Naskah Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?
- freepik
Silaturahmi merupakan salah satu bagian perintah agama Islam. Meski sederhana, aktivitas ini tidak memiliki batasan waktu. Maka dari itu, melalui hadis riwayat yang menekankan pentingnya silaturahmi, Rasulullah SAW bersabda:
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: "Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari)
Dalam hadis lain, silaturahmi tidak hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga dapat melapangkan rezeki hingga memanjangkan umur.
Sayangnya realita yang kerap terjadi di Indonesia, banyak hubungan terhadap keluarga, saudara, hingga kerabat kembali renggang setelah halal bihalal di momentum Lebaran usai.
Banyak faktor yang menyebabkan hubungan renggang, misalnya akibat kembali sibuk berakvitias dalam urusan dunia. Padahal, memutus silaturahmi sangat berdampak hilangnya keberkahan hidup, bahkan menyebabkan sulit mendapat ampunan dari Allah SWT.
Khutbah II
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Melalui khutbah Jumat ini, marilah kita menjaga silaturahmi yang sudah dikokohkan pada hari yang fitri. Setidaknya ada beberapa langkah sederhana mempertahankan hal ini, di antaranya menjaga komunikasi, menghindari sifat ego, gengsi, dendam lama, menyempatkan waktu kembali berkumpul bersama keluarga, hingga memanfaatkan penggunaan teknologi dan digital menjadi jembatan silaturahmi.
Mengenai silaturahmi, Rasulullah SAW saja mengajarkan kepada umat Islam, bahwa kita harus mempertahankan dan menyambung silaturahmi yang bukan sekadar membalas kebaikan saja, namun juga tetap menjalin hubungan walaupun sempat terputus sebelumnya.
Saudaraku sidang Jumat yang dibahagiakan Allah,
Demikianlah khutbah pertama disampaikan pada hari ini. Marilah kita merenungkan "Apakah silaturahmi kita hanya hidup saat Lebaran, selepas itu mati tanpa tersisa?".
Sesungguhnya salah satu ciri orang beriman adalah orang mukmin yang tidak memutus tali persaudaraan di setiap keadaan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa melembutkan hati kita, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba yyang istiqomah mempertahankan silaturahmi. Aamiin ya Rabbal Aalamiin.
Load more