GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilarang Mempertukarkan Aqidah, Begini Toleransi Dalam Ajaran Agama Islam dan Batas-batasannya

Dilarang Mempertukarkan Aqidah, Bigini Toleransi Dalam Ajaran Agama Islam dan Batas-batasannya
Kamis, 8 September 2022 - 09:20 WIB
Ilustrasi Al-Qur'an
Sumber :
  • Istimewa/pixabay.com

Sumatera - Indonesia merupakan negara yang memiliki kemajemukan suku dan agama. Maka wajar saja, masyarakat di negara Indonesia memiliki rasa toleransi yang sangat tinggi. Namun, tahukah anda tolerensi sesuai ajaran agama Islam dan batas-batasannya. 

Dilansir dari mui.or.id, toleransi dalam agama Islam, ialah toleransi yang tidak mempertukarkan aqidahnya. Maksudnya, umat Islam dilarang mempertukarkan aqidah atau turutu serta dalam peribatan agama lain atau mengikuti ajaran agama lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, dalam masalah Muamala maliyah umat Islam dapat berhubungan dengan non muslim selama objek yang transaksikan dan akadnya dibolehkan dalam Islam. Bahkan dalam ajaran Islam sangat jelasn karena Islam adalah agama yang sangat toleran. Hal ini sesuai dengan ayat Al-Qur'an dan hadits Rasulullah saw, yakni QS. Al-Kafirun ayat 1 hingga 6.

“Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (QS. Al-Kafirun: 1-6).

Kemudian al-Baqarah: 256, “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas yang benar dari jalan yang sesat. Karena itu, barangsiapa yang inkar kepada thagut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang pada buhul tali yang amat kuat dan tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ” (al-Baqarah: 256).

Selain itu, bukti ajaran Islam yang sangat toleran yakni, kisah Piagam Madinah, bahwsanya Rasullullah saw diap bekerjasama dengan orang-orang non muslim, untuk saling melindungi kalau diserang muasuh.

Di samping itu, toleransi dalam bahasa Arab yakni tasamuh, dan toleransi ini telah banyak diajarkan dan dipraktikan oleh Rasulullah saw kepada umatnya. Bahkan Rasulullah saw paham betul bahwa masyarakat Arab yang menjadi obyek dakwahnya terdiri dari berbagai suku. 

Selain itu, sejarah membuktikan betapa Islam menjunjung tinggi berbagai perbedaan. Seperti di lingkungan bangsa Arab sendiri, sikap kesukuan sangat tinggi, yang terdiri dari banyak kabilah. Satu di antaranya Nabi saw yang mampu bergaul dan berhubungan secara sosial dengan tetangganya yang beragama Yahudi di Madinah. 
Selain itu, ada kisah nabi saw, di mana suatu kali ada seorang Yahudi meninggal dunia yang dibawa oleh para kerabatnya untuk dimakamkan. Pada saat yang sama, Nabi saw dan para sahabat sedang duduk-duduk hingga mengetahui ada jenazah orang Yahudi sedang lewat, Nabi saw kemudian berdiri sebagai tanda penghormatan. 

Sementara dari berbagai sumber karya ilmiah, toleransi antar umat beragama yang berbeda termasuk ke dalam salah satu risalah penting yang ada dalam system teologi Islam. Karena Tuhan senantiasa mengingatkan kita akan keragaman manusia, baik dilihat
dari sisi agama, suku, warna kulit, adat istiadat, dan sebagainya.

Kemudian, untuk makna toleransi dalam beragama adalah sebagai bentuk keterbukaan akan adanya agama-agama lain sealain agama Islam dan juga adanya perbedaan dengan agama-agama lain dan memberikan kebebasan untuk menjalankan keyakinan, system dan cara beribadah agama masingmasing. Selain itu menjaga kerukunan antar umat bergama agar tercapainya kedamain antar sesama manusia. 

Namun dalam ajaran Islam tidak diperbolehkan ridho ataupun ikut serta dalam peribadatan dan keyakinan orang-orang kafir. Hal itu juga sesuai dengan QS. AlKafirun: 1-6. Surat ini adalah surah pembebasan diri orang beriman dari perbuatan orang-orang musyrik dan surah yang memerintahkan orang beriman untuk membebaskan diri dari perbuatan orang-orang kafir.

Setidaknya dari surat Al-Kafirun terdapat konsep sikap toleransi dalam Islam. pertama, tidak diperkanankan selain umat muslim untuk beribadah sebagaimana umat muslim. Kedua, orang Islam dilarang beribadah sebagaimana ibadah dan ritual yang dilakukan oleh umat lain selain Islam dalam hal keagamaan. 

Ketiga, bahwa dalam berkeyakinan itu sesuai dengan pilihan dan panggilan hati nurani masing-masing dan itu berurusan dengan
keyakinan masing-masing.

Demikian pula Ibnu Abi Hatim meriwayatkan telah berkata bapakku
dari Amr bin Auf, dari Syuraih, dari Abi Hilal, dari Asbaq ia berkata, “Aku dahulu adalah abid (hamba sahaya) Umar bin Khaththab dan beragama nasrani. Umar menawarkan Islam kepadaku dan aku menolak. Lalu Umar berkata: laa ikraha fid din, wahai Asbaq jika anda masuk Islam kami dapat minta bantuanmu dalam urusan-urusan muslimin”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu ada QS. Al-Baqarah: 256, “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.”

Maka dari itu, terdapat pesan bahwa Islam tidak memperkenankan
pemeluk agama lain untuk memeluk agama Islam, hal ini dikarenakan sepertivyang terdapat di ayat tersebet, tidak ada paksaan dalam beragama. (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minim Aduan, BPKN Ingatkan OJK untuk Penegakan Regulasi Pasar Kripto

Minim Aduan, BPKN Ingatkan OJK untuk Penegakan Regulasi Pasar Kripto

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta untuk dapat menegakan aturan penindakan dugaan pelanggaran sektor aset kripto.
Jadwal Lengkap FIFA Series, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Kesempatan Jadi Juara Terbuka

Jadwal Lengkap FIFA Series, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Kesempatan Jadi Juara Terbuka

Berbeda dari dua edisi sebelumnya, FIFA menambah jumlah turnamen dengan sembilan turnamen yang tersebar di seluruh konfederasi. Untuk AFC, Timnas Indonesia dan Australia ditunjuk sebagai tuan rumah. 
Padahal Dulu Jadi Pemain Termahal, Kini Mees Hilgers Terancam Jadi Pengangguran?

Padahal Dulu Jadi Pemain Termahal, Kini Mees Hilgers Terancam Jadi Pengangguran?

Sempat menyandang status bek termahal FC Twente, Mees Hilgers kini terancam jadi free agent usai cedera dan kontrak mandek. Simak selengkapnya.
Oknum Aparat Ngamuk Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Usai Maksa Isi BBM Pertalite, Ini Kronologinya

Oknum Aparat Ngamuk Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Usai Maksa Isi BBM Pertalite, Ini Kronologinya

Oknum apparat diduga aniaya tiga pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur. Ini kronologi lengkapnya.
Bangga dengan Paspor WNA, Helmi Yahya Menangis Melihat Dwi Sasetyaningtyas: Orang Pintar Sepertimu, Bantu Negerimu Ini

Bangga dengan Paspor WNA, Helmi Yahya Menangis Melihat Dwi Sasetyaningtyas: Orang Pintar Sepertimu, Bantu Negerimu Ini

Ucapan ‘Cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan’ viral di media sosial, alumni penerima beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas mendapat sorotan Helmy Yahya
Posisi Chivu Terancam? Pelatih Atletico Madrid Dikabarkan Semakin Dekat ke Inter Milan

Posisi Chivu Terancam? Pelatih Atletico Madrid Dikabarkan Semakin Dekat ke Inter Milan

Pelatih Atletico Madrid dikabarkan semakin dekat ke Inter Milan, apakah ini pertanda Chivu akan dipecat? Media Italia mengabarkan rumor pelatih Atletico Madrid.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT