News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal Tanggal 1 Syaban 1447 H dan Nisfu Syaban 2026, Lengkap dengan Amalan dan Keutamaannya

Dari kalender Hijriah dirilis Kemenag, tanggal 1 Syaban 2026/1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Nisfu Syaban 2026 pada malam 2-3 Februari 2026.
Minggu, 18 Januari 2026 - 23:22 WIB
Ilustrasu Bulan Syaban
Sumber :
  • Canva

Jakarta, tvOnenews.com - Bulan Syaban merupakan salah satu bulan paling mulia. Syaban sediri jatuh pada bulan kedelapan dalam kalender Hijriah.

Bulan Syaban memiliki keistimewaan dan keutamaannya. Sebab, bulan ini merupakan langkah persiapan penting untuk menyambut bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam menjelang Ramadhan, bulan Syaban mempunyai satu hari penting, yakni Nisfu Syaban. Maka dari itu, mulai banyak umat Muslim bertanya-tanya, "kapan tanggal 1 Syaban 2026 dan Nisfu Syaban 2026?".

Dua pertanyaan ini muncul karena sebentar lagi bulan Rajab 1447 Hijriah akan berakhir. Sementara, Nisfu Syaban jatuh pada hari ke-15 dalam bulan Syaban, sekaligus mendekati momentum bulan suci Ramadhan.

Kapan 1 Syaban 2026?

Ilustrasi suasana masjid di bulan Syaban
Ilustrasi suasana masjid di bulan Syaban
Sumber :
  • iStockPhoto

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG), penentuan awal bulan Hijriah termasuk 1 Syaban 2026/1447 Hijriah, melalui metode pelaksanaan hisab dan rukyat Hilal.

Adapun penentuan tanggal 1 Syaban 1447 H terjadi setelah Matahari terbenam pada Senin, 19 Januari 2026. Hal tersebut merupakan dari astronomis pelaksanaan rukyat Hilal.

Sementara, perhitungan awal bulan Syaban 1447 H melalui metode hisab, maka harus memerlukan perhitungan dari berbagai kriteria ketika matahari terbenam pada tanggal 19 Januari 2026.

Dari hasil kesimpulan rincian metode rukyat Hilal BMKG, dalam kalender Hijriah melalui terbitan Kementerian Agama (Kemenag), 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam keterangan resmi Nahdlatul Ulama (NU) lewat Almanak Tahun 2026, awal Syaban masih diprediksi jatuh pada tanggal 20 Januari 2026. Hal ini masih memiliki keselarasan dengan pemerintah.

"Posisi hilal belum memenuhi kriteria imkanurrukyah, sehingga 1 Syaban 1447 H diprediksi jatuh pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026," demikian bunyi keterangan resminya.

Melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah juga menunjukkan ciri yang sama. Penetapan 1 Syaban 1447 H jatuh pada tanggal 20 Januari 2026.

Jadwal Nisfu Syaban 2026

Ilustrasi Malam Nisfu Syaban
Ilustrasi Malam Nisfu Syaban
Sumber :
  • Ilustrasi/istockphoto

Nisfu Syaban memiliki arti tengahnya atau dua pekan sejak memasuki awal bulan Syaban. Jika merujuk dari tanggal 1 Syaban dirilis Kemenag, maka jadwal Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 15 Syaban 1447 H, tepatnya pada Selasa, 3 Februari 2026.

Namun untuk malam Nisfu Syaban 2026 akan jatuh pada Senin, 2 Februari 2026 pada malam hari.

Keutamaan dan Amalan Malam Nisfu Syaban

Ilustrasi Seorang Muslim sedang Lakukan Amalan di Malam Nisfu Syaban
Ilustrasi Seorang Muslim sedang Lakukan Amalan di Malam Nisfu Syaban
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu momentum sangat populer di tengah umat Islam. Pada waktu ini, dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, shalat sunnah, hingga introspeksi diri.

Menurut pengasuh LPD Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengatakan, pada malam Nisfu Syaban, Allah sedang memantau seluruh hamba-Nya. Hal itu telah diterangkan melalui sejumlah hadis shahih.

"Allah melihat semua yang terjadi pada hamba-Nya, dan Allah melihat kita kapan pun dan setiap waktu. Namun, jika kita memperhatikan saat kalimat khusus dan pesan khusus mengulanginya, ditarik benangnya kalau di situ ada pandangan khusus dari Allah," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (18/1/2026).

Ia mengambil hadis riwayat tersebut melalui Imam Ibnu Hibban yang dijelaskan oleh Imam Thabrani mengenai perawi hadis itu.

Hal ini serupa dengan almarhum Syekh Ali Jaber. Di semasa hidupnya, ia menyampaikan hadis riwayat shahih menjelaskan tentang keistimewaan malam Nisfu Syaban.

"Hadis yang dishahihkan Albani rahimahullah yang terbaik sedunia yang sudah diakui sebagai ulama ahli hadis," ucap Syekh Ali Jaber dilansir dari kanal YouTube Jejak Wali.

Syekh Ali Jaber mengambil hadis riwayat dari Mua'dz bin Jabal RA, Rasulullah SAW bersabda:

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: "Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

Syekh Ali Jaber menjamin, melalui penjelasan hadis riwayat tersebut, malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan untuk menghapus segala dosa.

"Kecuali dua orang yang pertama, yang berbuat syirik itu tidak diampuni Allah. Kalau dia tabuat, ya jelas dengan taubat maka itu Allah ampuni. Yang kedua, seorang dendamnya atau termasuk juga orang-orang yang suka menyebar fitnah adu domba," tuturnya.

Selain malam Nisfu Syaban, bulan Syaban juga memiliki keistimewaan terbarik. Jika mengacu dari filosofinya, bulan ini dikenal sebagai bulan menyiram (Syahr as-Saqy).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenapa bulan Syaban dikenal bulan menyiram tanaman kebaikan? Hal ini untuk melanjutkan persiapan dari bulan Rajab yang dikenal sebagai bulan menanam. Puncak untuk memanen amal saleh, terletak pada bulan Ramadhan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo menyoroti kondisi di mana petani, nelayan, dan buruh belum menikmati kesejahteraan yang layak seperi pengusaha meski Indonesia kaya sumber daya alam.
Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Sosok Jeni Rahmadial Fitri jadi sorotan usai terseret kasus medis ilegal. Berikut profil lengkap Jeni Rahmadial Fitri dan perjalanan kariernya.
Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo menilai pola pikir yang selalu menganggap bangsa asing lebih unggul harus diubah, karena Indonesia telah menunjukkan capaian konkret melalui program sosial berskala besar.
Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Klarifikasi taksi Green SM setelah diduga menyebabkan tragedi maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL. Reaksi mantan direktur utama PT KAI Ignasius Jonan soal insiden
Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbagi momen merayu eks Menteri KKP atau Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti jabat Komisaris Utama Independen Bank BJB.
Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Rider milik Aprilia Racing, Jorge Martin, tetap tersenyum usai tes di Sirkuit Jerez meski hanya menempati urutan ke-11 catatan waktu.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT