Hukum Puasa saat Maulid Nabi, Boleh atau Tidak?
- Pixabay
Jakarta, tvonenews.com- Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW umum dilakukan umat muslim di dunia. Dalam menyambut bulan maulid nabi ini, muncul pertanyaan, apakah boleh puasa?.
Sebelum menjawab pertanyaan, apakah boleh puasa saat Maulid Nabi? hal ini akan dijelaskan di bawah ini, tapi perlu pahami apa itu maulid nabi.
Melansir dari laman resmi kementerian agama (Kemenag), dijelaskan kalau Maulid Nabi merupakan waktu yang mengingatkan umat muslim pada kelahiran Nabi Muhamad SAW yang jatuh pada hari Senin.
Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, bulan Rabiul Awwal, tahun 571 M. Allah SWT memilihkan hari dan bulan kelahirannya (maulid), bukan hari-hari dan bulan-bulan lain yang dinilai “baik” dalam Islam.
- Ilustrasi AI/ChatGPT
Maka dengan ini, waktu kelahiran Nabi Muhammad SAW (maulid) diperingati setiap tahunnya di banyak tempat di pelosok dunia, termasuk Indonesia.
Lantas, apakah boleh puasa saat Maulid Nabi?
Pada tahun 2026 di Indonesia, Maulid Nabi jatuh pada 25 Agustus dan menjadi libur nasional. Sehubungan dengan ini sebagian akivitas perkantoran atau kedinasan diliburkan.
Dengan pertanyaan di atas, kalau puasa di waktu Maulid Nabi boleh, artinya tidak ada larangan. Sebab tidak ada dalil sahih yang menjelaskan larangan puasa.
Namun ada dalil sahih, menjelaskan adanya anjuran puasa senin dan kamis, khusus di hari senin sebagai hari baik yang mengingatkan pada kelahiran Nabi Muhammad SAW.
ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ, وَبُعِثْتُ فِيهِ, أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ
“Itu (puasa Senin) hari aku dilahirkan, aku diutus, atau hari wahyu diturunkan kepadaku,” (HR Muslim).
Sementara mengutip penjelasan konten kreator, dan juga penceramah yang disapa Ustaz Abi dalam akun @abi_ngaji90. Jika puasa saat Maulid Nabi boleh-boleh saja, karena memang tidak ada dalil sahih yang melarang amalan baik itu.
"ketika kita mencari dalil yang shahih, dari nabi secara langsung nabi tidak pernah menganjurkan untuk melaksanakan puasa di bulan maulid nabi secara khusus ya. Secara khusus puasa sunnah di bulan maulid nabi itu tidak ada dalil sahihnya, tapi untuk mrnjalankan puasa itu bagus karena termasuk amal ibadah yang bisa mnedekatkan diri dengan allah swt," katanya, dikutip Selasa (18/8).
Sehingga umat muslim sah-sah saja melakukan puasa sunnah, yang biasa dijalankan seperti puasa senin dan kamis, dan puasa daud, karena itu amalan sunnah yang memang dianjurkan dalam agama islam.
"apalagi seperti puasa senin kamis, puasa yaumul bits, puasa daud, sudah ada dalilnya shahih. Di bulan maulid nabi ini bentuk penghormatan kita, bentuk kegembiraan kita bentuk memuliakan kita untuk rasulullah saw dengan amalan ibadah sunnah," pesannya.(klw)
waallahualam
Load more