Iman Sempat Goyah usai Dua Kali Gagal Berumah Tangga, Larissa Chou Ingat Perjalanan Panjang Menjadi Mualaf
- Instagram/@larissachou
Jakarta, tvOnenews.com - Selebgram Larissa Chou menceritakan perjalanan spiritualnya yang sempat mengalami ujian setelah dua kali mengalami kegagalan dalam rumah tangganya.
Dalam pernikahan pertama, Larissa Chou gagal mempertahankan rumah tangganya dengan Muhammad Alvin Faiz, putra sulung almarhum Ustaz Arifin Ilham, yang telah berlangsung sekitar lima tahun. Pernikahan keduanya juga berakhir gagal setelah bercerai dengan Ikram Rosadi pada 2026.
Kegagalan tersebut membuat persoalan kehidupan yang datang silih berganti. Bahkan, situasi ini membuat keyakinan Larissa Chou sebagai seorang Muslimah berada dalam kondisi sulit.
Perempuan keturunan Tionghoa itu mengakui bahwa menjalani kehidupan sendiri bukan perkara mudah. Kegagalan dua kali pernikahannya terkadang membuat keimanannya untuk menjadi Muslimah sempat terguncang.
"Rissa pribadi mungkin bisa dibilang bukan marah, tapi lebih kepada sedih dan kecewa. Kayak sempat menggoyahkan sedikit keistiqomahan aku sampai berpikir, 'apakah aku sudah mengambil jalan yang tepat untuk terus berjalan di sini (dengan menjadi seorang Muslimah)?'," ujarnya dalam podcast YouTube Oki Setiana Dewi dikutip tvOnenews.com, Senin (2/11/2026).
Ingat Penerimaan Hangat dari Keluarga Besarnya
- Instagram @larissachou
Lebih lanjut, Larissa menjelaskan, dirinya tidak ingin berlarut-larut pada kegagalan tersebut. Ia mengaku dirinya sempat mengingat saat dirinya diterima oleh keluarga besarnya.
"Aku masih punya keluarga yang bisa menunggu aku pulang, masih ingin aku kembali tanpa memaksakan. Aku sempat kepikiran ke situ sih," terangnya.
Tugasnya saat ini tidak menginginkan adanya harapan tinggi terhadap hal-hal lain. Meski sempat diterpa kekecewaan dan pergulatan batin, Larissa tengah berupaya untuk mempertahankan keimanan dirinya sebagai seorang mualaf.
"InsyaAllah dengan sisa iman yang masih saya punya. Jangan berekspektasi tinggi karena saya juga sedang berjuang," ucap Larissa Chou.
Nostalgia Perjuangan Menjadi Mualaf
Salah satu hal yang membuatnya bertahan adalah mengingat perjuangan panjang ketika pertama kali memutuskan memeluk agama Islam pada 2016.
Keputusan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Larissa mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendapat penolakan dari keluarga, bahkan sampai harus meninggalkan rumah karena perbedaan keyakinan.
"Kalau Rissa ingat pas perjuangan masuk Islam itu sampai diusir dari rumah. Rissa waktu itu sampai ribut sama orang tua besar, sampai sempat diusir dari rumah walaupun akhirnya diterima kembali," jelasnya.
Tidak hanya menghadapi persoalan keluarga, proses mengenal Islam juga dijalani Larissa dengan keterbatasan pengetahuan.
Pada awalnya, ibu dua anak tersebut mempelajari tata cara beribadah secara mandiri melalui berbagai video di internet sebelum akhirnya mendapatkan bimbingan guru mengaji.
"Dulu ingat banget awal belajar shalat aja tuh dari YouTube. Jadi, Rissa kira tuh seluruh shalat itu empat rakaat. Subuh juga Rissa kira empat rakaat, karena belajarnya waktu itu dari YouTube sampai akhirnya panggil guru ngaji," tuturnya.
Pengalaman tersebut membuat Larissa menyadari betapa panjang perjalanan yang sudah dilaluinya. Ia pun merasa tidak ingin kembali menyerah setelah melewati berbagai pengorbanan demi mempertahankan keyakinannya.
"Rissa melihat perjuangan yang dulu-dulu. Kayak kalau mundur lagi sayang banget ya, Rissa sudah di titik ini. Perjalanannya sudah jauh. Terus yang kedua, Rissa pengin ketemu lagi di surga sama anak-anak," paparnya.
Keinginan untuk kembali berkumpul dengan kedua buah hatinya, Yusuf dan Alesha di kehidupan akhirat, juga menjadi salah satu alasan terbesarnya untuk terus menjaga iman.
"Rissa percaya dengan keyakinan kita, kalau ada yang wafat kita akan dikumpulkan kembali. Jadi Rissa masih pengin ketemu sama Yusuf dan Alesha," tukasnya.
(hap)
Load more