Jangan Sampai Keliru, Ini Waktu dan Tata Cara Niat Puasa Ramadhan
- Pexels/timur-weber
“Dan niat harus di malam itu. Ini jumhur dari tiga mazhab, Imam Syafi'i, Imam Maliki, dan Mazhab Hambali,” lanjutnya.
Ini berarti, sejak maghrib hingga sebelum subuh, niat masih sah dilakukan.
“Niat kita harus di malam itu sebelum subuh tiba. Kalau sampai subuh belum niat, tidak dianggap sah puasanya,” ungkapnya.
Karena itu, niat bukan sekadar formalitas, tetapi bagian krusial dari ibadah puasa.

- freepik
Tata Cara Niat yang Benar
Hal lain yang sering membuat orang bingung adalah lafaz niat. Sebagian orang merasa harus menghafal bacaan panjang agar puasanya sah.
Padahal, inti niat bukan pada ucapan, melainkan pada kesadaran hati.
“Kemudian niatnya pun cukup melintaskan di hati. Nggak usah ribet-ribet…” ujar Buya Yahya.
Bacaan niat yang panjang memang baik dan bernilai kesempurnaan, tetapi bukan syarat sah.
“Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala. Itu panjang kesempurnaan, bagus kalau Anda menghafal itu. Tapi jangan sampai nggak hafal niat jadi nggak puasa,” tambahnya.
Selama dalam hati ada tekad untuk berpuasa Ramadhan esok hari, niat sudah terpenuhi. Tidak perlu merasa terbebani oleh lafaz tertentu. (gwn)
Load more