GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khutbah Jumat Awal Mei 2025: Jangan Jadi Orang yang Merugi di Awal Zulkaidah, Renungan Pasca Syawal

Peringatan jangan masuk golongan merugi di antara akhir Syawal dan awal Zulkaidah menjadi materi teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 2 Mei 2025.
Kamis, 1 Mei 2025 - 23:29 WIB
Suasana Masjid Istiqlal di malam hari
Sumber :
  • ANTARA/HO-Aspri/am

tvOnenews.com - Peringatan agar tidak merugi di antara awal Zulkaidah dan akhir Syawal akan menjadi materi ceramah shalat Jumat melalui teks khutbah Jumat.

Dalam teks khutbah Jumat ini, khatib bisa mengimbau para jemaah shalat Jumat dan khususnya umat Islam di sekitar masjid agar tidak merugi di awal Zulkaidah dan akhir Syawal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, banyak orang yang kembali bermaksiat pasca Ramadhan, sehingga melalui teks khutbah Jumat singkat ini, sebagai bentuk renungan bersama agar tidak merugi di Bulan Zulkaidah 1446 H.

Materi teks khutbah Jumat singkat bertajuk "Jangan Jadi Orang yang Merugi di Awal Zulkaidah, Renungan Pasca Syawal" bisa menjadi bahan ceramah khatib dalam pelaksanaan shalat Jumat, 2 Mei 2025.

Oleh karena itu, tvOnenews.com akan merekomendasikan tentang istiqomah agar tidak masuk golongan merugi setelah Syawal berlalu.

Teks Khutbah Jumat Singkat: Jangan Jadi Orang yang Merugi di Awal Zulkaidah, Renungan Pasca Syawal

Ilustrasi jemaah menyimak naskah khutbah Jumat dari khatib
Ilustrasi jemaah menyimak naskah khutbah Jumat dari khatib
Sumber :
  • iStockPhoto

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Kaum muslimin rahimahumullah

Marilah senantiasa mengucapkan rasa syukur tercurahkan atas kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sholawat serta salam untuk Baginda Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan umat Islam yang istiqomah menyampaikan kebenaran kepada seluruh umat manusia.

Jemaah Jumat yang dirahmati Allah

Kita telah melewati bulan Syawal dan kini memasuki Zulkaidah, salah satu bulan haram yang dimuliakan.Inilah waktu yang tepat untuk muhasabah, merenungkan sejauh mana kita istiqamah pasca Ramadhan dan Syawal pada periode tahun 1446 Hijriah.

Pertama, khatib akan terus mengingatkan bahwa, tantangan besar bagi umat Muslim menjadikan Syawal sebagai bulan peningkatan yang terlupakan.

Bulan Syawal sejatinya adalah momen peningkatan iman dan amal setelah ditempa selama Ramadhan. Kata "Syawal" berasal dari kata "syala" yang berarti "meningkat". Maka dari itu, semestinya kita juga meningkatkan keimanan setelah Ramadhan berlalu.

Namun faktanya, banyak di antara kaum Muslimin yang justru melemahkan amal ibadah setelah Idul Fitri pergi.

Mereka masih meninggalkan puasa sunnah enam hari di Syawal yang sangat dianjurkan, sebagaimana dalam salah satu Hadis Riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim, no. 1164)

Dalam tafsir hadis riwayat tersebut, maka memunculkan indikator yang terngiang-ngiang apakah Ramadan benar-benar membekas atau hanya menjadi ritual tahunan semata?

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah

Khatib mengingatkan bahwa awal Zulkaidah waktu terbaik saatnya memperkuat keistiqamahan.

Kita kini memasuki bulan Zulkaidah, salah satu dari empat bulan haram. Apakah kalian masih mengingat kalau Allah melarang segala bentuk kezaliman dan menganjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Seputar keistimewaan dan peringatan dalam bulan haram telah diabadikan dalam Surat At-Taubah Ayat 36, Allah SWT berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah, 9:36).

Artinya, Zulkaidah menjadi jembatan menuju Dzulhijjah dan bulan-bulan ibadah besar. Untuk itu, Zulkaidah merupakan waktu yang ideal untuk memperkuat istiqamah melanjutkan semangat Ramadhan, bukan mematikan semangat itu.

Ibadallah,

Lantas, apa saja ciri-ciri orang yang merugi di awal Zulkaidah? Jemaah sekalian, jangan jadi orang yang merugi. Beberapa di antara mereka yang masuk golongan merugi, antara lain:

1. Merasa cukup dengan amal Ramadan dan berhenti setelahnya.

2. Melalaikan amal sunnah, seperti puasa Syawal, membaca Al-Quran, atau qiyamul lail.

3. Kembali terjerumus dalam kemaksiatan, bahkan lebih parah daripada sebelum Ramadhan.

Sebagaimana dalam dalil Al-Quran melalui redaksi Surat Al-Ashr Ayat 1-3 terkait peringatan dampak menjadi orang merugi, Allah SWT berfirman:

وَالْعَصْرِۙ, اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ, اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ

Artinya: "Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran." (QS. Al-Ashr, 103:1-3).

Kerugian itu nyata, bukan sekadar kehilangan harta, namun juga akan berdampak bisa kehilangan keberkahan waktu, iman, dan peluang meraih surga.

Hadirin shalat Jumat yang dilimpahkan rezeki oleh Allah

Demikian khatib sedikit memaparkan khutbah singkat dalam sesi pertama ini. Marilah kita menjadikan Zulkaidah sebagai titik balik untuk menjaga dan melanjutkan semangat kebaikan.

Tetaplah dalam jalan istiqamah, sekecil apa pun amal itu. Sebab, amal yang konsisten lebih dicintai Allah daripada yang besar tapi putus-putus.

Semoga Allah menerima amal kita, menjaga keistiqamahan kita, dan menjauhkan kita dari sifat lalai dan merugi. Zulkaidah adalah kesempatan emas dan tolong jangan disia-siakan.

لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag, buku Nailul Authar oleh Asy-Syaukani, kitab Tuhfatul Ahwadzi oleh Imam Muhammad Al-Mubarakfuri, NU Online.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. 
Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Kontroversi masih membayangi kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia di San Siro.
John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa bernapas lega menjelang laga debutnya. Sebab, stok bek kiri akan aman untuk bulan Maret mendatang.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan DJ dan penari WNA di Kuningan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Keduanya terancam deportasi dan penangkalan.
Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Menurutnya jika MBG dipahami hanya sebagai belanja rutin pemerintah, maka MBG akan diperlakukan sebagai beban fiskal. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT