Benarkah Lebih Baik Shalat Sunnah di Rumah Lalu Shalat Subuhnya di Masjid? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
- Pexels/Michael Burrows
tvOnenews.com - Pertanyaan tentang lokasi terbaik menunaikan shalat sunnah sebelum Subuh kerap muncul di tengah umat Islam.
Sebagian jamaah memilih langsung ke masjid untuk menunaikan seluruh rangkaian shalat, sementara yang lain mendahulukan shalat sunnah di rumah sebelum berangkat ke masjid.
Menjawab hal ini, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan rinci berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dan penjelasan para ulama.
Dalam salah satu kajian yang disampaikan melalui kanal YouTube miliknya, Ustaz Adi Hidayat mengajak umat Islam untuk merujuk langsung pada tuntunan Rasulullah SAW.
“Silahkan dicek hadis Nabi SAW tentang dua rakaat sebelum subuh. Nabi itu umumnya mengerjakan shalat sunnahnya di rumah,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

- Unsplash/Rumman Amin
Namun, menurut Ustaz Adi Hidayat, pemahaman terhadap hadis tersebut tidak berhenti sampai di situ.
Ada konteks penting yang perlu diperhatikan agar praktik ibadah tetap sesuai dengan kondisi masing-masing jamaah.
“Pertanyaannya belum selesai,” lanjutnya.
Ia kemudian mengutip penjelasan ulama besar dalam kitab Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Dalam kitab tersebut dijelaskan alasan Rasulullah SAW lebih sering menunaikan shalat sunnah di rumah.
“Dalam Fathul Bari Syarah Sahih Al-Bukhari, maka diterangkan oleh Ibnu Hajar, kenapa Nabi menunaikan shalat sunnahnya di rumah, kemudian Nabi menjawab, rumah Nabi itu kan dekat dengan masjid, nempel ke masjid,” terang Ustaz Adi Hidayat.

- Pexels/Mohammed Alim
Dari penjelasan ini, Ustaz Adi Hidayat menekankan bahwa jarak rumah ke masjid menjadi pertimbangan penting.
Jika rumah seseorang berada dekat dengan masjid, maka menunaikan shalat sunnah di rumah justru lebih dianjurkan.
“Maka jika rumah Anda dekat dengan area masjid, maka lebih baik tunaikan shalat sunnahnya di rumah, supaya di rumah itu banyak tempat sujudnya, banyak dzikirnya, banyak pahalanya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Ia juga menjelaskan keutamaan rumah yang sering digunakan untuk ibadah. Rumah tersebut tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga memiliki kedudukan khusus di sisi Allah SWT.
“Tempat di rumah yang banyak digunakan sebagai dzikir dan tempat shalat, maka tempat itu yang paling sering didatangi malaikat, Malaikat Rahmat, yaitu dari Quran Surah ke-2 98 namanya Mikail, datang dia,” tutur Ustaz Adi Hidayat.
Selain itu, tempat ibadah di rumah akan menjadi saksi di akhirat kelak.
“Yang kedua, tempat itu akan jadi saksi di hari kiamat bahwa dia pernah dipakai ibadah oleh Anda,” lanjutnya.

- Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official
Namun, Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa anjuran tersebut bersifat kondisional.
Bagi jamaah yang rumahnya jauh dari masjid dan membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama, maka pilihan terbaiknya berbeda.
“Tapi kalau rumah Anda jauh dari masjid, dan berniat menunaikan shalat Subuh di tempat yang jauh itu, maka Anda tunaikan shalat sunnahnya di masjid,” tutupnya.
Dengan penjelasan ini, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa Islam memberikan kemudahan dan keluwesan dalam beribadah.
Selama sesuai dengan tuntunan Nabi SAW dan mempertimbangkan kondisi masing-masing, setiap pilihan dapat bernilai pahala di sisi Allah SWT. (gwn)
Load more