Liga Indonesia?

Berdasarkan dari berbagai sumber, tiga mantan pemain asing tersebut di antaranya, Antonio Claudio, Abanda Herman, dan Silvio Escobar.

Dari tiga pemain tersebut, sempat ada yang pernah hampir gagal saat ingin memeluk agama Islam, kira-kira siapa? Simak di bawah ini!

1. Antonio Claudio

Legenda asing Persija Jakarta, Antonio Claudio
Legenda asing Persija Jakarta, Antonio Claudio
Sumber :
  • YouTube/Persija Jakarta

 

Antonio Claudio de Jesus Oliviera merupakan legenda Persija Jakarta kelahiran asal Brasil pada 16 April 1973. Kini ia telah menginjak usia 52 tahun.

Coach Toyo sapaan akrabnya pernah bersinar bersama Persija Jakarta. Ia pernah mempersembahkan trofi setelah membawa gelar juara Liga Indonesia musim 2000-2001.

Tak hanya sebagai pemain, Coach Toyo juga merasa bangga bisa membawa Macan Kemayoran kembali meraih gelar juara pada Liga 1 2018.

"Di tahun 2018 kembali setelah 17 tahun enggak pernah juara. Tahun 2018 bawa juara sebagai asisten pelatih tentu sangat senang dan bangga," ujar Antonio Claudio dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube resmi Persija Jakarta, Senin (28/4/2025).

Di tengah kepiawaiannya berkutat di Liga Indonesia sudah lebih dari 20 tahun, Coach Toyo memiliki kisah mualaf saat menjadi pemain dan berkiprah di salah satu klub asal Padang.

Coach Toyo menemukan hidayah Islam sejak mendapat sodoran kontrak di PSP Padang usai berlibur ke Brasil.

"Saya pun menerimanya karena PSP menargetkan lolos ke Divisi Utama (Liga 1) musim berikutnya," kata dia.

Pada 2000 silam, Coach Toyo akhirnya memutuskan mualaf dengan alasan karena hatinya tergerak sendiri untuk memeluk agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya jadi mualaf atas keinginan sendiri," tuturnya.

Keinginan ingin memeluk agama Islam semakin bertumbuh sejak dituntun oleh almarhum Pak Zamzami selaku manajer PSP Padang saat itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT