News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesantren Mulai Tinggalkan Cara Manual, Hafalan hingga Kesehatan Santri Kini Bisa Dipantau Lewat Sistem Digital

Digitalisasi mulai masuk ke tata kelola pesantren. Hafalan, ibadah, kesehatan santri hingga sarana-prasarana kini dapat dipantau lebih terintegrasi lewat
Rabu, 16 September 2026 - 22:29 WIB
Ilustrasi Pesantren Mulai Tinggalkan Cara Manual, Hafalan hingga Kesehatan Santri Kini Bisa Dipantau Lewat Sistem Digital
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Cara pesantren memantau perkembangan santri perlahan berubah. Jika sebelumnya catatan hafalan, aktivitas ibadah, kesehatan hingga berbagai laporan pengasuhan banyak bergantung pada buku dan rekap manual, kini sebagian proses tersebut mulai berpindah ke sistem digital.

Perubahan itu juga menyentuh hubungan antara pesantren dan orang tua. Ketika anak tinggal jauh dari rumah, informasi mengenai perkembangan mereka biasanya baru diterima melalui laporan berkala atau komunikasi langsung dengan pengasuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran platform digital membuka cara lain: orang tua dapat memperoleh informasi perkembangan anak melalui perangkat yang sehari-hari mereka gunakan.

Fenomena tersebut menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas di dunia pendidikan Indonesia. Data BPS menunjukkan 72,78 persen penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024, naik dari 69,21 persen pada 2023. 

Di tingkat kebijakan, pemerintah juga mendorong transformasi digital pendidikan. Pada November 2025, Kemendikdasmen meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk 288 ribu sekolah sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran berbasis teknologi.

Digitalisasi Pendidikan Makin Meluas, Pesantren Ikut Beradaptasi

Digitalisasi pendidikan kini tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran melalui komputer atau penggunaan platform belajar daring. Pengelolaan data, komunikasi antara sekolah dan orang tua, hingga pemantauan perkembangan peserta didik juga mulai menjadi bagian dari ekosistem digital.

Kemendikdasmen, misalnya, mendorong pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai salah satu fondasi transformasi digital. Program Sapa Sekolah dilakukan untuk memperkenalkan platform tersebut kepada satuan pendidikan sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Pemerintah juga menempatkan data sebagai bagian penting dalam pengelolaan pendidikan. Kemendikdasmen menyebut validitas data menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

Dalam konteks pendidikan berbasis asrama, kebutuhan terhadap data bahkan menjadi lebih kompleks. Pengelola tidak hanya berhadapan dengan proses akademik, tetapi juga aktivitas harian, pembinaan karakter, ibadah, kesehatan, kedisiplinan serta fasilitas tempat tinggal.

Kondisi tersebut turut mendorong Kahf Islamic Boarding School (KIBS) menggunakan Sakha Platform, sistem manajemen boarding school berbasis teknologi yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas pendidikan dan pengasuhan. Langkah tersebut berangkat dari kebutuhan meningkatkan pelayanan kepada santri dan orang tua.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan pendidikan, kami bekerja sama dengan platform tersebut untuk meningkatkan pengawasan kinerja SDM, musyrif, dan pengasuh serta pemantauan perkembangan santri secara real-time,” ungkap Pimpinan Kahf Islamic Boarding School, Ustadz Harun Tofik.

Dari Buku Hafalan ke Smartphone

Salah satu perubahan yang paling terasa terjadi pada proses pencatatan hafalan. Sebelum menggunakan sistem digital, musyrif Kahf Islamic Boarding School Ustadz Arifin Ahmad mengatakan pencatatan masih dilakukan menggunakan buku.

Cara tersebut membuat proses rekap membutuhkan waktu sebelum akhirnya informasi dapat disampaikan kepada wali santri.

“Dulu mencatat hafalan santri dilakukan secara manual dengan buku hafalan, lalu laporannya baru bisa kami serahkan kepada wali santri dengan waktu yang lama. Tapi semenjak menggunakan Sakha Platform masalah itu teratasi. Ketika halaqah dimulai saya cukup membuka smartphone lalu menginput hafalan yang disetorkan santri. Cepat, ringkas, tanpa kertas,” tutur Ustadz Arifin.

Perubahan itu membuat pencatatan dapat dilakukan ketika kegiatan berlangsung. Bagi musyrif, digitalisasi bukan hanya mengganti media dari kertas menjadi layar, tetapi juga mengurangi pekerjaan administratif yang sebelumnya membutuhkan waktu tambahan.

Manfaat tersebut kemudian dirasakan oleh orang tua. Melalui portal wali santri, perkembangan anak dapat dipantau dari jarak jauh, termasuk capaian hafalan Al-Qur'an, hafalan matan dan amaliyah sunnah yang telah dilakukan. Salah satu wali santri mengatakan aplikasi tersebut memudahkannya mengetahui perkembangan anak.

“Kabar gembira sekali karena saat ini sekolah sudah memakai aplikasi. Memudahkan kami orang tua di rumah bisa memantau serta mengecek progres kegiatan anak kami, Sultan, hanya melalui HP. Alhamdulillah, aplikasi ini benar-benar membantu sekali,” ujarnya.

Bukan Cuma Hafalan, Kesehatan Santri Ikut Dipantau

Digitalisasi ini tidak berhenti pada pencatatan hafalan dan aktivitas ibadah. Sistem tersebut juga digunakan untuk mendukung pengelolaan fasilitas serta kesehatan santri.

Perwakilan Tim Sarana dan Prasarana KIBS Teguh mengatakan laporan kerusakan fasilitas dapat dipantau berdasarkan tingkat prioritas.

“Dengan adanya modul pengaduan sarpras di sistem digital, setiap laporan kerusakan fasilitas asrama maupun kelas langsung terpantau skala prioritasnya. Proses penanganan jadi lebih cepat, terstruktur, dan transparan, sehingga fasilitas belajar dan tempat tinggal santri selalu dalam kondisi optimal,” jelasnya.

Pada sisi kesehatan, Tim Kesehatan KIBS Ns. Achmad Saroni menilai rekam medis digital membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi santri secara lebih terstruktur.

“Hadirnya modul kesehatan pada aplikasi Sakha Boarding memberikan dampak yang sangat positif dan membawa perubahan besar dalam pengelolaan kesehatan di lingkungan pesantren. Tindakan pencegahan penyakit bisa kami lakukan lebih awal,” ujarnya.

Sistem tersebut tidak hanya membantu ketika santri mengalami masalah kesehatan. Pemantauan juga dapat digunakan untuk mendukung tindakan pencegahan. Konsep tersebut memperlihatkan bahwa transformasi digital pesantren bukan semata-mata soal memiliki aplikasi. 

Teknologi ditempatkan sebagai alat untuk menghubungkan data yang sebelumnya tersebar di berbagai bagian, mulai dari hafalan, ibadah, kedisiplinan dan kesehatan hingga sarana-prasarana.

Pada akhirnya, peran manusia tetap menjadi bagian utama dalam proses pendidikan. Musyrif tetap mendampingi santri, tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan, pengelola tetap mengambil keputusan, dan orang tua tetap menjalankan peran pengawasan dari rumah.

Bedanya, informasi yang menjadi dasar pemantauan kini dapat tersaji lebih cepat dan terstruktur. Di tengah semakin luasnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan Indonesia, pola tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mengubah cara belajar, tetapi juga cara lembaga pendidikan mengelola dan memahami perkembangan peserta didiknya. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 
Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Divisi Humas Polri menggelar acara syukuran peringatan Hari Jadi ke-75 di Aula Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026)

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT