News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Menabur Bunga dan Membaca Yasin saat Ziarah Kubur, Ini Penjelasan Tegas Habib Novel Alaydrus

Begini hukum menabur bunga dan membaca Surah Yasin saat ziarah kubur, simak penjelasan tegas dari Habib Novel Alaydrus.
Kamis, 19 Maret 2026 - 05:53 WIB
Ilustrasi nyekar atau ziarah kubur
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Ziarah kubur menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan umat Islam, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. 

Dalam praktiknya, menabur bunga hingga membaca surat Yasin sering dijumpai di berbagai daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tak sedikit yang mempertanyakan, bagaimana sebenarnya hukum dari amalan-amalan tersebut?

Penjelasan mengenai hal ini pernah disampaikan oleh Habib Novel Alaydrus dalam sebuah kajian. 

Ia menguraikan dasar amalan tersebut dengan merujuk pada kisah dalam hadits Nabi Muhammad SAW.

Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus mengisahkan sebuah peristiwa ketika Rasulullah SAW sedang berjalan di siang hari, lalu tiba-tiba berhenti karena mendengar adanya dua orang yang tengah mendapatkan siksa di alam kubur. 

Ia pun mengajak jamaah untuk merenung, bagaimana mungkin Rasul bisa mengetahui kondisi tersebut.

Ilustrasi kuburan Islam
Ilustrasi kuburan Islam
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Dijelaskan bahwa kedua orang tersebut disiksa bukan karena dosa yang dianggap besar oleh pelakunya. 

Salah satunya terbiasa tidak menjaga kebersihan setelah buang hajat, sehingga najis masih menempel pada tubuh atau pakaiannya. 

Sementara yang lain gemar mengadu domba antar sesama.

Setelah menjelaskan sebab siksa tersebut, Rasulullah SAW tidak langsung memanjatkan doa. 

Justru, beliau meminta diambilkan dua pelepah kurma yang masih segar. 

Masing-masing pelepah kemudian diletakkan di atas kubur kedua orang tersebut.

Tindakan ini pun sempat mengundang pertanyaan dari para sahabat. 

Menjawab hal itu, Rasulullah SAW bersabda bahwa siksa kubur keduanya akan diringankan selama pelepah kurma tersebut masih dalam keadaan basah.

Potret Habib Novel Alaydrus
Potret Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Habib Novel Alaydrus

Menurut Habib Novel Alaydrus, terdapat pelajaran penting dari kisah tersebut. 

Salah satunya adalah bahwa Rasulullah tidak sekadar memberi peringatan, tetapi juga menunjukkan solusi yang bisa ditiru umatnya.

“Rasul tidak mendoakan, karena doa Nabi tentu langsung diijabah dan tidak bisa ditiru oleh umatnya. Maka beliau memberi contoh dengan sesuatu yang bisa diamalkan,” jelasnya.

Dari sinilah, sebagian ulama kemudian mengambil kesimpulan bahwa meletakkan sesuatu yang masih hidup atau segar di atas makam dapat menjadi sebab keringanan bagi mayit. 

Praktik ini kemudian berkembang dalam bentuk menabur bunga seperti mawar dan melati.

Habib Novel juga menyinggung bahwa pemilihan bunga bukan sekadar tradisi, tetapi juga mempertimbangkan keindahan dan kenyamanan. 

Aroma harum dari bunga bahkan dapat memberikan ketenangan bagi peziarah.

Lebih lanjut, ia mengaitkan hal ini dengan penjelasan dalam tafsir yang menyebutkan bahwa sesuatu yang masih hidup akan senantiasa bertasbih kepada Allah SWT. 

Tasbih inilah yang menjadi sebab turunnya rahmat, sehingga dapat meringankan siksa kubur.

Dari analogi tersebut, para ulama kemudian mengqiyaskan bahwa bukan hanya tumbuhan, tetapi amalan manusia seperti membaca tasbih, tahlil, hingga Al-Quran di area makam juga dapat memberi manfaat bagi yang telah meninggal.

“Kalau tasbihnya tumbuhan saja bisa memberi manfaat, maka tasbihnya manusia tentu lebih utama,” ungkap Habib Novel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, menabur bunga maupun membaca Yasin saat ziarah kubur dipahami sebagai bagian dari ikhtiar mendoakan dan mengirimkan pahala kepada mayit. 

Selama diniatkan untuk kebaikan dan tidak bertentangan dengan syariat, amalan tersebut memiliki landasan yang dijelaskan oleh para ulama. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT