Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com- Baru-baru ini Sulawesi Tengah (Sulteng) dilanda gempa bumi magnitudo 6,7. Sebagai umat muslim jangan lupa berdoa untuk memohon perlindungan Allah SWT.
Warga Sulteng pun dibuat panik, terutama wilayah Palu. Sebab di sejumlah SPBU terlihat puluhan mobil dan sepeda motor mengantre untuk mengisi bahan bakar, tidak lama setelah gempa terjadi, seperti di SPBU Jalan Imam Bonjol dan SPBU Sisingamangaraja.
Sebagaimana dilansir dari Antara, warga dengan kendaraan tampak memadati SPBU karena khawatir. Apabila ada gempa susulan dan kebutuhan mobilitas darurat.
Berikut ini doa yang diajarkan Rasulullah SAW Kepada Sayyidina Ali RA saat Terjadi Musibah, Termasuk Gempa Bumi
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ اؤْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
“Inaa lillahi wainnaa ilaihi raaji’uun. Allahumma`jurnii fii mushiibati wa akhlif lii khairan minhaa.”
Artinya:
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Ya Allah, berilah kami pahala karena musibah ini dan tukarlah bagiku dengan yang lebih baik daripadanya”.
Rasulullah SAW bersabda:
ما مِن مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ، فيَقولُ ما أمَرَهُ اللَّهُ: {إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156]، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي في مُصِيبَتِي، وأَخْلِفْ لي خَيْرًا مِنْها، إلَّا أخْلَفَ اللَّهُ له خَيْرًا مِنْها
Tidaklah seorang mukmin tertimpa musibah lalu dia membaca apa yang telah diperintahkan oleh Allah, (redaksi doa di atas), melainkan Allah menukar baginya dengan yang lebih baik.” (HR Muslim no 1525)
Kemudian, ada doa kedua ini, disampaikan dalam ceramah Ustaz Khalid Basalamah di Kajian Singkat 'Doa Ketika Tertimpa Musibah Youtube Khalid Basalamah Official.
Ini juga dilakukan Nabi Muhammad SAW saat tertimpa musibah membaca doa ini:
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.
Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya".(klw)
Load more