GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Amal Ibadah Sudah Ditingkatkan Berujung Ditolak di Ramadhan? Habib Novel Alaydrus Ungkap Alasannya

Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus mengungkap alasan amal ibadah terus ditingkatkan di bulan Ramadhan, namun ujung-ujungnya ditolak akibat menyimpan dendam.
Minggu, 25 Januari 2026 - 22:54 WIB
Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus

Jakarta, tvOnenews.com - Bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik dan istimewa bagi umat Islam. Banyak orang mukmin meningkatkan amal ibadah hingga puasa wajib untuk memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT.

Banyak umat Muslim sampai meningkatkan amal ibadah dengan cara meramaikan masjid, shalat Tarawih, menjaga shalat lima waktu, tilawah Al-Quran, sedekah, hingga zakat selama di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, muncul satu pertanyaan penting dari sebagian umat Muslim, "Kenapa semua amal ibadah ditingkatkan tetapi tertolak di bulan Ramadhan?". Habib Novel Alaydrus memahami hal itu sering terjadi, mengingat para ulama mengatakan, bulan Ramadhan sebagai waktu terbaik menghapus segala dosa terutama bagi mereka yang meningkatkan amal ibadahnya.

"Para ulama sudah menjelaskan dari judul Ramadhan ini yang masuk ke sana, InsyaAllah keluar habis dosanya dijamin masuk surga tentunya syarat dan ketentuan berlaku," ujar Habib Novel Alaydrus dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Vhajhar69, Minggu (25/1/2026).

Alasan Amal Ibadah Bisa Tertolak di Bulan Ramadhan

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Habib Novel Alaydrus menjelaskan penyebab amal ibadah ditingkatkan namun ujung-ujungnya tidak diterima oleh Allah SWT. Ia memahami betul puasa hingga seluruh ibadahnya telah dijalankan sejak tanggal 1 Bulan Suci Ramadhan.

Ia mengambil peribahasa bahwa, hal itu ada yang salah pada sistem. Ia merincikan alasan amal ibadah berlangsung gugur di hadapan Allah SWT.

"Rahmat enggak dapat, Maghfirah, ampunan enggak dapat, pembebasan dari siksa api neraka enggak dapat, jaminan masuk surga enggak dapat, Lailatul Qadar tertolak oleh sistem. Ibaratnya, ATM-nya udah dimasukkan, jawabannya adalah ATM-nya tidak bisa dipakai karena PIN yang Anda masukkan salah, kalau diulangi tiga kali, ATM-nya diblokir," tuturnya.

Pendakwah ternama tersebut menegaskan hal itu tidak berlaku apabila telah melakukan perbuatan atau hal paling dilarang di bulan Ramadhan.

"Apakah itu? Hatinya menyimpan dendam dan bermusuhan kepada Muslim yang lain, maka dia diblokir dan tidak bisa mendapatkan pahala rahmat, ampunan pembebasan siksa api neraka, dan juga jaminan masuk surga dan terkhusus Lailatul Qadar selesai," ungkap Habib Novel Alaydrus.

Dilansir dari Almanhaj, hadis riwayat shahih dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menjelaskan bahayanya dendam dan iri hati sebagai penyebab amal ibadah ditolak oleh Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ اْلاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ.

Artinya: "Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu’ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan." (HR. Muslim).

Contoh Penyebab Dendam dan Iri Hati di Bulan Ramadhan

Ilustrasi marah kepada istri
Ilustrasi marah kepada istri
Sumber :
  • iStockPhoto

Lebih lanjut, Habib Novel Alaydrus menjelaskan sejumlah kasus menyebabkan seseorang dendam dan iri hati. Salah satu contoh yang bahaya adalah utang.

"Dalam kehidupan ini ada perlakuan-perlakuan yang tidak menyenangkan dari manusia atau oknum-oknum manusia yang lain. Misal sahabat karib utang nggak bayar, setelah itu dia pergi saat ditagih nggak jawab, nomor telepon diganti, bahkan WhatsApp-mu diblokir," imbuhnya.

Ia sangat memahami tak sedikit orang yang mengutang namun tidak bayar. Ironisnya, banyak kasus setelah atau sebelum ditagih langsung menghilang dengan beberapa alasan.

Menurutnya, sikap seperti itu mengundang amarah bagi pemberi utang. Mereka merasa dizalimi atas sikap mereka yang sengaja tidak membayar utang.

Kata Habib Novel, justru rasa dendam dan iri hati yang semakin terpendam dalam diri membawa malapetaka. Bahkan sangat berbahaya jika dibawa sampai Bulan Suci Ramadhan.

"Ingat, kalau itu dipelihara, disimpan di dalam hati, didiamkan terus ada sampai Bulan Suci Ramadhan, hatinya marah, benci, dendam kepada Muslim yang seperti itu maka diblokir, enggak dapat rahmat, enggak dapat Maghfirah, enggak dapat bebas dari neraka," tegasnya.

Pimpinan majelis ilmu dan dzikir Ar-Raudhoh, Surakarta, Jawa Tengah itu mengatakan, dendam yang disimpan dalam hati termasuk orang merugi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah duit hilang, surganya juga hilang. Harusnya gimana? Sederhana aja, tetap ditagih tapi jangan dibenci. Santai aja gitu lho nggak usah dimusuhi," katanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti keputusan dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

Pada hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (15/5/2026), jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Ragunan hingga siang hari tercatat mencapai 32.296 orang.
Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Pertemuan yang akan digelar pada tanggal 18 dan 19 Mei 2026 di Jakarta itu mengundang 250 pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. 
Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Timnas Indonesia menjadi sorotan setelah muncul dua nama yang menjadi naturalisasi terbaru untuk memperkuat skuad Garuda. Adalah Luke Vickery dan Mitchel Baker.
Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Persib kembali menunjukkan konsistensinya sebagai klub paling profesional di Indonesia. Skuad Pangeran Biru itu kembali dapatkan lisensi klub profesional AFC.
Seorang Pasien Tewas dalam Insiden Kebakaran Gedung Jantung Dr. Soetomo Surabaya

Seorang Pasien Tewas dalam Insiden Kebakaran Gedung Jantung Dr. Soetomo Surabaya

Kebakaran hebat terjadi di lantai 5 gedung Pusat Pelayanan Kantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Jumat (15/05/2026) pagi. Seorang pasien meninggal..

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan apresiasi atas keberanian Josepha Alexandra. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat para pedagang tersenyum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT