Bertemu dengan Ustaz Abdul Somad, Buya Yahya Getarkan Pesan Menyentuh: Kita Jadi Kaya Raya di Akhirat
- Tangkapan layar YouTube Buya Yahya
Selain itu, kata dia, bentuk cinta karena Allah SWT bisa melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat untuk umat.
"Dan itulah yang menjadi sebab kejayaan kita nanti di akhirat. Tolong di mana pun berada jangan ragu untuk bisa mengambil bagian dari perjuangan-perjuangan semacam ini," lanjutnya.
Buya Yahya menekankan betapa pentingnya kerja sama. Kolaborasi antar pesantren dan lembaga pendidikan Islam yang semakin banyak berdiri menjadi bekal penting untuk masa depan generasi muda.
Ia menginginkan banyak pesantren maupun lembaga pendidikan Islam semakin memperkokoh akidah generasi muda Muslim. Ia berharap banyak yang mendukung hinga memperkuat perjuangan ini.
"Banyak pesantren-pesantren dengan akidah yang diridhai Allah muncul. Ini harus punya kesadaran untuk saling menguatkan," jelasnya.
Ia mencontohkan, perjuangan dakwah tidak hanya sebatas di lembaga pendidikannya saja. Menurutnya, hal seperti ini tak boleh dibatasi oleh kelompok maupun lembaga tertentu.
"Kalau seandainya kita buat pondok setiap kecamatan juga masih kurang dan yang masuk sudah banyak tahun ini. Itu artinya apa? Umat Nabi Muhammad terselamatkan," ucapnya.
Buya Yahya mengatakan, orang-orang yang teguh belajar di pesantren sangat beruntung. Pendidikan umat lewat pesantren sebagai bagian dari investasi pahala besar sampai meninggal dunia.
Ia juga menambahkan, orang yang berusaha menyelamatkan 1-2 orang terhindar dari keburukan memiliki investasi besar. Menurutnya, hal itu sudah menjadi amal baik bagi Allah SWT.
"Jangankan kalau sampai ratusan, dua orang, tiga orang saja selamat umat Nabi Muhamamd SAW. Kalau kita belum merasa bangga, belum ngerti makna bersyukur, padahal pahala terus mengalir untuk kita," paparnya.
"Kita semua akan mati meninggal dunia ini. Yang akan terus mengalir seperti ini. Kalau kita meninggal dunia, kita menjadi kaya raya di akhirat," sambungnya.
Buya Yahya berharap para pengajar hingga pejuang dakwah terus istiqomah di jalannya. Walaupun menghadapi badai rintangan, hal ini sebagai upaya menyelematkan umat Rasulullah SAW.
"Marilah kita jangan ragu untuk istiqomah berjanji sampai mati saya tetap berjuang," harapnya.
Dalam penutupnya, Buya Yahya memimpi doa panjang. Ia berharap umat Islam terhindar dari berbagai aspek yang meruntuhkan, seperti perpecahan, kebencian, serta fitnah.
Load more