Kisah Inspiratif Marcell Siahaan, Penyanyi yang Menemukan 'Purpose Hidup' Saat Mengenal Agama Islam
- tangkapan layar YouTube danielmananta
Jakarta, tvOnenews.com- Marcell Siahaan dikenal sebagai penyanyi di Indonesia yang menjadi mualaf pada tahun 2012 lalu. Menarik untuk mengetahui kisah inspiratif dalam perjalanan spiritualnya.
Artis kelahiran 1997 di Bandung ini tumbuh di keluarga Batak yang lekat dengan ajaran Kristen. Seiring berjalannya waktu, ia mulai mengenal banyak keyakinan hingga memahami agama Islam.
Terlahir dari keluarga nonmuslim membuat Marcell belum memahami atau terketuk untuk pindah agama. Gejolak hati dan pikiran sempat dirasakannya hingga memutuskan menjadi Buddhis (sebutan) beragama Buddha.
Namun, sebelum memutuskan masuk Buddha, Marcell diketahui sempat menjadi agnostik. Ketika masuk Buddha, ia lalu menikah dengan Dewi Lestari pada tahun 2003.
- Instagram @marcellsiahaans
Dalam salah satu wawancaranya bersama Daniel Mananta, Marcell menganalogikan pencarian agamanya sebagai upaya mencari "jembatan" yang paling tepat untuk berkomunikasi secara intim dengan Sang Pencipta.
Setelah mempelajari banyak ajaran, ia pun merasa Islam adalah pelabuhan terakhirnya. "Gue nyaman, gue seneng, gue yakin bahwa segala sesuatu harus ada titiknya," ungkap Marcell dalam YouTube Danielmanantanetwork, Sabtu (17/10/2026).
Selama perjalanan hidupnya, sebelum memutuskan menjadi mualaf pada 2012, pelantun Peri Cintaku ini sampai mempelajari semua agama melalui media-media di sekitarnya, mulai dari Katolik, Hindu, juga Islam.
Tidak diduga, daya tariknya terhadap agama Islam kian menguat setelah Marcell menikah untuk kedua kalinya pada 2009 dengan model Rima Melati Adams, yang merupakan seorang muslimah.
Hingga penyanyi yang satu ini juga memiliki nama Islam, yakni Abdul Matin. Nama ini diambil dari Asmaul Husna, di mana 'Matin' berarti Yang Maha Kokoh.
Bahkan, pada tahun 2024, Marcell menghadirkan sebuah lagu yang merangkum kisahnya dalam mencari keyakinan. Lagu ini diciptakan Marcell dalam waktu 30 menit saat menemani istrinya di salon di Bandung pada 30 Januari 2024.
Liriknya berisi pesan untuk berserah diri sepenuhnya kepada kehendak Allah SWT. Kisah mualaf ini menginspirasi diri dan publik untuk mempercayai Allah SWT.
Tujuan Hidup
Dalam momen podcast bersama Daniel, Marcell mengungkapkan ada tiga hal yang dipahaminya setelah mengenal agama Islam. Ketiganya mengajarkan dan membimbingnya untuk hidup di dunia.
- Instagram @vjdaniel
"what is your purpose? apakah sudah ditemukan atau diberikan?," tanya Daniel.
Sehubungan dengan pertanyaan tersebut, Marcell menangkapnya dengan pola pikir bahwa istilah tersebut bisa mengarahkannya pada sebuah konsep hidup yang pernah dipahaminya saat beragama Buddha, yaitu Bodhicitta.
Dipahami secara umum dalam tradisi Buddhisme Mahayana, Bodhicitta merujuk pada tekad atau aspirasi yang tulus dari seseorang untuk mencapai pencerahan sempurna (buddhawod), bukan demi diri sendiri, melainkan demi membebaskan seluruh makhluk hidup dari penderitaan (duhkha) atau mencerahkan orang lain.
Sementara itu, dalam agama Islam, Marcell melihat ada tiga konsep dalam hidup di dunia, yaitu Hablum minallah, Hablum minannas, dan Hablum minal alam.
"Sebetulnya yang harus dijaga keharmonisasiannya gitu adalah kita harus jaga," jawab Marcell Siahaan.
"Nah Hablum minal alam yang kemudian secara tidak langsung memperpeskan gitu. Jadi semakin kita terkoneksi dengan 3 konsep ini maka semakin bisa menemukan purpose hidup kita," jelas artis mualaf itu.
Dengan lugas, Marcell menyampaikan bahwa ia memiliki purpose hidup dengan menjadi manusia yang baik atau lebih baik. Menurutnya, hal itu terkoneksi dengan kehidupan sehari-hari sebagai manusia.
"jadi purpose hidup gua simpel ya jadi manusia yang baik saja. Semakin itu dengan sendirinya nanti kesisir mana yang baik atau nggak. Sehingga purpose ya itu keseimbangan itu terus (sadarkan) harus dijaga," ucapnya. (klw)
Load more