Bacalah Doa Ini Ketika Melihat Petir, Lengkap dengan Dalil Al-Quran dan Hadis
- iStockPhoto
tvOnenews.com - Fenomena petir kerap menimbulkan rasa takut bagi sebagian orang, terutama saat hujan lebat disertai kilat dan suara guruh yang menggelegar.
Dalam Islam, petir bukan sekadar peristiwa alam, melainkan salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang patut direnungi dan disikapi dengan zikir serta doa.
Al-Quran secara khusus menyebutkan tentang petir dalam Surah Ar-Ra’d ayat 13.
Ayat ini menjelaskan bahwa petir dan guruh bertasbih memuji Allah, sekaligus menjadi pengingat akan kekuasaan-Nya atas seluruh makhluk.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهٖ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ مِنْ خِيْفَتِهٖۚ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيْبُ بِهَا مَنْ يَّشَاۤءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِى اللّٰهِ ۚوَهُوَ شَدِيْدُ الْمِحَالِۗ
Artinya: Guruh bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) malaikat karena takut kepada-Nya. Dia (Allah) melepaskan petir, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Sementara itu, mereka (orang-orang kafir) berbantah-bantahan tentang kekuasaan Allah, padahal Dia Maha Keras hukuman-Nya. (QS. Ar-Ra‘d [13]:13)
- Pexels/Mikhail Nilov
Ayat tersebut menjadi dasar anjuran bagi umat Islam untuk memperbanyak zikir dan doa ketika melihat atau mendengar petir.
Rasulullah SAW sendiri memiliki doa khusus yang beliau baca saat menyaksikan kilat dan mendengar suara guruh.
Dikutip dari Terjemah Kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, yang bersumber dari Kitab al-Muwatha’, Abdullah bin Azzubair RA menuturkan bahwa Rasulullah SAW apabila melihat petir dan mendengar guruh, beliau menghentikan pembicaraan dan membaca doa berikut:
سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Subhaanal ladzii yusabbihur ra'du bihamdihii wal malaa-ikatu min khiifatih.
Artinya:
"Mahasuci Allah, Yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya."
Dalam riwayat disebutkan, Nabi Muhammad SAW menganjurkan kaum muslimin membaca doa tersebut sebanyak tiga kali.
Dengan izin Allah, bacaan doa ini menjadi bentuk perlindungan dari bahaya petir serta suara guruh yang menakutkan.
Imam Nawawi dalam Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar juga menyebut dalil lain yang berasal dari Abdullah bin Zubair RA. Dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW bersabda:
"Maha Suci Zat, yang petir selalu membaca tasbih dengan memuji-Nya dan juga para malaikat pun bertasbih memuji-Nya karena takut kepada-Nya". Kemudian ia berkata, 'Sesungguhnya ini adalah peringatan yang sangat keras dari Allah kepada para penghuni bumi, yaitu ancaman turunnya petir, banjir, dan sebagainya. Doa ini dikutip dari surah Ar-Ra'd ayat 13". (HR Malik)
Selain doa tersebut, masih dari sumber yang sama, terdapat doa lain yang dianjurkan untuk dibaca ketika mendengar petir, sebagai bentuk permohonan perlindungan dan ampunan kepada Allah SWT.
اللَّهُمَّ لا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Allahumma la taqtulna bighodobika wala tuhlikna biadzabika waafina qobla dzalika
Artinya:
"Ya Allah, janganlah Engkau bunuh kami dengan murka-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu."
Dengan membaca doa-doa tersebut, umat Islam diajak untuk senantiasa mengingat kebesaran Allah SWT serta menjadikan setiap peristiwa alam sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya, bukan sekadar rasa takut, melainkan juga penuh pengharapan dan tawakal. (gwn)
Load more