Bacaan Niat Shalat Jamak Dzuhur–Ashar dan Maghrib–Isya
- Pexels/Michael Burrows
tvOnenews.com - Jelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2026, banyak orang melakukan mudik ke kampung halaman yang jauh.
Perjalanan panjang yang ditempuh menggunakan berbagai moda transportasi sering kali membuat waktu shalat menjadi sulit dilaksanakan tepat pada waktunya.
Meski demikian, umat Muslim tetap memiliki kewajiban untuk menunaikan shalat lima waktu.
Dalam kondisi perjalanan seperti ini, Islam memberikan kemudahan bagi umatnya melalui shalat jamak, yaitu menggabungkan dua shalat fardu dalam satu waktu.
Keringanan ini dapat dimanfaatkan oleh para musafir, termasuk pemudik, agar tetap bisa menjalankan ibadah shalat dengan baik meskipun sedang berada di perjalanan.
- Istockphoto
Shalat jamak terbagi menjadi dua jenis, yaitu jamak taqdim (menggabungkan dua shalat dan dikerjakan pada waktu shalat yang pertama) serta jamak takhir (menggabungkan dua shalat dan dikerjakan pada waktu shalat yang kedua).
Adapun shalat yang bisa dijamak adalah Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya.
Berikut bacaan niat shalat jamak yang dapat dibaca saat melaksanakan shalat.
Niat Shalat Jamak Dzuhur dan Ashar
Niat Jamak Taqdim Dzuhur dan Ashar
Niat Shalat Dzuhur (Jamak Taqdim)
Ushalli fardhadz-dzuhri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al 'ashri jam'a taqdimin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat fardhu Dzuhur empat rakaat dijamak dengan Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Ta'ala.”
Setelah selesai salat Dzuhur, dilanjutkan dengan shalat Ashar.
Niat Shalat Ashar (Jamak Taqdim)
Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'adz-dzuhri jam'a taqdimin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat fardu Ashar empat rakaat dijamak dengan Dzuhur dengan jama' taqdim karena Allah Ta'ala.”
Niat Jamak Takhir Dzuhur dan Ashar
Niat Shalat Dzuhur (Jamak Takhir)
Ushalli fardhadz-dzuhri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al 'ashri jam'a ta'khiirin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat fardhu Dzuhur empat rakaat dijamak dengan Ashar dengan jamak ta'khir karena Allah Ta'ala.”
Load more