GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Ziarah Kubur di Waktu Ini, Kata Ustaz Maulana Walaupun Tidak Ada Haris Khusus, tapi...

Bolehkah ziarah kubur saat menjelang puasa atau saat Idul Fitri? Kata Ustaz Maulana...
Senin, 6 Oktober 2025 - 23:46 WIB
Ustaz Maulana | Ilustrasi pemakaman secara Islam
Sumber :
  • Instagram/m_nur_maulana dan Pexels/Hurrah suhail

tvOnenews.com - Masyarakat muslim di Indonesia memiliki beberapa tradisi saat ada kerabat yang meninggal dunia.

Salah satunya adalah mengadakan tahlilan, yaitu pembacaan doa dan ayat Al-Qur'an yang bertujuan untuk mendoakan almarhum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahlilan ini umumnya dilaksanakan pada hari-hari tertentu, seperti hari meninggal, hari ke-3, ke-7, 1 bulan, hingga 1 tahun setelahnya.

Ilustrasi pemakaman secara Islam
Ilustrasi pemakaman secara Islam
Sumber :
  • Pexels/Hurrah suhail

 

Selain tahlilan, ziarah kubur juga merupakan rutinitas, terutama menjelang hari besar seperti Ramadan dan Idul Fitri.

Namun, dalam sebuah ceramah, Ustaz Maulana pernah menyampaikan pandangan mengenai waktu pelaksanaan ziarah.

Ustaz yang dikenal dengan jargon "jamaah oh jamaah" itu menjelaskan, bahwa tidak ada hari khusus yang ditetapkan untuk berziarah kubur, apalagi jika ziarah tersebut ditujukan ke makam orang tua.

Sebab, ziarah kubur merupakan kecintaan seseorang terhadap orang yang sudah meninggal tadi, misalnya, orangtua. Hal itu juga akan menjadi kesenangan tersendiri bagi jenazah yang sudah telah dikubur tadi.

"Ziarah kubur adalah bentuk kecintaan sebagaimana kita mendatangi beliau dikala hidup, maka dia pun senang ketika kita datang dikala sudah berpulang ke rahmatullah itu kesenangannya," ujar Ustaz Maulana, dilansir video di kanal YouTube TRANS TV Official, Sabtu (23/11/2024).

Ilustrasi ziarah kubur
Ilustrasi ziarah kubur
Sumber :
  • Pexels/ Meruyert Gonullu

 

Meski begitu, ustaz kelahiran tahun 1974 tersebut mengatakan, bahwa hari Jumat adalah waktu terbaik untuk berziarah ke makam atau kuburan orangtua.

"Meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, bahwa barangsiapa ia berziarah sekalian makam kedua orangtuanya atau salah satu dari keduanya di hari Jumat, niscaya Allah akan mengampuninya dan dia tercatat sebagai anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya," jelasnya.

Ustaz Maulana juga menyampaikan tenggat waktu hari Jumat yang dimaksud, yakni dimulai dari Kamis sore hingga Sabtu pagi.

"Walaupun ada yang mengatakan Jumat sore sudah tidak boleh, tapi ada riwayat mengatakan sampai Sabtu pagi (masih boleh), karena hari Jumat itu kemuliaannya," ujarnya.

Ilustrasi ziarah kubur
Ilustrasi ziarah kubur
Sumber :
  • Pexels/Meruyert Gonullu dan Pexels/Mehmet Turgut Kirkgoz

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Namun, Ustaz Maulana tidak menyarankan untuk melakukan ziarah kubur saat Ramadan. Ia lebih menyarankan untuk melakukannya sebelum hari besar tersebut tiba.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT