GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Meninggal Dunia di Atas Kasur Dapat Pahala Mati Syahid? Ulama Beri Penjelasan

Orang Muslim gugur di medan peran akan dapat pahala mati syahid. Para ulama kasih penjelasan terkait meninggal dunia di atas kasur juga disebut mati syahid.
Jumat, 5 Desember 2025 - 11:21 WIB
Ilustrasi mati syahid saat tidur di atas kasur
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Kematian yang baik atau husnul khatimah menjadi harapan bagi seluruh umat Muslim. Mereka menginginkan dapat pahala mati syahid setelah meninggal dunia.

Merujuk dari NU Online, secara harfiah, mati syahid memiliki definisi sebagai kematian mulia atas pemberian dari Allah SWT. Seorang hamba meninggal dunia karena gugur dalam keadaan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang mukmin menganggap yang gugur dalam medan perang pasti mendapat pahala mati syahid. Padahal, jika mengacu pada penjelasan ulama, golongan orang mati syahid tidak hanya melalui peperangan.

Ada beberapa golongan yang mati syahid di akhirat tidak dalam kondisi gugur di medan peran, tetapi bisa meninggal dunia dalam situasi lain, seperti dicabut nyawanya di atas kasur.

Pertanyaan yang sering muncul, "apakah benar meninggal dunia di atas kasur dapat pahala mati syahid?". Berikut penjelasan para ulama terkait kasus seperti ini agar tidak keliru:

1. Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

Buya Yahya mulanya mendapat pertanyaan dari seorang jemaah terkait mati syahid. Sang jemaah mengambil sebuah hadis riwayat dari Sahl bin Hunaif Radhiyallahu 'Anhu mengenai meninggal di atas kasur.

Buya Yahya membenarkan para syuhada yang mendapat pahala mati syahid tidak hanya di medan perang. Melalui hadis riwayat itu, meninggal di atas kasur juga menjadi bagian syahid di akhirat.

"Betul itu riwayat-riwayat yang benar. Bahkan ada juga riwayat yang serupa, intinya di antara banyak orang mati syahid dan umatku adalah di atas kasur," ujar Buya Yahyaa.

Dilansir tvOnenews.com dari Maribaraja, hadis riwayat terkait para syuhada mati syahid di atas kasur, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ بَلَّغَهُ اللَّهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ

Artinya: "Barangsiapa mengharapkan mati syahid dengan jujur (sungguh-sungguh), maka Allah akan mengangkatnya sampai ke derajat para syuhada’ meski ia meninggal dunia di atas tempat tidur." (HS. Muslim: 1909).

Buya Yahya menjelaskan alasan ada beberapa golongan mati syahid selain ikut di medan perang. Ia mengatakan, hati seorang mukmin mendorong dan menentukan apakah syahid akhirat atau tidak.

Ia mencontohkan syahid dari hati yang tulus. Orang yang sedekah, melakukan amal kebajikan, dan sebagainya disertakan dengan hati, maka sudah masuk kategori mati syahid.

"Kenapa? Kerinduannya adalah untuk berjuang di jalan Allah. Kau ingin mati syahid, setiap hari doa mati syahid tahunya pelitnya ada, ini nggak rindu. Seandainya ada seruan perang pun, dia tidak akan mau berperang," jelasnya.

Lebih lanjut, Pengasuh LPD Al-Bahjah, Cirebon itu mengambil kisah dari sahabat Nabi Muhammad SAW, Khalid bin Walid. Sosok yang satu ini dikenal sangat garang dalam urusan di medan perang.

Khalid bin Walid masuk dalam salah satu toko Islam yang populer. Ia juga mendapat julukan "Pedang Allah" atau "Saifullah".

Sebelum memeluk agama Islam, Khalid bin Walid memang sudah mencatatkan namanya ahli perang. Ia sangat pintar menunggangi kuda hingga jago urusan memanah.

Merujuk dari dokumen unggahan Repository UIN Raden Fatah, Khalid bin Walid mulai dtunjuk sebagai pemimpin memegang bendera perang. Penunjukkan tersebut langsung dari Rasulullah SAW usai ketiga pemimpin perangnya gugur, yakni Zaid bin Haritsah, Ja'far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah.

Kecerdikannya semakin menggila saat menjadi pemimpin perang. Tak heran memperoleh julukan Pedang Allah.

Meski begitu, Khalid bin Walid tidak gugur dalam medan perang, melainkan di atas kasur. Ia wafat dalam usia 60 tahun, tepatnya di Hims pada 18 Ramadhan tahun ke-21 Hijriah.

"Banyak kerinduan terhadap Sayyidina Khalid bin Walid yang begitu dahsyatnya atas kerinduan perang, tetapi harus mati di Medan laga. Tahu-tahunya nggak wafat di medan laga, tetapi di atas kasur," bebernya.

Maka dari itu, meninggal dunia di atas kasur juga menjadi bagian mati syahid. Ia mencontohkan hal lainnya, seperti membeli kuda untuk bagian jihad, mengajari anak-anak dan sebagainya itu juga mati syahid.

2. Mati Syahid Versi Ulama

Penduduk Palestina berjalan melintasi bangunan-bangunan yang hancur saat kembali ke Gaza
Penduduk Palestina berjalan melintasi bangunan-bangunan yang hancur saat kembali ke Gaza
Sumber :
  • Rizek Abdeljawad-Xinhua

Mengacu dari NU Online dan laman Dompet Dhuafa, dalam syariat agama Islam, para ulama sesungguhnya membagikan kategori syahid menjadi tiga: Pertama, syahid dunia akhirat, syahid dunia, syahid di akhirat.

  • Syahid Dunia-Akhirat: Contoh kecilnya gugur di medan perang demi melawan musuh agama Islam.
  • Syahid Dunia: Wafat saat berada di medan perang, tetapi tidak dengan hati yang ikhlas.
  • Syahid Akhirat: Mendapatkan pahala syahid namun meninggal tanpa perang.

Apakahh Benar Meninggal Dunia di Atas Kasur Termasuk Mati Syahid?

Ketentuan sebab kematian menjadi penentu bagi para ulama yang mati syahid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syahir tidak dalam bentuk lokasi atau posisi meninggal, tetapi contoh simpel lainnya jika merasa sakit berat, sabar, dan ketabahan juga menjadi bagian syahid. Ia juga bisa mendapat pahala syahid meskipun wafat di atas kasur.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya wilayah Seyegan, kabupaten setempat, Jumat (15/5/2026) pagi.
Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Keputusan Megawati Hangestri yang akhirnya bersedia untuk comeback ke V-League namun gabung ke Hillstate bukan balik ke Red Sparks mendapat pujian media Korea.
Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Selangor FC bergerak cepat memagari Chrigor Moraes setelah tampil menggila dan mematahkan rekor 19 tahun Bambang Pamungkas, di tengah rumor minat Persib Bandung
Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Bos Hotel Sultan Pontjo Sutowo buka-bukaan soal sengketa dengan Pemerintah dan PPKGBK. Iamempertanyakan alasan kenapa hotel yang dikelola PT Indobuildco terus dipersoalkan.
Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi sorotan besar. Mulai dari rival baru Megatron, peringatan media Korea hingga prediksi skuad.
John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman menuntut Timnas Indonesia punya identitas kuat, menyatukan pemain lokal dan diaspora demi 280 juta rakyat saat tampil di turnamen besar nanti.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT