News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Idul Adha 2025: Kurban sebagai Ibadah Wujudkan Simbol Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Berikut materi naskah khutbah Idul Adha 2025 untuk kebutuhan waktu kultum shalat Id dengan tema esensi kurban sebagai ibadah ketakwaan dan kepedulian sosial.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:06 WIB
Ilustrasi berbagi daging hewan kurban
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Ibadah kurban sebagai bukti kecintaan umat Islam menanamkan ketakwaan dan kepeduliaan sosial akan menjadi materi pembahasan paling menarik dalam naskah khutbah Idul Adha.

Materi naskah khutbah Idul Adha ini menjadi tema utama yang akan dibahas. Hal ini mengingat umat Islam tengah dipersiapkan menyambut Hari Raya Idul Adha 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila mengacu pada ketetapan kalender Hijriah 2025 dari Kementeri Agama (Kemenag), Hari Raya Idul Adha 2025 akan berlangsung pada 10 Dzulhijjah 1446 H.

Lantas, kapan tanggal 10 Dzulhijjah 1446 H? Dalam kalender Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Hal ini berdasarkan hasil sidang isbat penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah yang merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004.

Meski demikian, pemerintah melalui Kemenag RI akan melakukan sidang isbat pada akhir Mei 2025 untuk mengetahui penetapan resmi kapan awal Dzulhijjah 1446 H.

Maka dari itu, tvOnenews.com ingin membagikan bahan bagi khatib yang ditugaskan mengisi waktu kultum dalam sesi pelaksanaan shalat Id dengan tajuk "Kurban sebagai Ibadah Wujudkan Simbol Ketakwaan dan Kepedulian Sosial".

Naskah Khutbah Idul Adha Tema Kurban sebagai Ibadah Wujudkan Simbol Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Ilustrasi mendengar khutbah Idul Adha
Ilustrasi mendengar khutbah Idul Adha
Sumber :
  • iStockPhoto

 

اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ.
اْلحَمْدُ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنسْتغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ. وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أنْ لاَ إلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ هَذَا الرَّسُوْلِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَمَّا بَعْدُ:

فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Hadirin shalat Id yang dimuliakan Allah

Allahu Akbar, Allahu Akbar (9x) walillaahil-hamd.

Marilah kita memuji dan mengucap syukur atas kehadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, sehingga kita masih dipertemukan kembali bisa merasakan kenikmatan hari yang agung dan penuh berkah hari ini. 

Sholawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Beliau menjadi suri teladan utama bagi kita untuk selalu menjaga ketaatan kepada Allah SWT.

Jemaah sekalian yang hadir dan dianugerahi Allah

Pada hari ini, kita memperingati peristiwa besar dalam sejarah ketauhidan yang sudah tidak asing bagi kita dan kisahnya terus berulang-ulang menunjukkan tentang pengorbanan agung Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.

Dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menunjukkan sebuah pengorbanan yang melampaui logika, namun dibingkai dalam keimanan yang kokoh dan ketundukan mutlak kepada Allah SWT.

Pertama, saya yang bertugas khatib pada kesempatan hari ini izin menjelaskan sedikit tentang hakikat ibadah kurban.

Ibadah kurban dalam syariat Islam adalah penyembelihan hewan ternak dan selalu terjadi di setiap Hari Raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik, yakni dari tanggal 11-13 Dzulhijjah.

Ibadah ini bukan sekedar tentang penyembelihan hewan kurban saja, namun jugasebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT (taqarrub ilallah).

Dalam Surat Al-Kautsar Ayat 2 memberikan isyarat setiap umat Muslim setidaknya harus berkurban, Allah SWT berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Artinya: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 2).

Kurban juga memberikan arti tentang penyembelihan yang meliputi ego, nafsu di dunia, bahkan rasa memiliki terhadap yang kita cintai untuk istiqomah menjalankan perintah dari Allah SWT.

Jemaah shalat Id yang dibanggakan Allah

Sesungguhnya esensi yang begitu berarti adalah ketakwaan sebagai inti dan nilai dari ibadah kurban.

Salah satu pelajaran paling penting dari ibadah kurban adalah nilai ketakwaan. Surat Al-Hajj Ayat 37 menjadi dalil Al-Quran mengenai inti dari ibadah tersebut, Allah SWT berfirman:

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya: "Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin." (QS. Al-Hajj, 22:37).

Maka dari itu, tafsir ayat 37 dari Surat Al-Hajj menegaskan bahwa, yang Allah nilai bukanlah besar atau kecilnya hewan kurban, melainkan niat yang tulus dan pengorbanan dari hati.

Kurban adalah ibadah yang menguji sejauh mana kita ikhlas dalam menyerahkan sebagian dari harta dan rasa cinta kita demi Allah SWT.

Ibadallah,

Salah satu bagian manisfestasi kepeduliaan sosial terletak pada kurban. Hal ini membuktikan kurban lebih dari sekadar ibadah individual, namun juga menjadi sarana kepedulian sosial.

Daging kurban dibagikan kepada kaum fakir, miskin, dan kerabat menjadikan Hari Raya Idul Adha pada tahun 2025 ini sebagai waktu terbaik menciptakan kebahagiaan bersama.

Kurban membangun semangat berbagi, mengurangi kesenjangan, dan menumbuhkan solidaritas sosial.

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, semangat kurban menjadi bentuk nyata empati dan kasih sayang antar sesama umat Islam.

Jika mengacu pada Hadis Riwayat Imam At-Tirmidzi Nomor 1493, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban." (HR. Tirmidzi).

Saudaraku yang hadir di shalat Id pada hari ini. Khutbah ini menekankan marilah kita membuat momentum Idul Adha 1446 H sebagai waktu untuk memperbarui niat dan tekad dalam meningkatkan ketakwaan serta memperluas kepedulian sosial.

Pelaksanaan kurban bukan sekadar sebagai tradisi tahunan, melainkan sebagai bentuk ibadah dan penguatan ukhuwah islamiyah.

Semoga Allah SWT menuntun kita agar masuk dalam golongan hamba-hamba yang bertakwa dan peduli kepada sesama khususnya umat Islam yang mengalami kesusahan, hingga kita berada dalam ridha-Nya.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ. إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, Rumaysho, Buku Fiqhul Islami wa Adillatuhu karya Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT