GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Mau Raih Pahala Seluas Samudera, Ustaz Adi Hidayat Sarankan Lakukan Amalan ini untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Dunia

Ustaz Adi Hidayat mengatakan cara terbaik bagi anak shaleh tetap memberikan pahalar mengalir deras kepada orang tua yang meninggal dunia, cukup kerjakan amalan ini saja. Kira-kira apa?
Senin, 2 Juni 2025 - 22:08 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Berikut amalan mendatangkan pahala yang mengalir deras bagi seorang anak untuk orang tua yang meninggal dunia dari Ustaz Adi Hidayat.

Melalui amalan ini, Ustaz Adi Hidayat menjamin orang tua yang telah meninggal dunia tetap diguyur pahalar besar berkat anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat menambahkan, pahala yang datang untuk orang tua sebagai bentuk bakti bagi seorang anak.

Lantas, amalan apa yang dimaksud bisa memberi pahala besar untuk orang tua telah wafat?

Ilustrasi Berdoa
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Pixabay

 

Disadur tvOnenews.com dari channel YouTube Adi Hidayat Official, Senin (2/6/2025), Ustaz Adi Hidayat mengatakan pahala mengalir dengan amalan satu ini.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan cara ini sebagai langkah agar pahala tetap mengguyur bertubi-tubi meskipun mereka telah meninggal dunia.

Padahal, amalan tersebut tidak pernah dikerjakan, tetapi pahala tetap datang atas izin dari Allah SWT.

"Menarik walaupun dia enggak mengerjakan amalannya, pahalanya tetap mengalir sampai babak kehidupan akhir, hari perhitungan pahala (hisab)," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Keutamaan inilah, menurut Ustaz Adi Hidayat, salah satu yang didambakan oleh semua orang.

Sejatinya, semua orang menginginkan pahala untuk pembekalan di akhirat kelak, seperti pahala mengalir deras walaupun telah wafat.

"Terus aja mengalir ini pahalanya, MasyaAllah walaupun orangnya sudah meninggal," tuturnya.

Pendakwah karismatik dari Muhammadiyah ini mengatakan caranya sangat mudah, yakni hanya menerapkan dua hal ini.

Keduanya merupakan sumber mengundang pahala yang bersifat sederhana, tetapi menurut dia sangat berat dilakukan.

"Sumber pertama adalah kebiasaan amal shaleh yang dikerjakan sebelum dia wafat," jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat memberikan contoh amal shaleh yang sederhana, misalnya dengan sedekah yang dapat berorientasi pada pembangunan masjid.

Seorang anak bisa sedekah atas nama orang tua, karena fungsi masjid sifatnya berkepanjangan.

Masjid akan selalu ramai diperuntukkan tempat shalat, membaca Al-quran, dan bentuk ibadah lainnya seperti mengisi berbagai amalan dzikir, doa, dan lain-lain.

Maka dari itu, ada pahala mengalir deras yang terkandung di dalamnya karena masjid tersebut buat untuk kegiatan mengarah kebaikan.

Tak hanya berbentuk harta, Ustaz Adi Hidayat menegaskan sedekah dalam hal lain yang berkontribusi pembangunan masjid, salah satunya tenaga.

Selain itu, sedekah Al-Quran atas nama orang tua, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa, ada pahala besar di dalamnya.

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat mengarahkan agar amalan ilmu yang pernah diajarkan orang tua juga menjadi aspek penting memberikan pahala kepada orang tua telah wafat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjamin cara tersebut akan menuntun seorang anak menjadi shaleh yang berbakti, meskipun telah ditinggal oleh orang tuanya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.
Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT