News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ipar Adalah Maut, Suami Main Api dengan Adik Kandung Sendiri Lalu Istri Harus Bagaimana? Ustaz Bilang...

Kisah nyata seorang suami berselingkuh dengan adik kandung sendiri. Ustaz Hilman Fauzi beri pesan menohok soal ikhlas, maaf, dan batas dalam keluarga.
Selasa, 11 November 2025 - 21:30 WIB
Ilustrasi Pasangan Selingkuh
Sumber :
  • Freepik/stefamerpik

tvOnenews.com - Kasus perselingkuhan yang dialami oleh seorang wanita bernama Dea Firly, sempat viral di media sosial setelah mengungkap bahwa suaminya berselingkuh dengan adik kandungnya sendiri.

Peristiwa yang menyayat hati ini bermula ketika Dea mengetahui bahwa suaminya sudah seminggu tinggal di kosan adiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, Dea mengaku sudah berusaha menahan diri agar tidak bercerai karena masih menyimpan rasa sayang terhadap sang suami.

Namun, pihak keluarga suami justru meminta perceraian dengan alasan Dea telah mempermalukan keluarga.

Padahal, ia hanya ingin mencari keadilan dan klarifikasi atas perbuatan yang dilakukan oleh orang terdekatnya itu.

“Suami saya ada di kosan adik saya, sudah seminggu lamanya. Pertanyaan saya, gimana caranya untuk mengikhlaskan dan memaafkan adik saya? Karena sampai saat ini saya memang sudah baikan dengan adik saya, tapi hati masih mengganjal,” ujar Dea dalam tayangan kanal YouTube Ustaz Hilman Fauzi yang membahas kisah tersebut.

Menanggapi curhatan itu, Ustaz Hilman Fauzi memberikan penjelasan yang sangat menyejukkan hati, namun juga penuh makna dan introspeksi.

Menurutnya, hubungan kakak dan adik adalah hubungan yang suci dan tidak boleh ternoda oleh perbuatan yang melanggar norma dan agama.

“Adik dan kakak itu hubungan yang tak bisa dipisahkan karena ada darah yang sama dari orang tua. Maka adik harus menghormati kakaknya, dan kakak harus mencintai adiknya. Adik harus menjaga apa yang dimiliki oleh kakaknya, termasuk ketika kakaknya menikah jangan sampai mengambil dari apa yang menjadi miliknya,” tutur sang ustaz.

Lebih lanjut, Ustaz Hilman juga mengingatkan pentingnya menjaga batas aurat dan adab ketika tinggal serumah dengan anggota keluarga yang bukan mahram.

Ia menjelaskan bahwa fitnah bisa timbul dari hal-hal kecil, bahkan dari pakaian yang tak pantas di rumah sendiri.

“Kalau ada kita tinggal serumah dengan keluarga dan di situ ada yang bukan mahram, harusnya saling menjaga. Misalnya kita kakak perempuan yang punya suami dan adik perempuan tinggal bersama, maka nasihati adik agar berpakaian sopan, menutup aurat, menjaga diri. Namanya manusia, bisa tergoda dan berpaling tanpa disadari,” tambahnya.

Menurutnya, perbuatan yang dilakukan oleh adik Dea tidak hanya melukai harga diri kakak kandungnya, tetapi juga menghancurkan kehormatan keluarga dan kehidupan rumah tangga yang sudah dibangun.

Dalam pandangan Islam, perbuatan itu termasuk ke dalam perbuatan zalim yang berat dosanya.

“Perbuatan adik itu zalim. Bukan hanya merusak harga diri kakaknya, tapi juga menghancurkan kehidupan kakaknya. Ujian paling berat biasanya datang dari orang yang paling dekat,” ujar Ustaz Hilman dengan tegas.

Namun, ia juga menegaskan bahwa memilih untuk memaafkan adalah jalan terbaik bagi ketenangan hati.

Meski begitu, ia menyadari tidak mudah bagi seseorang yang dikhianati oleh dua orang terdekat sekaligus.

“Cukup memaafkan walaupun belum bisa melupakan. Jangan dipaksakan untuk ikhlas dalam sekejap, karena itu butuh proses. Biarkan hati disembuhkan perlahan oleh waktu,” pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Hilman menutup dengan nasihat bahwa setiap keluarga harus memiliki batas dan prinsip yang disepakati bersama, agar tidak ada celah bagi setan untuk menggoda atau menimbulkan fitnah di dalam rumah tangga.

Ia mengingatkan bahwa menjaga adab antaranggota keluarga adalah bentuk cinta dan tanggung jawab moral yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Densus 88 Antiteror Polri Ungkap Anak di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah Terinsipirasi Aksi Kekerasan di Luar Negeri

Densus 88 Antiteror Polri Ungkap Anak di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah Terinsipirasi Aksi Kekerasan di Luar Negeri

Seorang anak SMP di Kalimantan Barat nekat melempat bom molotov di sekolahnya. Densus 88 mengungkap aksi ini terinspirasi peristiwa kekerasan di luar negeri.
Sergio Castel Jadi Nama Baru Pemain Persib? Ini Profilnya

Sergio Castel Jadi Nama Baru Pemain Persib? Ini Profilnya

Kehadiran Sergio Castel dikonfirmasi oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. Walau belum diperkenalkan secara resmi, Sergio Castel pun menjadi kejutan baru bagi Bobotoh. 
Tips Jitu War Tiket KAI H-1 Lebaran 2026 yang Wajib Dicoba, Tanpa Jasa Calo!

Tips Jitu War Tiket KAI H-1 Lebaran 2026 yang Wajib Dicoba, Tanpa Jasa Calo!

Ingin mudik tanpa stres? Simak tips jitu war tiket KAI H-1 Lebaran 2026 ini agar kamu bisa dapat kursi tanpa jasa calo dan aman dari kehabisan!
Rekap Transfer Timnas Indonesia: Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta, Ivar Jenner dan Ragnar Oratmangoen Menyusul?

Rekap Transfer Timnas Indonesia: Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta, Ivar Jenner dan Ragnar Oratmangoen Menyusul?

Simak rekap transfer Timnas Indonesia: Mauro Zijlstra bergabung ke Persija Jakarta, Ivar Jenner bebas transfer, Ragnar Oratmangoen dirumorkan ke Liga 1.
Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT