Naskah Khutbah Jumat Singkat 26 Desember 2025: Bulan Rajab Waktu yang Tepat Membangkitkan Keimanan
- dok.ilustrasi freepik
Jakarta, tvOnenews.com- Naskah khutbah Jumat hari ini (26/12) membahas tentang kemuliaan bulan Rajab dalam agama Islam. Jadi momen terbaik membangkitkan keimanan.
Dengan ini, bagi umat muslim senantiasa bisa memahami apa itu bulan Rajab dan keistimewaannya hingga bisa membangkitkan keimanan.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

- dok.ilustrasi freepik
Ketakwaan adalah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan keselamatan di akhirat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Saat ini kita berada di bulan Rajab salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an (QS. At-Taubah: 36).
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ٣٦
inna ‘iddatasy-syuhûri ‘indallâhitsnâ ‘asyara syahran fî kitâbillâhi yauma khalaqas-samâwâti wal-ardla min-hâ arba‘atun ḫurum, dzâlikad-dînul-qayyimu fa lâ tadhlimû fîhinna anfusakum wa qâtilul-musyrikîna kâffatang kamâ yuqâtilûnakum kâffah, wa‘lamû annallâha ma‘al-muttaqîn
Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.
Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa
Perlu diketahui, Bulan Rajab adalah bulan yang Allah muliakan, bulan yang penuh keberkahan, dan bulan yang tepat membangkitkan kembali keimanan yang mungkin melemah.
Rajab sering disebut sebagai bulan menanam, Sya’ban bulan menyiram, dan Ramadan bulan memanen. Maka siapa yang tidak mempersiapkan diri di bulan Rajab, dikhawatirkan ia akan menyia-nyiakan Ramadhan.
Jamaah sekalian, Di bulan Rajab ini, mari kita lakukan muhasabah, introspeksi diri. Sudah sejauh mana shalat kita? Bagaimana hubungan kita dengan Al-Qur’an? Masihkah lisan kita dijaga dari ghibah dan dusta? Masihkah hati kita dipenuhi rasa takut dan harap kepada Allah?
Rasulullah ﷺ memberi contoh untuk memperbanyak doa di bulan ini:
“Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya’bana wa ballighna Ramadhan.”
Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.
Bulan Rajab juga mengajarkan kita untuk menjaga diri dari dosa, karena dosa di bulan mulia lebih berat akibatnya, dan kebaikan dilipatgandakan pahalanya.
Maka kita hidupkan bulan Rajab dengan:
* Memperbaiki shalat
* Memperbanyak istighfar dan doa
* Menjaga akhlak dan lisan
* Meningkatkan amal sunnah
* Menumbuhkan niat taubat yang sungguh-sungguh
Semoga bulan Rajab menjadi titik balik perubahan diri kita menuju hamba Allah yang lebih taat.
Mari kita perbanyak doa, semoga Allah:
* Mengampuni dosa-dosa kita
* Menguatkan iman kita
* Memperbaiki keluarga dan generasi kita
* Menyampaikan kita ke bulan Ramadan dalam keadaan sehat dan taat
Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaytana wa hab lana milladunka rahmah.
Ya Allah, jangan Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bertakwa.(klw)
Amin ya Rabbal ‘alamin.
Load more