News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Nasib yang Patungan kalau Hewan Kurban Jadi Kendaraan di Akhirat? Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat Ternyata...

Terkait pandangan hewan kurban akan menjadi kendaraan lewati jembatan shiratal mustaqim saat menuju akhirat, Ustaz Adi Hidayat mengupas dari pemahaman hadis.
Senin, 19 Mei 2025 - 22:34 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Sebuah pandangan dalam esensi ibadah kurban menjadi perbincangan adalah hewan kurban yang disembelih dihubungkan sebagai kendaraan di akhirat.

Pandangan hewan kurban akan menjadi kendaraan di akhirat kelak disebut makna spiritual dalam ibadah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perspektif hewan sembelihan dalam ibadah kurban dijadikan kendaraan di akhirat sudah dipaparkan dalam sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW.

Dalam redaksinya, hewan kurban yang ditunggangi oleh pemiliknya akan membantu lewati jembatan shiratal mustaqim.

Terkait perbincangan ini, bagaimana nasib yang patungan berkurban satu ekor hewan sapi maksimal sebanyak 7 orang?

Ilustrasi tukang sembelih mengeksekusi hewan kurban
Ilustrasi tukang sembelih mengeksekusi hewan kurban
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dinukil tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Senin (19/5/2025), Ustaz Adi Hidayat mengupas tuntas hewan kurban sapi yang akan membawa shohibul qurban di akhirat.

Usut punya usut persoalan hadis riwayat dalam pandangan ini, Ustaz Adi Hidayat menegaskan dirinya juga dengar hal ini, karena disebut salah satu keutamaan dari ibadah kurban.

"Betul, saya juga dengar bahkan baca juga referensi khususnya riwayat disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Dalam kitab Al-Firdaus karya Imam Ad-Dailami, Ustaz Adi Hidayat mengutip hadis riwayat hewan kurban sebagai kendaraan dari Abu Hurairah RA, berbunyi:

"Gemukkanlah, baguskanlah hewan sembelihan kalian karena sesungguhnya hewan kurban yang dibaguskan itu nanti akan datang di hari kiamat menjadi kendaraan kalian melewati jembatan yang menentukan antara rahmat atau azab, surga atau neraka."

Selain itu, ada juga referensi mengenai hadis riwayat dalam persoalan salah satu kendaraan di akhirat dari hewan kurban itu sendiri.

Terkait hadis riwayat dari Abu Hurairah RA, menurut dia, para ulama dan pakar di bidang hadis menegaskan kalau sanad dari redaksi tersebut lemah.

"Bahkan sebagian di antaranya tidak memiliki asal, sehingga disebut hadis-hadis yang bermasalah," imbuhnya.

Atas jawaban tersebut, hadis riwayat tentang esensi keutamaan dari melaksanakan ibadah kurban namun dikerjakan secara berlebihan juga bersifat lemah.

"Itu tidak ditemukan kekuatannya, atau dipandang lemah dalam persoalan terkait dengan keutamaan penyembelihan hewan kurban," bebernya.

Lebih lanjut pada persoalan hewan kurban, kata dia, para ulama memiliki berbagai tanggapan tentang kendaraan untuk melewati shiratal mustaqim nanti.

"Yang menyebutkan bahwa boleh jadi perkataan-perkataan ini sesungguhnya bukan ingin menunjukkan aslinya. Ini menjadi kendaraan, tapi berupa majas atau kiasan karena ungkapan dalam bahasa Arab itu sering bisa bermakna kiasan," jelasnya.

UAH sapaan populernya berspekulasi terkait makna tujuan tentang penjelasan hewan kurban dianggap berbentuk pahala, bukan diartikan kendaraan.

"Maksudnya, hewan-hewan ini jika memang kita bisa mencari yang paling bagus, mencari yang paling baik, maka dimungkinkan pahalanya semakin bagus, semakin banyak. Dengan banyaknya pahala ini, ini yang memudahkan kita melewati sirat karena timbangannya semakin besar, semakin banyak," paparnya.

Soal nasib shohibul qurban, Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengambil gambaran dari kisah anak Nabi Adam AS.

Dalam kisah itu, pahala kurban anak Nabi Adam AS diterima, sedangkan bagi yang memilih dari hasil kurang bermanfaat akan tertolak.

Lagipula, esensi berkurban adalah mencapai ketakwaan, bukan membicarakan daging hewan yang dihasilkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan dari penjelasan Ustaz Adi Hidayat, kendaraan yang dimaksud adalah pahala dan seekor sapi tidak akan menunggangi tujuh orang di akhirat kelak.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT