News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Orang Tua Lupa Mengucap 'Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun' saat Anak Meninggal Dunia, Dosa atau Tidak?

Penjelasan hukum orang tua berlarut-larut menangis sampai melupakan ucap kalimat istirja "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun" ketika anak baru meninggal dunia.
Senin, 3 November 2025 - 16:02 WIB
Ilustrasi orang tua berdoa di depan kuburan anak yang meninggal dunia
Sumber :
  • iStockPhoto/CanY71

tvOnenews.com - Kehilangan anak merupakan salah satu ujian berat hingga kesedihan mendalam bagi setiap para orang tua.

Di tengah-tengah kesedihan itu, kadang-kadang ada orang tua kelupaan mengucapkan kalimat istirja yang berbunyi "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal kalimat Innalillahi dalam bagian istirja ini memberikan simbol kepasrahan terhadap takdir dan musibah yang dikasih oleh Allah SWT.

Sebagaimana dalam dalil Al-Quran dari Surat Al-Baqarah Ayat 156, Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn" (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali)." (QS. Al-Baqarah, 2:156).

Sebagai manusia, tentu kelupaan sulit terhindarkan, bahkan banyak yang sering mengalami lupa di kehidupan mereka.

Namun banyak yang bertanya-tanya, apakah tidak mengucap kalimat Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun ketika anak baru meninggal dunia bisa dosa?

Pandangan Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

 

Buya Yahya mengatakan bahwa, kelupaan atau tidak mengatakan kalimat "Innalillahi" hanyalah sunnah, tidak bersifat wajib.

"Tidak mengurangi pahala Anda. Soal masalah mengucapkan Innalillahi itu kan kesunnahan," ujar Buya Yahya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (3/11/2025).

Buya Yahya tidak mempermasalahkan apabila ada orang tua sama sekali tak terpikirkan mengucap kalimat istirja.

Menurut Buya Yahya, jika ada orang tua telah meyakini bahwa istirja baik di dalam hatinya, maka masih tetap menjaga kedekatan kepada Allah SWT.

"Biarpun Anda tidak mengucapkan, tapi keyakinan Anda sudah ada. Bahwasanya, Inna itu kita adalah lillah milik Allah akan kembali kepada Allah," jelasnya.

Kata Buya Yahya, hal itu sudah otomotasi mendapatkan pahala meski tidak ada getaran kalimat Innalillahi dari mulutnya.

Buya Yahya memahami betul kebanyakan orang tua yang lupa membaca istirja karena berlarut-larut dalam kesedihan ketika kehilangan anaknya.

Buya Yahya mengatakan, tangisan kehilangan anak atau bayi bukanlah suatu larangan dalam agama Islam.

Tangisan tersebut menjadi salah satu tanda Allah SWT memberikan sesuatu yang lebih baik lagi ke depannya.

Hukum Lupa Membaca Innalillahi Menurut Para Ulama

Para ulama menyepakati hukum kalimat Innalillahi wa inna ilaihi rajiun hanya sunnah. Tidak ada dosa dalam kondisi seseorang lupa mengucap istirja karena sedih atau terguncang.

Sebagaimana dalam hadis riwayat dari Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:

"Allah memaafkan umatku dari kesalahan, kelupaan, dan apa yang dipaksakan atas mereka." (HR. Ibnu Majah).

Keutamaan pahala besar akan hilang jika seseorang atau orang tua kelupaan tidak menggetarkan ucapan dzikir.

Sikap saat Duka Mendalam Ditinggal Anak

Merujuk dari buku Al-Adzkar An-Nawawiyyah karya Abu Zakaria Muhyiddin an-Nawawi, agama Islam mengajarkan umat Muslim lewat sejumlah amalan sebagai bentuk menenangkan diri.

Amalan-amalan yang bisa menghilangkan kesedihan mendalam, antara lain dzikir, doa, dan istighfar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kisah Nabi Ayyub dan Nabi Ya'qub, kita bisa meneladani kedua Nabi tersebut ketika berduka selalu berprasangka baik hingga melatih diri isemakin dekat kepada Allahh SWT.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT