Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok
- Prasetyo Utomo-Antara
tvOnenews.com - Penjaga gawang memiliki peran penting sebagai lini pertahanan terakhir dalam sebuah tim sepak bola.Â
Indonesia pernah memiliki sosok yang dikenal tangguh di bawah mistar, yakni Kurnia Meiga, dengan refleks cepat, keberanian dalam duel udara, serta mental bertanding yang kuat.
Lahir pada 4 Mei 1990, Kurnia Meiga berkembang menjadi salah satu kiper terbaik di generasinya.Â
Kariernya sempat melesat bersama klub dan tim nasional, sebelum akhirnya harus terhenti akibat gangguan kesehatan yang memengaruhi penglihatannya.

- VIVA
Meniti Karier dari Akademi hingga Jadi Andalan Arema
Kurnia Meiga mengawali perjalanan profesionalnya dari kompetisi usia muda sebelum akhirnya dikenal luas saat memperkuat Arema FC.Â
Bersama klub asal Malang itu, namanya benar-benar melejit.
Di era awal 2010-an, Meiga menjadi pilihan utama di bawah mistar Arema.Â
Penampilannya yang konsisten membuatnya tak tergantikan dalam banyak laga penting.
Bersama Arema, ia ikut merasakan atmosfer kompetisi papan atas Indonesia dan tampil di berbagai turnamen domestik.Â
Ia bukan hanya sekadar kiper, tetapi juga pemimpin di lini belakang.

- Kolase foto Antara - TikTok/kurniameiga_1
Panggung Timnas dan Persaingan Ketat
Performa apik di level klub membuka jalan Meiga ke tim nasional.Â
Ia menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
Di tengah persaingan kiper-kiper terbaik Tanah Air saat itu, Meiga mampu mengamankan posisinya sebagai salah satu pilihan utama.Â
Ia tampil di turnamen regional seperti Piala AFF dan pertandingan kualifikasi internasional lainnya.
Di masa jayanya, Meiga adalah simbol rasa aman bagi lini pertahanan Indonesia.
Titik Balik: Gangguan Penglihatan yang Mengubah Segalanya
Karier Kurnia Meiga harus terhenti setelah diketahui mengalami papilledema, yaitu pembengkakan pada saraf optik yang berdampak pada penglihatannya.Â
Bagi seorang penjaga gawang, penglihatan adalah segalanya. Sedikit saja gangguan bisa berakibat fatal di lapangan.
Kondisi tersebut membuatnya harus menepi, hingga akhirnya benar-benar meninggalkan sepak bola profesional.Â
Sejak sekitar 2017, Meiga tak lagi aktif bermain di kompetisi resmi.Â
Load more