GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lakukan Kesalahan Saat Shalat? UAH: Inilah Cara Sujud Sahwi yang Diajarkan Rasulullah SAW

Ketika melakukan kesalahan saat shalat maka lakukanlah sujud sahwi. Lalu bagaimana cara yang sesuai sunnah? Berikut penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Rabu, 30 April 2025 - 14:49 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pinterest

Namun kata Ustaz Adi Hidayat, para Ulama sebenarnya tidak persoalkan kapan dilakukan.

“Maka berdasarkan itu, maka Anda bisa memilih apakah Anda kerjakan sebelum salam atau setelah salam,” jelas UAH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi silakan sebelum atau setelah salam (lakukan Sujud Sahwi),” sambung UAH. 

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan poinnya adalah Sujud Sahwi dilakukan sebanyak dua kali.

“Poinnya adalah Sujud Sahwi umumnya dilakukan dua kali,” jelas UAH.

“Satu dikerjakan dia bangkit lalu dia sujud lagi dia bangkit lagi lalu dia salam,” sambung UAH.

Maka misal seorang Muslim mau mengerjakan Sujud Sahwi sebelum salam, maka harus duduk tahiyat akhir hingga doa empat pelindungan.

Setelah itu jangan salam dulu, namun lakukan Sujud Sahwi terlebih dahulu.

“Baca tahiyat lalu doa 4 pelindungan, Allahu akbar lalu sujud baca bacaan sujud sahwi lalu bangkit, lalu sujud lagi, lalu duduk Anda salam,” jelas UAH.

“Setelah Sujud Sahwi, Anda tidak perlu mengulang bacaan tahiyat yang semula sudah Anda baca,” sambung UAH.

Bacaan Sujud Sahwi

Berikut bacaannya, lengkap Arab, Latin dan Arti dari Sujud Sahwi.

 سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Bacaan Latin: subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw

Artinya, "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa”

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan dasar dari bacaan Sujud Sahwi adalah karena Allah tidak pernah lupa.

“Maha suci Allah Zat yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa, hal ini karena kadang manusia ada lupa dan rasa kantuk ketika ibadah,” jelas UAH.

Bagaimana jika Sujud Sahwi Dilakukan Hanya Satu Kali? Sah atau Tidak?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, jika saat itu seorang Muslim  belum mengetahui bahwa Sujud Sahwi harus dua kali maka tidak apa-apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Toyib. Jika selama ini lakukan hanya 1 kali Sujud Sahwi itu sah karena tidak tahu,” tandas UAH.

Namun kata Ustaz Adi Hidayat hukumnya akan berbeda jika sudah tahu hukumnya tapi saat melakukannya hanya ingin satu kali saja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT