News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merayakan Maulid Nabi Sebenarnya Bolehkah? Begini Hukumnya dari Pandangan Pendakwah

Umat Islam mulai menyambut momentum Maulid Nabi Muhammad SAW setiap memasuki bulan Rabiul Soal hukumnya, pendakwah menjelaskan secara detail agar tidak keliru.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:18 WIB
Tradisi Panjang Jimat Cirebon Peringati Maulid Nabi: Warisan Sunan Gunung Jati yang Sarat Makna, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?
Sumber :
  • Antara/Dedhez Anggara/YU

Jakarta, tvOnenews.com - Umat Islam mulai menyambut momentum Maulid Nabi Muhammad SAW setiap memasuki bulan Rabiul Awal. Peringatan tersebut sebagai waktu terbaik untuk umat Muslim mengenang kelahiran Rasulullah SAW.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi waktu menumbuhkan kembali kecintaan pada Rasulullah SAW. Seluruh apa yang diajarkan olehnya diharapkan untuk menjadi teladan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia sendiri, tradisi perayaan Maulid Nabi biasanya diisi menggunakan pembacaan sholawat, pengajian akbar, kenduri atau makan bersama hingga acara keagamaan lainnya.

Tradisi ini memang sangat melekat di berbagai daerah. Namun sebagian masyarakat khususnya umat Islam di Indonesia kerap bertanya terkait hukum meryakan Maulid Nabi Muhammad SAW apakah diperbolehkan dalam agama Islam. Pertanyaan ini selalu muncul setiap memasuki peringatan Maulid Nabi, termasuk pada tahun ini bertepatan pada 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah/Selasa, 25 Agustus 2026.

Hukum Merayakan Maulid Nabi Versi Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Dalam suatu ceramahnya, pendakwah kondang Ustaz Adi Hidayat pernah menjelaskan terkait pemahaman hukum merayakan Maulid Nabi. Direktur Quantum Akhyar Institute itu justru membahas perayaan ini tidak hanya berfokus pada peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

UAH sapaan akrabnya membicarakan kelahiran setiap makhluk hidup termasuk manusia telah ditetapkan oleh Allah SWT. Terkait kelahiran, ia bahkan menyebut bagian hal ini jangan diarahkan menjadi kategori dari suatu hukum tertentu..

"Hukumnya Maulid Nabi apa? Maulid Nabi itu enggak ada hukumnya. Hanya saja momentum lahirnya Nabi. Bagaimana kita bisa melekatkan suatu hukum pada waktu lahirnya Nabi? Lahir ya lahir," ujar Ustaz Adi Hidayat dikutip tvOnenews.com, Sabtu (22/8/2026).

Dalam perspektif hukum agama Islam, kata dia, penilaian justru lebih mengacu pada tindakan yang sadar dilakukan oleh manusia. Artinya, objek penilaian hukum tidak mengacu pada waktu atau kelahiran dari seseorang.

"Ketika dia berbuat dengan aspek kesadarannya, maka muncul hukum di situ. Hukum terletak pada perbuatan, bukan pada benda dan bukan terletak pada waktu," terangnya.

Kata dia, bentuk kegiatan yang dilakukan dalam perayaan tersebut perlu dilihat saat membahas persoalan hukum merayakan Maulid Nabi SAW.

"Intinya bagaimana menyikapi hari kelahiran tersebut, itu poinnya. Saat ada perbuatan yang melekat kepadanya, maka di situ ada hukumnya," ucapnya.

Sebelum membahas isi kegiatan, pendakwah kharismatik tersebut lebih dulu menjelaskan definisi Maulid Nabi. Maulid berarti waktu lahir Nabi SAW, sedangkan Maulud itu adalah bayinya.

"Secara bahasa, mustahil bagi kita menolak maulid dan maulud, kita mengakui adanya maulid dan maulud," katanya

Cara menyikapinya perlu memperhatikan isi kegiatan saat menyemarakkan peringatan Maulid Nabi SAW. Ia menerangkan momentum ini bisa dimanfaatkan berbagai kegiatan yang penting untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Ia menuturkan, kegiatan keagamaan, mempelajari sejarah Rasulullah, memperbanyak getaran sholawat, mendalami sunnah, dan sebagainya yang dapat menghadirkan tuntunan Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari sesuai syariat agama Islam.

Ia menilai segala sesuatu yang dapat mengantarkan kebaikan boleh dilaksanakan. Hal yang perlu menjadi perhatian misalnya amal saat menjalani kegiatan tersebut.

"Mikrofon tidak ada di zaman Nabi SAW, apakah ini ini haram? Tidak. Mikrofon ini bisa mendekatkan kita mendengar kalimat-kalimat adzan maupun kebaikan," jelasnya.

Momentum Maulid Nabi juga menjadi waktu terbaik untuk menghadirkan kegembiraan dan kebahagiaan. Ia mengambil kandungan dari Surat Yunus Ayat 57-58 yang tafsirnya sebagai landasan baginya menerangkan betapa pentingnya menanamkan kegembiraan atas karunia dan rahmat yang diberikan oleh Allah SWT.

"Kita harus gembira. Yang kedua itu bagaimana mengekspresikan atau mengaplikasikan kegembiraan tersebut," ucapnya.

Tugas seseorang, menurut dia, saat ini bagaimana kegembiraan tersebut dapat teraplikasikan dengan baik. Ia mengingatkan adanya perlu kewaspadaan agar tidak terbawa dengan budaya-budaya yang keluar dari jalur nilai-nilai Islam.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Puncu Kediri ke Surabaya, Gugat Rencana Aktivitas Tambang

Warga Puncu Kediri ke Surabaya, Gugat Rencana Aktivitas Tambang

Warga Puncu, Kediri, menolak rencana aktivitas tambang sirtu PT Epas dan meminta evaluasi izin serta dampak lingkungan sebelum tambang kembali beroperasi.
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Menteri Dody memastikan kesiapan infrastruktur sumber daya air untuk mendukung pengembangan lahan pertanian hingga panen perdana.
Meski Dinyatakan Tidak Melakukan Pelanggaran Seksual, Ko Hee-jin Tetap Mendapat Sanksi dari KOVO Gara-gara ini

Meski Dinyatakan Tidak Melakukan Pelanggaran Seksual, Ko Hee-jin Tetap Mendapat Sanksi dari KOVO Gara-gara ini

Federasi bola voli Korea Selatan (KOVO) telah menjatuhkan sanksi terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi didalam skuad Red Sparks beberapa waktu yang lalu.
Dakwaan Jaksa ke Febrie Adriansyah Dinilai Terlalu Dini Tarik Kesimpulan

Dakwaan Jaksa ke Febrie Adriansyah Dinilai Terlalu Dini Tarik Kesimpulan

PN Tipikor telah menggelar sidang pembacaan dakwaan dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah Cs pada Rabu (7/10/2026) kemarin.
Fadli Zon Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Peran UNESCO sebagai Pilar Perdamaian Dunia

Fadli Zon Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Peran UNESCO sebagai Pilar Perdamaian Dunia

Sidang Dewan Eksekutif UNESCO dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO, Prof. Khaled El-Enany, dan dipimpin oleh Ketua Dewan Eksekutif UNESCO, Dr. Nasser Bin Hamad Al Hinzab dari Qatar pada Kamis (8/10/2026).
Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Penanganan Karhutla, Ratusan Sumur Bor Dibangun

Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Penanganan Karhutla, Ratusan Sumur Bor Dibangun

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Masyarakat

500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Gubernur Khofifah apresiasi tingginya antusiasme masyarakat ikuti Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT