Istri Tolak Ajakan Suami karena Malas Keramas, Begini Hukumnya dalam Islam
- dok.ilustrasi iStock
Jakarta, tvOnenews.com- Membangun rumah tangga dalam Islam membutuhkan kerjasama antara suami dan istri. Seperti menjalani kewajibannya, bisa saling menyenangkan pasangan.

- YouTube
Seperti mengutip dari ceramahnya Ustaz Khalid Basalamah, menyinggung adanya kelalaian dilakukan istri terhadap suami.
Dalam ceramahnya, ia menganjurkan agar setiap istri memahami kewajibannya. Dengan itu tidak menolak ajakan suami.
Dia menganjurkan agar bisa memberikan respons baik. Juga memberi alasan yang diterima.
"Boleh, kenapa tidak dan istri nggak boleh tolak, kenapa risih?. Masa sesuatu yang enak ditolak, risih itu kalau dilakukan bersama bukan pasangannya," jelasnya dikutip dari Youtube Surga Firdaus Channel, Jumat (13/2).

- dok.ilustrasi iStock
Sehingga ia meluruskan karena mindset istri seperti itu yang salah.
Dia juga menganjurkan untuk bisa melayani suami tidak menjadi beban, sehingga menolak ajakan suami. Apakah diperbolehkan?.
Sebab ia menjawab, kalau hubungan intim bagian dari ibadah untuk pasangan suami dan istri.
Sebagaimana dalam hadits disampaikan,
"Seandainya seorang istri itu tahu akan (besarnya) hak suami, niscaya dia tidak akan duduk selama hadir makan siangnya atau makan malamnya, sampai sang suami selesai menikmatinya." (HR. Thabrani).
"Tidak boleh seorang wanita berpuasa (sunnah) sedangkan suaminya ada di rumah, kecuali dengan izinnya." (HR. Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026).
Pasalnya, kata Ustaz Khalid Basalamah dari sisi medis terbukti tidak ada masalah bila suami minta terus.
Maka dari itu hukum istri tolak ajakan suami dalam Islam. Dia menegaskan tidak melayani suami itu dosa.
Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: “Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh” (HR. Bukhari dan Muslim).
"Lagian kenapa harus mengeluh keramas terus?. itu capek kalau jadi beban. Kalau dinikmati tidak akan capek, apalagi dinilai sebagai nilai ibadah," terangnya
"Jadi nggak ada masalah, subhanaallah, ini sesuai medis ya, laki-laki itu kalau dia sudah klimaks butuh waktu 20-25 menit untuk kembalikan lagi keinginannya," pesan Ustaz Khalid.(klw)
Load more