10 Tradisi Unik di Indonesia untuk Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ada Grebeg Maulud hingga Bale Saji
- Dibuat oleh Gemini AI
tvOnenews.com - Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga pesta kebudayaan yang kaya akan kearifan lokal.
Setiap wilayah di Nusantara memiliki kebiasaan khas yang diwariskan secara turun-temurun sebagai wujud rasa syukur, cinta kepada Rasulullah, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Berikut sepuluh tradisi perayaan maulid Nabi Muhammad SAW dari berbagai daerah di Indonesia.
- Dibuat oleh Gemini AI
1. Grebeg Maulud (Yogyakarta dan Surakarta)
Tradisi keraton ini mengarak gunungan berisi hasil bumi dan jajanan dari keraton menuju Masjid Agung. Masyarakat berebut isi gunungan yang diyakini membawa keberkahan.
2. Kuah Beulangong (Aceh)
Warga Aceh bergotong royong memasak gulai daging sapi atau kambing berkuah rempah dalam kuali besar (beulangong), lalu membagikannya kepada masyarakat sekitar.
3. Endhog-endhogan (Banyuwangi)
Tradisi ini mengarak ratusan telur rebus yang dihiasi kertas warna-warni dan ditancapkan pada batang pohon pisang (jodang) sebelum didoakan dan dibagikan.
4. Baayun Maulid (Kalimantan Selatan)
Masyarakat Banjar mengayun anak atau bayi dalam buaian kain khusus sambil membaca syair maulid dan doa agar anak tumbuh berakhlak mulia.
5. Bungo Lado (Padang Pariaman)
Warga membuat pohon hias dengan hiasan uang kertas hasil iuran bersama. Pohon uang ini kemudian diarak dan didonasikan untuk pembangunan masjid.
- Dibuat oleh Gemini AI
6. Maudu Lompoa (Takalar, Sulawesi Selatan)
Perayaan akbar ini ditandai dengan parade julung-julung (perahu kayu hias) yang diisi makanan, telur hias, serta hasil bumi di sepanjang sungai.
7. Keresan (Mojokerto)
Tradisi unik mirip panjat pinang di mana warga berebut hadiah seperti buah-buahan, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga yang digantung di pohon kersen.
8. Ampyang Maulid (Kudus)
Masyarakat mengarak tandu berisi nasi kepel dan ampyang (kerupuk nasi) yang dihias. Setelah didoakan tokoh agama, makanan tersebut dibagikan gratis.
9. Tradisi Walima (Gorontalo)
Momen ini dirayakan dengan mengarak replika rumah atau bangunan kayu berisi tumpukan kue tradisional khas Gorontalo menuju masjid untuk dinikmati bersama.
10. Bale Saji (Bali)
Umat muslim di Bali mengarak Bale Saji, yaitu hiasan bunga dari telur dan kertas warna-warni sebagai simbol keberkahan dan kelahiran Sang Baginda.
Seluruh kebiasaan di atas memperlihatkan betapa indahnya perpaduan antara ajaran agama Islam dan kearifan lokal di Indonesia.
Peringatan maulid Nabi pun senantiasa menjadi sarana untuk memupuk persaudaraan, kedermawanan, serta rasa cinta yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW.
Apa di daerah tempat tinggal Anda juga ada tradisi unik untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW? (ism)
Load more