News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Idul Adha 1446 H: Meriah tapi Keliru, Begini Menyambut Idul Adha Sesuai Anjuran

Kekeliruan dalam menyemarakkan euforia Hari Raya Idul Adha sering terjadi sebagai pembahasan menarik dalam materi naskah khutbah Idul Adha 2025 M/1446 Hijriah.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 23:36 WIB
Ilustrasi shalat Id saat Hari Raya Idul Adha
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Kekeliruan dalam memeriahkan Hari Raya Idul Adha sering terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Maka, naskah khutbah Idul Adha 2025 akan membahas tentang hal ini.

Naskah khutbah Idul Adha memberikan pesan tersirat sekaligus menjadi ilmu pengetahuan yang mengambil tema tentang Hari Raya Idul Adha dan ibadah kurban sebagai pembahasan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam menyemarakkan euforia Hari Raya Idul Adha, ada beberapa hal menjadi perhatian agar hari mulia ini tetap bernilai ibadah akan disampaikan khatib lewat penyampaian naskah khutbah Idul Adha.

Alih-alih kebutuhan materi naskah khutbah Idul Adha ini mengingat Hari Raya Idul Adha semakin dekat, apabila merujuk pada ketetapan kalender Hijriah dari ketentuan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Merujuk dari SKB 3 Menteri, Hari Raya Idul Adha 2025 M/1446 H diprediksikan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Sementara, materi naskah khutbah Idul Adha 1446 H ini berjudul "Meriah tapi Keliru, Begini Menyambut Idul Adha Sesuai Anjuran".

Naskah Khutbah Idul Adha Tema Meriah tapi Keliru, Begini Menyambut Idul Adha Sesuai Anjuran

Ilustrasi jemaah shalat Id mendengar khutbah Idul Adha
Ilustrasi jemaah shalat Id mendengar khutbah Idul Adha
Sumber :
  • iStockPhoto

 

اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ.
اْلحَمْدُ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنسْتغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ. وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أنْ لاَ إلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ هَذَا الرَّسُوْلِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَمَّا بَعْدُ:

فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Sidang jemaah shalat Id rahimahumullah

Pertama-tama, marilah kita senantiasa mengucap puja dan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan ampunan kepada hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, sebagaimana bukti kecintaan Dia sehingga kita dapat berkumpul kembali dan menyemarakkan Idul Adha pada tahun 2025.

Tak lupa, saya selaku khatib tak pernah bosan mengingatkan marilah kita sholawat dan salam tercurahkan kepada Rasulullah SAW, Nabi terakhir memberikan kebenaran untuk menyelamatkan umat manusia dari zaman kebodohan.

Kaum muslimin rahimahumullah

Idul Adha sebagaimana kita ketahui sebagai momen hari raya yang paling agung dan mulia dalam agama Islam.

Idul Adha merupakan sebuah hari raya membuat kita bernostalgia atas kisah pengorbanan begitu luar biasa dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Sayangnya melalui kisah tersebut, semakin ke sini, semarak Idul Adha justru malah makin jauh dari esensi utamanya. Banyak di antara kita yang terjebak dalam kemeriahan yang keliru.

Maka dari itu, saya bertugas sebagai khatib berdiri di atas mimbar ini akan menerangkan makna pengorbanan yang terdalam dari esensi Idul Adha.

Idul Adha bukan sekadar hari besar yang diisi dengan potong hewan dan makan-makan, namun sejatinya memberikan simbol penguatan ketakwaan, keikhlasan, dan seberapa jauh kepatuhan kita kepada Allah SWT.

Dari Surat Al-Ma'idah Ayat 27, Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Ma’idah: 27).

Kembali pada kisah Nabi Ibrahim AS, beliau yang siap menyembelih anaknya menunjukkan bahwa, perintah Allah lebih utama dari segalanya.

Maka dari itu, ketika kita berkurban, hendaknya kita meneladani ketulusan itu, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

Keluargaku yang dilimpahkan rezeki oleh Allah

Di era media sosial, tak sedikit yang menjadikan kurban sebagai ajang pamer dan eksistensi, bukan karena cinta kepada Allah.

Foto-foto hewan kurban diberi caption berlebihan, bahkan tak jarang niatnya bergeser untuk mendapat pengakuan sosial.

Salah satu hadis riwayat mengingatkan tentang niat, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Fenomena ini bukan hanya mengurangi pahala, tetapi bisa menghapus nilai ibadah.

Shalat Idul Adha pun seringkali dilupakan atau dilakukan dengan tergesa, padahal ia termasuk syiar utama Idul Adha. Banyak pula yang lebih fokus pada pesta dan hiburan daripada takbir dan dzikir.

Kemudian, khatib mengingatkan bahwa, Islam sudah mengatur cara menyambut Idul Adha dengan sempurna, beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. Memperbanyak takbir dan dzikir mulai dari malam 10 Zulhijah hingga hari tasyrik (13 Zulhijah).

2. Melaksanakan shalat Idul Adha secara berjamaah dengan khusyuk.

3. Berkurban dengan hewan terbaik, bukan sekadar cari murah dan banyak.

4. Membagi daging kurban kepada fakir miskin dengan penuh kasih, bukan untuk konsumsi pribadi semata.

Beberapa poin ini mengingatkan terjemahan dalam Surat Al-Hajj Ayat 37 yang lebih menekankan pada ketakwaan sebagai jalur agar daging kurban diterima dan dimanfaatkan oleh orang yang berhak menerimanya.

Dengan mengikuti tuntunan ini, kita menjaga kemurnian Idul Adha dari praktik-praktik yang merusak nilainya.

Sidang shalat Id yang dibanggakan Allah

Mari kita tidak boleh terjebak dalam kekeliruan semarak Idul Adha dan menjadikan hari raya ini sebagai refleksi ketakwaan dan kesungguhan ibadah.

Bukan sekadar ritual tahunan, tapi momen peningkatan iman. Jauhi riya, hilangkan pamrih dunia, dan ikhlaskan semua hanya karena Allah.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ. إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, Majelis Tarjih Muhammadiyah, Kemenag RI, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Komitmen menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah diakses, dan berkualitas bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Je
Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa menepis rumor yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.
Hutan Lindung Gunung Soputan Terbakar, Kebakaran Mencapai Luas Hingga 300 Hektare

Hutan Lindung Gunung Soputan Terbakar, Kebakaran Mencapai Luas Hingga 300 Hektare

Kebakaran yang melanda hutan lindung Gunung Soputan meluas mencapai 300 hektare.
Soal RUU Perampasan Aset, Sahroni Usul Pengelolaan Aset di KPK dan Kejagung Digabung

Soal RUU Perampasan Aset, Sahroni Usul Pengelolaan Aset di KPK dan Kejagung Digabung

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyebut ada usulan agar dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dibentuk lembaga baru.
Usai Diperiksa, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

Usai Diperiksa, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan digitalisasi SPBU Pertamina tahun 2018-2023.
Pelaku Perusak Pipa Minyak Pertamina di Jambi Berhasil Diidentifikasi

Pelaku Perusak Pipa Minyak Pertamina di Jambi Berhasil Diidentifikasi

Pelaku perusak pipa utama atau illegal tapping dengan cara melubangi untuk mencuri minyak milik Pertamina di jalan Surya Darma Km 9 atau tepatnya di tepi jalan lintas Sumatra, berhasil diidentifikasi.

Trending

Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3  ​​​​​​​

Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3 ​​​​​​​

Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari menyita perhatian Coach Justin. John Herdman harus
Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Beredar foto pasangan pengantin yang diklaim sebagai pemeran video viral “Yang Wes Yang” Banyuwangi ramai beredar. Benarkah mereka telah menikah?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 5 Agustus 2026: Rezeki, karier dan peluang baru datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 5 Agustus 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan men...
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT