News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Singkat: Kaum Muslimin di Bulan Muharram

Berikut teks khutbah Jumat 3 Juli 2026 singkat dan padat berjudul 'Kaum Muslimin di Bulan Muharram'.
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:24 WIB
Ilustrasi shalat jamaah
Sumber :
  • Pexels/Mohammed Alim

tvOnenews.com - Bulan Muharram menjadi momentum penting bagi setiap muslim untuk memperbarui keimanan dan memperbanyak amal kebaikan. 

Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun Hijriah, tetapi termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada bulan ini, pahala amal saleh dilipatgandakan, begitu pula dosa akibat kemaksiatan menjadi lebih besar.

Karena itu, khutbah Jumat kali ini mengajak kaum muslimin memanfaatkan keutamaan bulan Muharam dengan meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta menjauhi berbagai amalan yang tidak memiliki tuntunan dari Rasulullah SAW.

Khutbah Pertama

إنَّ الحمدَ لله، نحمدُه ونستعينُه ونستغفِرُه، ونعوذُ بالله مِن شُرور أنفُسنا وسيئات أعمالِنا، مَن يهدِه الله فلا مُضِلَّ له، ومَن يُضلِل فلا هادِيَ له، وأشهدُ أن لا إله إلا الله وحدَه لا شريكَ له، وأشهدُ أن محمدًا عبدُه ورسولُه.

﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾ [آل عمران: 102].

﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا﴾ [النساء: 1].

﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾ [الأحزاب: 70، 71].

Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya. 

Ketakwaan hendaknya tetap terjaga dalam setiap keadaan, baik saat memperoleh kelapangan maupun ketika menghadapi kesulitan, ketika berada di tengah keramaian ataupun saat sendirian.

Allah Ta'ala berfirman,

وَلَقَدْ وَصَّيْنَا ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ

"Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah." (Q.S An-Nisa: 131)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,

ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ

"(Ingatlah) Allah di waktu senang dan lapang pasti Allah akan mengingatmu di waktu sempit." (HR. Tirmidzi).

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Kita kini berada di bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah yang termasuk salah satu dari empat bulan haram. Allah SWT memberikan kemuliaan khusus kepada bulan-bulan tersebut sehingga umat Islam dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga amal dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Allah SWT berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu." (Q.S At-Taubah: 36).

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma menjelaskan bahwa Allah mengistimewakan empat bulan tersebut dengan menjadikan dosa yang dilakukan di dalamnya lebih berat, sementara amal kebajikan diberi ganjaran yang lebih besar.

Keutamaan bulan-bulan haram juga dijelaskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam khutbah Haji Wada'.

إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو الْقَعْدَةِ ، وَذُو الْحِجَّةِ ، وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبٌ ، شَهْرُ مُضَرَ ، الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ.

"Sesungguhnya zaman ini telah berputar sebagaimana keadaannya ketika Allah menciptakan langit dan bumi, yang mana satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram. Tiga bulan yang (letaknya) berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab, (yaitu) bulan yang dikenal oleh (suku) Mudhar yang berada diantara bulan Jumada (Akhir) dan bulan Sya'ban." (HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Hadirin yang dirahmati Allah,

Allah menciptakan waktu dengan berbagai keutamaan agar manusia memiliki kesempatan memperbanyak bekal akhirat. Ada masa-masa yang Allah muliakan sehingga pahala amal dilipatgandakan. Sebaliknya, maksiat yang dilakukan pada waktu mulia pun memiliki konsekuensi dosa yang lebih berat. Karena itu, marilah kita menjadikan Muharram sebagai kesempatan memperbanyak ketaatan.

Di antara amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharam adalah:

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

"Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram." (HR. Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa sunnah terbaik setelah Ramadan adalah puasa di bulan Muharram, terutama pada hari Asyura (10 Muharram) yang disertai puasa Tasu'a (9 Muharram). Meski demikian, Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan.

2. Memperbanyak Amal Saleh

Setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan mulia ini akan memperoleh pahala yang besar sebagai bentuk rahmat Allah kepada hamba-Nya. Karena itu, hendaknya setiap muslim memperbanyak sedekah, membaca Al-Quran, berzikir, membantu sesama, dan berbagai bentuk ibadah lainnya.

3. Segera Bertaubat

Taubat tidak mengenal waktu dan usia. Setiap muslim yang terjatuh dalam dosa hendaknya segera kembali kepada Allah tanpa menunda-nundanya.

Allah SWT berfirman,

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS. An-Nuur : 31)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

طُوْبَى ِلمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيْفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيْرًا.

"Sungguh beruntung seseorang yang mendapati pada catatan amalnya istighfar yang banyak." (HR. Ibnu Maajah)

Bahkan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu pun diajarkan Rasulullah SAW untuk senantiasa memohon ampun.

عَلِّمْنِى دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِى صَلاَتِى . قَالَ « قُلِ :اللَّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَثِيرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ ، وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ »

"Ajarkanlah aku suatu doa yang bisa aku panjatkan saat shalat!" Maka Beliau pun berkata, "Bacalah: Ya Allah, sungguh aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka itu ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (HR. Bukhari dan Muslim).

Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa memperbanyak istighfar dan memperoleh ampunan Allah SWT.

بارَك الله لي ولكم في القرآنِ والسنَّة، ونفعَني وإيَّاكُم بما فِيهما مِن الآياتِ والحِكمة، أقولُ ما تسمَعُون، وأستغفِرُ اللهَ لي ولكم، فاستغفِروه؛ إنَّه كان غفَّارًا.

Khutbah Kedua

الحمدُ لله، الحمدُ لله عظيمِ الإحسان، واسعِ الفضل ِوالجُودِ والامتِنان...

Amma Ba'du.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Kemuliaan bulan Muharram hendaknya disikapi sesuai tuntunan syariat. Jangan sampai rasa ingin mengagungkan bulan ini justru membawa seseorang kepada amalan yang tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW.

Beberapa kekeliruan yang masih ditemukan di tengah masyarakat antara lain:

Pertama, menganggap Muharram sebagai bulan pembawa sial sehingga enggan melaksanakan pernikahan atau kegiatan tertentu. Keyakinan seperti ini merupakan warisan jahiliah yang tidak memiliki dasar dalam Islam.

Kedua, mengkhususkan malam pertama Muharram dengan berbagai ritual ibadah tertentu yang tidak pernah dicontohkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Ketiga, menetapkan berbagai doa, shalat, atau ritual khusus pada tanggal 10 Muharam tanpa dalil yang sahih. Termasuk menjadikan hari Asyura sebagai hari berkabung dengan ritual yang bertentangan dengan syariat.

Keempat, melakukan berbagai tradisi yang mengandung unsur kesyirikan, seperti mencari berkah dari benda-benda tertentu atau ritual yang tidak memiliki landasan agama.

Kaum Muslimin,

Muharam memang bulan yang istimewa, tetapi bentuk memuliakannya harus mengikuti petunjuk Rasulullah SAW, bukan berdasarkan tradisi atau anggapan baik semata.

Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu pernah mengingatkan,

وكم من مُريدٍ للخير لن يُصِيبَه

"Betapa banyak orang-orang yang menginginkan kebaikan, namun mereka tidak mendapatkannya."

Semoga Allah SWT membimbing kita agar selalu mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan menjauhkan kita dari segala bentuk penyimpangan dalam beribadah.

Kemudian khatib menutup khutbah dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta memanjatkan doa-doa untuk kaum muslimin sebagaimana tuntunan khutbah Jumat.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Pink Spiders resmi melepas salah satu pemain andalannya yakni Lee Da-hyeon, di mana rival Megawati Hangestri itu akan bermain di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Evaluasi akan dilakukan terhadap kepengurusan sebelumnya dengan tetap mempertahankan hal-hal yang dinilai sudah berjalan baik.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (30/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali terutama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing yang akan kembali beraksi.

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT