Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026 Jelang Isra Mi'raj, Meneladani Rasulullah SAW dan Memahami Pentingnya Masjid Al-Aqsa
- AI ChatGPT
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan itulah sebaik-baik bekal dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.
Pada hari yang mulia ini, menjelang peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, kita diajak untuk kembali merenungi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan fisik Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat hikmah dan pelajaran iman.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya425) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra [17]:1)
Ayat ini menegaskan kemuliaan Rasulullah SAW dan keistimewaan Masjid Al-Aqsa. Masjid Al-Aqsa bukanlah sekadar bangunan, melainkan tempat yang diberkahi, saksi sejarah para nabi, dan kiblat pertama umat Islam.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Dalam peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah SAW menunjukkan keteguhan iman luar biasa di tengah ujian berat. Perjalanan ini terjadi setelah beliau menghadapi masa kesedihan, kehilangan orang-orang tercinta, dan penolakan dari kaumnya. Namun, Rasulullah SAW tetap sabar, tawakal, dan yakin pada pertolongan Allah SWT.
Load more